Room 1908 - La Grande Internazionale | Members Area : Register | Sign in

Site Languange

My Users

Translator's

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Room 1908 - La Grande Inter

Inter Rekrut Kuzmanovic Dari Stuttgart

Kamis, 31 Januari 2013

LGI - FC Internazionale mulai bergeliat mencari pemain anyar di bursa transfer Januari ini usai ditinggal pergi Philippe Coutinho. La Beneamata pun resmi mendapatkan gelandang VfB Stuttgart, Zdravko Kuzmanovic, dan Ezequiel Schelotto dari Atalanta.

Kepastian datangnya Kuzmanovic sendiri dipastikan oleh agen sang pemain, Naletilic. Dirinya mengatakan bahwa kliennya resmi dikontrak oleh managemen I Nerrazuri hingga Juni 2017 dengan nilai transfer 2 juta euro.

"Kuzmanovic sudah menadatangani kontrak (dengan Inter). Dia sekarang pemain Inter," Kata Naletilic kepada Sky Sport Italia.

Pemain asal Swiss ini sendri mengaku senang bisa meneruskan karier sepakbolanya di Serie A, setelah sebelumnya membela Fiorentina pada medio 2007–2009. Kuzmanovic juga mengakui bahwa dirinya tak tertarik kepada Valencia yang belakangan juga dikaitkan dengannya.

"Saya senang berseragam Inter. Saya akan tiba di Milan malam ini. Valencia tertarik (pada saya, tapi saya selalu ingin kembali ke Italia," tutup pemain berusia 25 tahun tersebut

Inter Sudah Miliki Pengganti Coutinho

Rabu, 30 Januari 2013

LGI - Setelah melepas Philippe Coutinho ke Liverpool, FC Internazionale bergerak cepat untuk mencari penggantinya. Gelandang Atalanta, Ezequiel Schelotto akhirnya berlabuh ke Nerazzurri.

Kabar itu dipastikan oleh pemain itu sendiri secara malu-malu, Schelotto mengonfirmasi kepindahannya di bursa transfer Januari ini dengan bergabung bersama Inter. Winger berdarah Argentina ini mengaku senang bahwa negosiasinya akan segera selesai.

“Saya tidak mau terburu-buru karena belum ada berita resmi (transfernya). Tapi saya bisa katakan saya sangat bahagia untuk negosiasi yang benar-benar bakal segara mendapatkan kesimpulan,” ucap Schelotto, seperti dilansir Sport Italia, Rabu (30/1/2013).

Mendapatkan Schelotto merupakan pengalihan transfer Inter setelah mereka gagal merekrut gelandang Corinthians, Paulinho yang dinilai terlalu mahal untuk klub raksasa Italia tersebut.

Bergabungnya pemain 23 tahun ini juga merupakan upaya bagi Inter dalam menyumbangkan tim, setelah kepergian Wesley Sneijder ke Galatasaray pekan lalu dan Coutinho yang baru berkostum The Reds. Sayang, belum diketahui dengan pasti status transfer pemain yang berjuluk The Greyhound itu.

Guarin Yakin Inter Bisa Membalikkan Keadaan Di Leg Kedua

Kamis, 24 Januari 2013

LGI – Pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Inter menuai kekalahan 1-2 dari AS Roma. Kendati demikian, Gelandang Nerazzurri Fredy Guarin sangat yakin jika timnya masih memiliki peluang dan bisa membalikkan keadaan di leg kedua di Giuseppe Meazza 17 April nanti.

"Peluang masih terbuka, kami siap menghadapi Roma di tempat kami, sehingga kami bisa mengubah keadaan." Ujar Guarin kepada RaiSport setelah pertandingan usai.

Pada laga yang digelar di Stadion Olimpico, Kamis (24/1/2013) dinihari WIB tersebut, baru 34 menit pertandingan Inter tertinggal dua gol, sebelum akhirnya bisa memperkecil skor di penghujung babak pertama. Guarin menilai para pemain Nerazzurri sedikit lengah sehingga kebobolan gol terlebih dulu.

“Itu karena kami kurang fokus, kami harus bekerja keras lebih lanjut mengenai ini." Kata Guarin seperti di situs resmi Inter.

Di leg kedua mendatang, Inter tak akan diperkuat Guarin karena ia terkena akumulasi kartu kuning. Pemain asal Kolombia itu pun mengaku sangat kecewa dirinya harus absen.

"Ini sangat menyedihkan, saya kecewa, saya tidak bisa bermain bersama rekan tim saya di leg kedua." Kata Guarin.

Selain itu, berkat penampilan Guarin yang sangat bagus dan konsisten sejauh ini, membuatnya selalu mendapatkan tempat utama di line-up Inter. Mantan pemain Porto ini juga mengaku sangat menyukai peran dan menikmati posisinya sebagai gelandang tengah.

