Pada leg II babak 16 besar Europa League yang digelar Jumat, (15/3/2013) tersebut, Inter hampir membuat keajaiban dengan unggul 3-0 di waktu normal lewat gol-gol Antonio Cassano (menit ke-20), Rodrigo Palacio (51’) dan bunuh diri William Gallas (76’). Agregat 3-3 memaksa kedua tim menjalani extra time.
Hanya butuh satu gol lagi untuk lolos, Inter justru kebobolan oleh gol Emmanuel Adebayor di babak perpanjangan waktu. Sementara Gol dari Ricky Alvarez di babak kedua extra time belum cukup bagi Inter. Meski Menang 4-1, Nerazzurri tetap tersingkir karena di leg I lalu menyerah 0-3 sehingga kalah gol tandang.
“Inilah yang membuat sepakbola menjadi indah. Kami selalu percaya. Tak ada yang menyangka kami akan mencetak empat gol ke gawang Tottenham,” kata Zanetti seperti dikutip Football Italia.
“Sayangnya kami tetap tersingkir. Tapi kami harus mengambil hal positif dari laga ini. Tadi merupakan grande Inter,” ujar pemain bernama lengkap Javier Aldemar Zanetti ini.
Selain itu, Zanetti yakin kemenangan ini akan jadi modal Inter menjalani sisa musim ini di Liga Italia dengan target finis di posisi tiga besar agar dapat tampil di Liga Champions musim depan. Saat ini, Nerazzurri masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan 47 poin, dan tertinggal 4 poin dari rivalnya AC Milan yang berada di urutan ketiga.
“Sekarang biarkan kami mengisi ulang baterai guna melawan Sampdoria pada Minggu malam. Lalu kami akan berusaha sebaik mungkin mengakhiri fase akhir musim ini,” tuntas Zanetti.
FORZA INTER PER SEMPRE....

0 komentar:
Posting Komentar