“Saya sangat menikmatinya, saya memiliki kebebasan untuk mencoba memberikan assist, dan melakukan Shooting. Saya menyukainya, ditambah lagi saya memiliki stamina lebih yang memungkinkan saya untuk menyerang dan menelusuri area lapangan," tuntas Guarin.

Peluang Inter Masih Terbuka Di Leg Kedua

LGI – Kapten Internazionale, Javier Zanetti mengaku sedikit kecewa dengan kekalahan timnya pada leg pertama semifinal Coppa Italia kontra AS Roma. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico itu, Kamis (24/1/2013) dinihari WIB, Nerazzurri hanya kalah tipis 1-2 dari tim tuan rumah tersebut.

Meski demikian, Zanetti menegaskan bahwa Inter masih memiliki peluang dan bisa membalikkan keadaan pada leg kedua di Giuseppe Meazza 17 April mendatang. Pemain asal Argentina tersebut juga memuji bek andalan La Beneamata, Juan Jesus yang tampil baik menjaga lini pertahanan dari ancaman para pemain Roma.

"Kami kecewa dengan kekalahan ini, tapi masih ada pertandingan leg kedua. Kami berharap punya kekuatan untuk mengubah jalannya laga, karena  itu sangat berarti bagi kami." Kata Zanetti seperti di situs resmi Inter.

"Juan luar biasa, ia menghadang ancaman Lamela, kita harus memberikan selamat kepadanya, dan tidak hanya untuk malam ini, karena dia telah tampil dengan baik sejauh ini,” lanjutnya.

Selain memuji Juan Jesus, Zanetti juga sangat senang dengan kembalinya Ricky Alvarez pasca absen karena cedera. Menurut Zanetti, rekan senegaranya itu merupakan asset berharga bagi Inter setelah Wesley Sneijder hengkang, dan ia berharap Alvarez bisa menunjukan performa terbaik bagi Nerazzurri.

"Alvarez sudah kembali, ia bermain dengan baik, mari kita berharap dia bisa konsisten, dan memainkan perannya, saya pikir dia merupakan aset bagi kami." Puji Zanetti.

Stramaccioni Tegaskan Peluang Masih Terbuka Dan Yakin Inter Lolos Ke Final

LGI – Internazionale harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas AS Roma pada leg pertama Semifinal Coppa Italia. Meski demikian, Allenatore Andrea Stramaccioni mengatakan peluang Nerazzurri masih sangat terbuka dan ia masih yakin timnya bisa membalas kekalahan di pertemuan kedua nanti.

Di pertandingan leg pertama Kamis (24/1/2013) dinihari WIB ini, Inter kalah 1-2 dari Roma. Tim tuan rumah mencetak dua gol lebih dulu, melalui Alessandro Florenzi pada menit ke-13 dan Mattia Destro menit ke-33. Sementara tim tamu hanya mampu membalas satu gol semenit jelang turun minum setelah Rodrigo Palacio menyelesaikan umpan lambung dari Esteban Cambiasso.

Meski kalah di laga ini, Stramaccioni mengaku cukup puas dengan performa skuadnya dan ia menilai Inter sudah bermain baik secara keseluruhan. Allenatore berusia 36 tahun itu juga yakin Nerazzurri bisa memaksimalkan laga leg kedua nanti untuk meraih tiket ke final Coppa Italia.

"Secara keseluruhan saya senang dengan performa Inter malam ini Inter. Kami melakukan apa yang harus kami lakukan di babak kedua, tapi Roma memulai laga dengan sangat baik di babak pertama,” Kata Andrea Stramaccioni kepada RaiSport seperti dilansir situs resmi Inter, Kamis (24/1). “

“Saya menurunkan Guarin dan Palacio sebagai striker, mereka berdua merupakan senjata  utama kami di babak pertama, sementara Alvarez memiliki dua peluang yang bagus di babak kedua. Saya harus mengucapkan selamat kepada Roma, meskipun mereka membangun kemenangan di babak pertama, tapi pertandingan masih terbuka, sangat terbuka.”

"Florenzi tak mendapatkan penjagaan lagi, seperti di liga awal musim ini di San Siro. Ini sedikit mengecewakan, karena kami lebih dekat untuk membuat skor menjadi 2-2 di babak kedua, daripada mereka unggul 3-1."

Selain itu, Stramaccioni sendiri mengatakan bahwa ia belum terlalu memikirkan untuk mendatangkan pemai,  terutama di secktor gelandang pada bursa transfer Januari ini. Strama mengaku sudah senang dengan skuad yang dimilikinya saat ini.

"Saya hanya memikirkan mengenai pemain yang saya miliki di sini, dan saya ingin memberi selamat kepada mereka. Benassi bermain sangat bagus hingga ia mengalami kram, sementara Cambiasso, Zanetti dan Guarin semuanya telah memainkan peran mereka. Saya akan mempertahankan pemain yang sudah saya punya. Sekarang kami akan kembali beraksi di kompetisi Serie A, saya memiliki keyakinan yang besar pada tim saya.” Tuntas Stramaccioni.

Dengan hasil ini, Inter hanya butuh kemenangan 1-0 di pertemuan kedua nanti jika ingin lolos ke laga final Coppa Italia. Pertandingan Leg kedua sendiri akan dimainkan di Giuseppe Meazza pada 17 April mendatang.

Inter Ditundukkan AS Roma Di Olimpico

Review Semifinal Leg I : 
AS Roma vs FC Internazionale 2-1
LGI - FC Internazionale harus mengakui keunggulan AS Roma di pertemuan pertama semifinal Coppa Italia. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico itu Kamis (24/1) dinihari WIB, I Nerazzurri ditundukkan I Giallorossi 1-2.

Dalam laga ini, Roma memastikan merebut kemenangan melalui gol yang di cetak oleh Alessandro Florenzi pada menit ke-13 dan gol Mattia Destro di menit ke-33. Sedangkan satu gol Inter, dilesakkan oleh Rodrigo Palacio di menit 44.

Meski menelan kekalahan, peluang Nerazurri masih tetap terbuka, mereka cukup menang satu gol tanpa balas pada leg kedua 17 April mendatang di Giuseppe Meazza bila ingin menembus laga puncak Coppa Italia. Sementara Roma hanya perlu meraih hasil imbang di kandang Inter jika ingin lolos ke final.
Jalannya Pertandingan

Roma langsung mengambil inisiatif menyerang. Umpan Ivan Piris dari sisi kanan disambut sepakan Mattia Destro di depan gawang tapi bola masih melambung. Destro kembali mendapat peluang dari umpan Francesco Tottil, namun sundulannya masih bisa diamankan oleh Samir Handanovic.

Roma membuka keunggulan di menit ke-13. Umpan Piris dari sisi kanan dikonversi menjadi gol oleh Alessandro Florenzi lewat sundulan kepalanya.

Tertinggal satu gol, Inter langsung mencoba membalas. Fredy Guarin melepaskan tembakan dari sisi kanan usai menerima bola dari Rodrigo Palacio. Tapi upaya Guarin itu hanya membentur tiang gawang.

Roma nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-19. Totti yang berdiri bebas di kotak penalti mencoba untuk melewati Handanovic. Namun bola kemudian terlepas dan disambar oleh Erik Lamela. Tembakan Lamela masih bisa diblok di depan gawang oleh Andrea Ranocchia.

Destro membawa Roma unggul 2-0 di menit ke-33. Sundulannya menyambut crossing Piris dari sisi kanan merobek gawang Handanovic.

Destro kembali mengancam gawang Inter. Sepakannya dari sisi kanan ditepis oleh Handanovic dan bola membentur tiang dan bola yang bergulir di depan gawang bisa dihalau oleh pemain Inter.

Semenit jelang turun minum, Inter memperkecil ketertinggalan. Umpan lambung Esteban Cambiasso diselesaikan dengan baik oleh Rodrigo Palacio. Skor 2-1 untuk keunggulan Roma bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Roma punya peluang lebih dulu lewat Destro. Tembakannya dari sisi kanan masih bisa diamankan oleh Handanovic.

Inter menyerang lewat serangan balik. Guarin yang bergerak di sisi kanan kemudian melepaskan tembakan keras yang arahnya masih menyamping.

Tim tamu nyaris menyamakan kedudukan lewat sepakan Palacio setelah terjadi kemelut di depan gawang Roma. Tapi upaya terakhir Palacio masih lemah dan bola bisa diamankan oleh Maarten Stekelenburg.

Roma mendapat kesempatan lewat tendangan bebas Totti. Tapi eksekusi kapten Roma itu masih membentur pagar betis Inter. Sementara tendangan bebas berikutnya masih melebar dari sasaran.

Alvarez! Sepakan kerasnya dari sisi kanan masih belum menemui sasaran. Sedangkan tendangannya dari dalam kotak penalti beberapa menit kemudian bisa diblok oleh Simone Perotta.

Di sisa waktu pertandingan, tak ada lagi gol yang tercipta. Skor 2-1 untuk keunggulan Roma tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan Pemain:

Roma: Stekelenburg; Piris, Marquinhos (Castan 60), Burdisso, Balzaretti; Bradley, Tachtsidis, Florenzi (Perrotta 77); Lamela, Destro, Totti (Marquinho 85)

Inter: Handanovic; Ranocchia, Chivu, Juan Jesus; Zanetti, Cambiasso, Obi (Nagatomo 46), Benassi (Gargano 64), Pereira (Alvarez 74); Guarin; Palacio.

Janji Stramaccioni Melawan AS Roma Di Coppa Italia

Rabu, 23 Januari 2013

LGI – Setelah bertemu di Serie A Minggu lalu, FC Internazionale akan kembali menghadapi AS Roma pada ajang semifinal leg pertama di Stadion Olimpico, Kamis (24/1) dinihari WIB. Pelatih Nerazzurri, Andrea Stramaccioni berjanji akan menurunkan skuad terbaik dan terkuatnya demi meraih kemenangan.

Stramaccioni menegaskan bahwa Coppa Italia merupakan kompetisi yang penting bagi timnya, ia tak berniat melakukan rotasi pemain saat menghadapi Roma, karena lawan Nerazzurri tersebut sangat tangguh bila bermain di kandang. Untuk itu, pelatih berusia 36 tahun itu akan menurunkan line-up terbaik yang dimiliki Inter dan ia tetap  mengincar kemenangan di leg pertama ini, agar lebih memudahkan pada pertemuan kedua di Giuseppe Meazza nanti.

"Dari awal musim ini kami sudah mengatakan bahwa semua kompetisi sangat penting bagi kami. Sekarang kami sudah sampai sejauh ini, kami ingin memenangkan semifinal. Besok Anda akan melihat tim Inter berjuang untuk menang. Saya akan berusaha menurunkan line-up terkuat yang memungkinkan - ini jelas bukan salah satu pertandingan di mana Anda harus melakukan rotasi,” kata Stramaccioni.

“Saya pikir Roma akan menurunkan delapan pemain yang sama seperti pemain yang diturunkan hari Minggu lalu. Saya mengharapkan itu akan menjadi permainan yang terbuka seperti laga di Serie A, karena melawan Roma - dari sudut pandang taktis - permainan akan sangat terbuka. Kami sudah menunjukkan pada hari Minggu lalu bahwa kami datang ke sini untuk meraih kemenangan, dan itulah yang akan kami coba lakukan lagi, meskipun penyerang kami terbatas.” Lanjutnya seperti dilansir situs resmi Inter.

Pada laga nanti, Inter yang kehilangan beberapa strikernya, kini sudah bisa menurunkan Ricardo Alvarez. Pemain asal Argentina tersebut telah pulih dari cederanya. Meski demikian, Stramaccioni belum dapat memastikan apakah ia akan dimainkan atau tidak.

"Saya ingin dia di sini, jadi ia bisa memperoleh dua hari latihan sendiri. Saya akan membuat keputusan mengenai apakah akan menurunkannya atau tidak untuk besok, tapi dia tentu akan berada di bangku cadangan." tuntas Stramaccioni.

Coutinho Siap Buktikan Kapasitasnya Dan Balas Kepercayaan Inter

Selasa, 22 Januari 2013

LGI – Philippe Coutinho bertekad membayar kepercayaan yang diberikan FC Internazionale kepada dirinya jika kondisinya sudah pulih dari cedera. Saat ini pemain muda asal Brasil tersebut belum bisa bermain secara regular di utama Nerazzurri karena sering dilanda cedera.

Coutinho sendiri sudah absen dalam beberapa pertandingan terakhir yang telah dilakoni Inter, tapi kini setelah menjalani pemeriksaan, kondisinya mulai membaik. Pemain berusia 20 tahun ini mengaku merasa bahagia berada di Giuseppe Meazza dan siap tampil bermain lagi untuk La Beneamata.

"Saya baik-baik saja, dan senang berada di sini. Saya sedikit kurang nyaman, dan saya harus menjalani pemeriksaan lain dalam seminggu ini untuk melihat bagaimana keadaanku, tapi saya merasa cukup baik secara keseluruhan.” Kata Coutinho seperti di situs resmi Inter.

Karena kesempatan tampil di tim utama yang sedikit, membuat spekulasi berkembang bahwa Inter akan menjualnya di bursa transfer Januari ini. Beberapa klub sudah tertarik dan mengajukan penawaran kepada pemain yang sempat dipinjamkan Nerazzurri ke Espanyol ini di musim lalu. Salah satunya, klub asal Premier League, Liverpool.

“Saya senang untuk semua penawaran, karena itu berarti bahwa orang-orang menyukai pekerjaan yang saya lakukan, tapi saya yakin Inter memiliki kepercayaan kepada diri saya, dan saya ingin menunjukkan apakah saya pantas berda di sini.” Jelas Coutinho.

“Kami para pemain muda – saya sendiri, Juan Jesus, Benassi, Bessa dan lain-lain - bisa merasakan kepercayaan yang pelatih dan klub miliki bagi kita semua. Seluruh pikiran saya sekarang adalah proses pemulihan bisa cepat dan saya bisa comeback lagi," lanjutnya.

Selain itu, jika Inter tak melego Coutinho di bursa transfer kali ini, Ia akan memiliki kesempatan lebih besar untuk terus dimainkan oleh pelatih Andrea Stramaccioni. Pasalnya salah satu playmaker Nerazzurri, Wesley Sneijder sudah hengkang dari Giuseppe Meazza.

Coutinho pun memberikan penilaiannya mengenai sosok Sneijder. Menurutnya, pemain asal Belanda tersebut merupakan pemain yang hebat, bermental juara dan sosok pribadi yang baik. Coutinho berharap yang terbaik baginya, dan ia yakin jika Inter bisa meraih kesuksesan setelah kepergiannya.

"Dia merupakan seorang juara yang hebat, dan seseorang yang sangat baik. Sekarang dia bermain untuk tim lain, dan saya berharap yang terbaik baginya. Namun, kami masih bisa menang, tanpa dirinya..." ujar Coutinho.

Menjelang semifinal Coppa Italia kontra AS Roma pertengahan pekan ini, Coutinho sangat yakin jika Inter bisa meraih kemenangan. Ia juga optimis Nerazzurri setidaknya bisa finis di posisi tiga besar Serie A musim ini.

“Kami yakin akan hal itu, dan kami bekerja untuk mewujudkannya. Selanjutnya kami punya pertandingan yang sangat penting di Coppa Italia, dan kami harus menemukan keseimbangan yang tepat untuk meraih kemenangan.” Tuntas Coutinho.

Moratti Bicara Soal Sneijder, Bursa Transfer Dan Peluang Scudetto

LGI - Setelah sebelumnya proses deal transfer berjalan lama, Wesley Sneijder akhirnya menerima pinangan Galatasaray. Keputusan tersebut tak lepas dari campur tangan Presiden Inter, Massimo Moratti yang turun langsung menyelesaikan kisruh transfer tersebut.

Moratti mengaku cukup senang dengan keputusan Sneijder meninggalkan Inter. Ia yakin bahwa pemain tersebut juga bahagia dengan langkah yang diambilnya, dan hal itu demi kebaikannya sendiri.

“Saya merupakan bagian dari klub, jadi saya sudah dikenal bisa melakukan intervensi!" Kata Moratti di situs resmi Inter. "Ya, tanpa keraguan, Galatasaray melakukan segalanya dengan benar, presiden, wakil presiden mereka orang-orang yang sangat baik. Saya pikir pemain tersebut juga akan senang, kalau tidak, ia tidak akan pergi ke sana. Jika sesuatu mesti terjadi, segala hal pasti akan berjalan lancar,”

Meski sekarang Sneijder sudah berganti klub, Moratti tetap menilai bahwa pemain yang didatangkan dari Real Madrid pada tahun 2009 tersebut, merupakan bagian dari sejarah Inter. Moratti mengaku sangat bangga pernah memiliki pemain hebat sepertinya dan ia berterima kasih atas kontribusi Playmaker asal Belanda itu selama memperkuat Nerazzurri.

“Dia sudah memberi banyak kontribusi untuk Inter. Dan kata-kata saya ini bukan sentimentil, melainkan pengakuan. Dia akan selalu menjadi salah satu sosok kunci dalam sejarah Inter. Kami bangga memilikinya dan saya yakin Galatasaray juga akan bangga nantinya,” tutur Moratti, seperti dilansir inter.it, Selasa (22/1/2013).

Selain itu, Moratti juga tak menjanjikan jika Inter akan melakukan gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain bintang di Bursa Transfer Januari ini. Moratti menilai situasi di Italia sangat sulit untuk mendaratkan pemain top.

"Saya tidak tahu, itu tergantung situasi saat ini. Semuanya begitu mahal di Italia, Jadi saya tidak tahu apa yang akan terjadi.” Katanya. “Apakah Paulinho target Transfer Januari ini? “Sudah satu langkah pada satu waktu. Kami baru saja melakukan ini, sekarang mari kita lihat apa yang harus kita lakukan." Tandas Moratti.

Inter yang kehilangan beberapa pemain depannya, hanya mampu bermain imbang saat melawan AS Roma di Olimpico. Moratti menilai hasil tersebut sudah bagus dan ia cukup senang dengan semangat dan kerja keras yang ditunjukkan para pemainnya.

"Hasil yang baik, tim sudah mampu bangkit. Kami bisa melakukan sedikit lebih baik dengan tiga pemain depan, tapi Saya pikir mereka melakukannya dengan baik. Saya sangat senang dengan Livaja, dan Guarin sekali lagi menunjukkan siapa dirinya. Selebihnya dari tim telah bermain dengan cerdas." Jelas Moratti.

Moratti masih yakin peluang timnya meraih Scudetto masih terbuka, meskipun cukup sulit karena saat ini Inter tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Juventus. Ia mengatakan: “Apakah Scudetto kata yang tabu sekarang? Saya akan membiarkan kalian mengatakan itu, dan kemudian kita akan melihatnya. Setiap Pertandingan kami hanya berusaha melakukan yang terbaik.”

Zanetti: Hasil Melawan AS Roma Sudah Cukup Fair

LGI – Kapten  Internazionale, Javier Zanetti menilai hasil imbang 1-1 saat Inter bertandang ke markas AS Roma dalam lanjutan Serie A Giornata 21 merupakan hasil yang fair. Pemain asal Argentina tersebut mengungkapkan bahwa Nerazzurri sudah berusaha untuk meraih kemenangan, namun tidak mudah mengalahkan tim tuan rumah yang selalu tampil baik di kandang.

Pada pertandingan tersebut, Inter sempat tertinggal lebih dulu. Roma berhasil memanfaatkan hadiah penalti pada menit ke-21, dan Francesco Totti mampu menjadikannya sebuah gol. Nerazzurri baru bisa menyamakan skor setelah Rodrigo Palacio mencetak gol sebelum babak pertama usai.

"Ini merupakan pertandingan yang sangat ketat, setelah 120 menit pada hari Selasa, di Coppa Italia. Kami merespon dengan baik, dan di babak kedua kami punya kesempatan untuk menang, seperti yang mereka lakukan.” Kata Zanetti seperti di situs resmi Inter.

“Namun, hasil imbang adalah hasil yang adil mengingat bagaimana kedua tim bermain dan itu tidak mudah melawan tim seperti Roma yang selalu bermain baik di kandang. Kami berusaha untuk menang, tapi saya tegaskan, hasil imbang merupakan hasil yang fair." Lanjutnya.

Zanetti juga mengatakan bahwa Roma menjadi salah satu tim yang tangguh dan sulit dikalahkan jika bermain di Kandang sejak di latih oleh Zdenek Zeman. Bek berusia 39 tahun ini sudah kenal lama dan sangat respek terhadap pelatih Giallorossi tersebut.

"Ya, Roma merupakan lawan yang sangat tangguh. Hal ini tidak pernah mudah bermain di Stadion Olimpico, dan mereka rival utama kami selama periode di mana kami meraih kemenangan lebih banyak. Saya berterima kasih atas komentarnya (Zeman) mengenai saya. Saya sudah kenal dia sejak lama, dan saya sangat menghormatinya, baik sebagai pelatih dan seorang pria.” Ujar Zanetti.

Inter akan kembali bertemu AS Roma pada leg pertama ajang semifinal Coppa Italia pertengahan pekan ini. Zanetti menilai laga ini akan berbeda dengan pertemuan di Serie A, dan ia berharap timnya bisa meraih kemenangan. "Ini akan berbeda, karena ini adalah semifinal Coppa Italia. Kami berharap bisa memainkan permainan yang hebat.” Katanya.

Selain itu, mengenai kepindahan Wesley Sneijder dari Inter untuk bergabung Ke Galatasaray, Zanetti pun angkat bicara. Ia hanya berharap keputusan itu menjadi pilihan yang terbaik bagi pemain asal Belanda tersebut. ”Saya berharap yang terbaik baginya. Dia membantu kami meraih tujuan yang sangat penting. Sekarang dia akan bermain di liga yang sama sekali berbeda.” Tuntas Zanetti.

Inter Minim Striker, Hasil Imbang Cukup Adil

Senin, 21 Januari 2013

LGI - FC Internazionale hanya mampu memetik satu poin saat bertandang ke markas AS Roma dalam lanjutan Serie A pekan 21. Meski gagal menang, Andrea Stramaccioni mengaku puas dengan hasil yang didapat karena timnya saat ini tengah krisis pemain depan.

Inter beruntung terhindar dari kekalahan di Stadion Olimpico, Snin (21/1) WIB berkat gol yang dibuat Rodrigo Palacio di akhir babak pertama. Gol tersebut membuat skor imbang 1-1 setelah Roma lebih dulu unggul lewat eksekusi penalti Francesco Totti di menit 21.

Meski tak meraup poin penuh, Stramaccioni mengaku tak merasa kecewa. Pasalnya Roma disebut sang pelatih bermain sangat baik, sementara Inter sedikit pincang di lini depan karena stok striker habis.

"Pontensi Roma di kandangnya sendiri sangat besar, itu karena keberadaan pelatih Zdenek Zeman serta kulitas pemain-pemain yang dimilikinya," Kata Stramaccioni usai pertandingan.

"Mereka memulai pertandingan dengan sangat tangguh dan membuat kami dalam tekanan serius di 20 menit pertama pertandingan. Setelah jeda saya baru melihat Inter yang bagus dan saya pikir imbang adalah hasil yang adil. Kami merasakan absennya pemain-pemain menyerang kami," lanjutnya seperti dikutip dari Football Italia.

Dalam pertandingan tersebut Inter tak diperkuat beberapa pemain depannya seperti Antonio Cassano, Diego Milito serta gelandang serang Philippe Coutinho dan Ricky Alvarez. Kondisi itu membuat Stramaccioni untuk kali pertama menjadikan Marko Livaja sebagai starter di Seri A.

"Saya memilih dua gelandang yang bisa berlari lebih banyak, karena kami butuh kecepatan untuk menantang gelandang-gelandang tengah Roma. Cambiasso pemain yang penting buat kami, tapi untuk pertandingan ini saya membuat keputusan lain. Livaja tampil hebat dan nyaris mencetak sebuah gol spektakuler," jelas Stramaccioni.

Strama: Transfer Ini Untuk Kebaikan Sneijder Dan Inter

LGI - Allenatore Inter, Andrea Stramaccioni mengatakan bahwa keputusan Wesley Sneijder untuk meninggalkan Giuseppe Meazza ini demi kebaikan Inter dan Sneijder.

Seperti dikabarkan sebelumnya, setelah melalui proses panjang menunggu keputusan Sneijder, transfer kepindaha pemain ini akhirnya selesai. Hari ini, Playmaker asal Belanda tersebut secara resmi menerima pinangan Galatasaray dengan bandrol sebesar 7,5 juta euro.

Diketahui, masa depan Sneijder memang sudah jelas bersama Inter sejak November lalu. Saat itu, manajemen La Beneamata meminta kepada gelandang berusia 28 tahun itu untuk menerima pemotongan gaji bila ingin bertahan di Giuseppe Meazza.

Namun, ketika itu Sneijder menolak permintaan manajemen Nerazzurri. Mulai saat itu, nama pemain Real Madrid ini sudah tak tercantum dalam skuad inti Inter. Akhirnya, La Beneamata pun setuju untuk melepas Sneijder ke Galatasaray karena klub ini memberikan penawaran yang tinggi.

Kabarnya, Sneijder dikontrak selama tiga setengah tahun dengan bayaran sebesar lima juta euro per musim dari Galatasaray. Dan Stramaccioni sendiri mengaku lega drama kepindahan pemain yang turut mengantarkan Inter meraih trable ini akhirnya berakhir juga.

“Kepindahan ini untuk kebaikan Sneijder dan Inter, terpenting adalah drama ini harus segera berakhir,” demikian pernyataan Stramaccioni, selepas timnya ditahan imbang AS Roma dengan skor 1-1, seperti diberitakan Football-Italia, Senin (21/1/2013).

Gabung ke Galatasaray, Sneijder Resmi Tinggalkan Inter

LGI - FC Internazionale akhirnya harus kehilangan salah satu pemain bintangnya setelah Wesley Sneijder secara resmi meninggalkan Giuseppe Meazza untuk bergabung dengan Galatasaray. Harga yang disetujui untuk transfer gelandang asal Belanda tersebut yakni senilai 7,5 juta euro atau setara dengan Rp 96 miliar.

Setelah melalui proses panjang menunggu keputusan Sneijder, transfer ini akhirnya selesai. Mantan Pemain Real Madrid ini awalnya sempat lebih dulu ingin mempertimbangkan tawaran lain, khususnya dari klub Premier League.

Namun, Presiden Inter, Massimo Moratti mendesak Sneijder untuk segera mengambil keputusan atas nama profesionalisme. Seperti dilansir Football-Italia, Galatasaray juga telah merilis pernyataan bahwa kepindahan playmaer berusia 28 tahun telah komplet, dan saat ini tinggal melakukan tes medis. Sneijder dikontrak selama tiga setengah tahun dengan gaji lima juta euro per musim oleh klub asal Turki tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, Inter memaksa Sneijder untuk memangkas gajinya sebesar dua juta euro bila ingin bertahan di Giuseppe Meazza, namun mantan pemain Ajax Amsterdam ini menolak. Akhirnya, La Beneamata memutuskan melepas Sneijder, dan Galatasaray menjadi klub yang berani mengajukan penawaran paling tinggi.

Gagal Balaskan Dendam, Inter Bermain Imbang Di Olimpico

LGI - Review Serie A Pekan 21 : 
Roma vs Inter
FC Internazionale
gagal menuntaskan dendam atas kekalahan dari AS Roma pada pertemuan pertama di Serie A musim ini. Nerazzurri hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan I Giallorossi dalam lanjutan Serie A Giornata 21, Senin (21/1) WIB.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico ini, tim tuan rumah unggul terlebih dulu melalui Francesco Totti yang mampu memaksimalkan hadiah penalti. Sementara Inter, berhasil membuat skor imbang sebelum babak pertama usai melalui Rodrigo Palacio.

Dengan raihan satu angka ini membuat Inter menempati posisi keempat dengan koleksi 39 poin dan kembali terpaut jauh Sembilan poin dari pemuncak klasemen Juventus. Sedangkan Roma, harus puas berada di urutan tujuh dengan total 33 poin.
 
Babak Pertama - AS Roma tampil agresif begitu babak pertama dimulai. Totti mendapatkan dua peluang dalam waktu satu menit. Namun, kedua peluang itu tidak mampu membobol gawang Samir Handanovic

Menit 10, Roma sempat menciptakan sebuah gol. Tapi, wasit menganulir gol yang dilesatkan Osvaldo tersebut. Wasit beranggapan penyerang Roma itu sudah berada pada posisi offside sebelum menggetarkan gawang Handanovic.

Usaha tim tuan rumah untuk menciptakan gol membuahkan hasil menit 22. Il Lupi menerima hadiah penalti setelah Michael Bradley terlihat dilanggar oleh Ranocchia. Totti berhasil mengecoh Handanovic. 1-0 Roma unggul.

Inter berusaha untuk bangkit. Menit 36, Nerazzurri mendapatkan kesempatan menciptakan gol lewat tendangan keras Livaja. Sial, tendangan pemain asal Kroasia itu hanya menyentuh mistar gawang Goicoechea.

Beberapa menit menjelang laga babak pertama berakhir, Inter berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan silang Walter Gargano, Palacio berhasil memanfaatkannya untuk menjadi gol. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua - Roma kembali mendominasi pertandingan. Serigala Ibu Kota mendapatkan kesempatan pertama lewat Lamela menit 74. Namun, tendangan gelandang serang asal Argentina itu masih menyamping dari gawang Handanovic.

Menit 80, I Lupi mendapatkan kesempatan untuk menciptakan gol lewat Ivan Piris. Sayang, tendangan pemain belakang pinjaman dari Deportivo Maldonado itu masih menyamping dari gawang Inter.

Lamela kembali mendapatkan peluang untuk menambah keunggulan menit 83. Beruntung, kiper Handanovic kembali menyelamatkan gawang Inter dari kebobolan setelah menepis tendangan Lamela.

Inter tidak banyak mendapat peluang di babak kedua. Namun, Nerazzurri mampu menahan gempuran Roma dengan baik. Alhasil, skor 1-1 bertahan hingga pertandingan ini berakhir.

Susunan Pemain
Roma: Goicoechea, Balzaretti, Castan, Marquinhos, Piris, De Rossi (Tachtsidis 45), Florenzi (Perotta 68), Bradley, Totti (Destro 81), Lamela, Osvaldo.

Inter: Handanovic, Juan, Chivu, Ranocchia, Zanetti, Gargano (Mudingayi 84), Nagatomo (Obi 57), Guarin, Pereira, Livaja (Rocchi 74), Palacio.

Inter Berambisi Balas Dendam Di Olimpico

Minggu, 20 Januari 2013

LGI - Preview Serie A Giornata 21:  
AS Roma vs FC Internazionale

FC. Internazionale mengusung ambisi balas dendam saat bertandang ke markas AS Roma, dalam lanjutan Serie A Giornata 21, Senin (21/1) WIB. Nerazzurri ingin membalas kekalahan mereka ketika kalah di pertemuan pertama di Giuseppe Meazza, September lalu.

Inter yang ini berada di posisi ketiga juga bertekad mentargetkan poin penuh guna terus memberikan tekanan dan mengejar pemuncak klasemen sementara Juventus. Sementara Roma berambisi meraih kemenangan karena bermain di kandang sendiri, dan ingin mengamankan posisinya di enam besar dari kejaran AC Milan.

Selain itu, Laga Roma vs Inter kali ini bisa jadi akan menjadi pertandingan pemanasan bagi keduanya sebelum bentrok di semifinal Coppa Italia, tiga hari kemudian.

Namun, Ambisi tuan rumah tidak akan mudah terwujud. Pasalnya Roma harus kehilangan Pablo Osvaldo, Maarten Stekelenburg dan Alessio Romagnoli karena mengalami cedera.

Hal serupa juga dialami Inter yang memiliki daftar pemain absen lebih panjang. Tercatat nama-nama seperti Dejan Stankovic, Luca Castellazzi, Yuto Nagatomo, Ricky Alvarez, Walter Samuel, Philippe Coutinho, dan Antonio Cassano kemungkinan besar tak dapat turun pada laga ini.

Perkiraan susunan pemain

AS Roma: Goicoechea, Piris, Marquinhos, Castan, Balzaretti, Pjanic, De Rossi, Florenzi, Lamela, Destro, Totti

Internazionale: Handanovic, Ranocchia, Chivu, Juan Jesus, Zanetti, Guarin, Gargano, Cambiasso, Pereira, Rocchi, Palacio

1. Data dan Fakta : AS Roma vs Inter

- Inter mengawali tahun 2013 dengan performa yang tak konsisten. Kalah dari Udinese, mengalahkan Pescara kemudian susah payah menundukkan Bologna di Coppa Italia.
- Pasukan Andrea Stramaccioni harus kehilangan setidaknya tujuh pemain utama akibat cedera.
- Inter dan Roma akan kembali bertemua di semifinal Coppa Italia tengah pekan nanti.
- Roma saat ini menempati peringkat keenam klasemen sementara Serie A. Terpaut enam poin dari Inter.
- Erik Lamela dan Pablo Osvaldo menjadi pencetak gol terbanyak bagi Roma dengan 10 gol.
- Serigala Roma menjadi tim paling produktif saat ini dengan 43 gol sejauh ini. Namun tak diimbangi dengan kokohnya pertahanan, hingga pekan 20, Roma telah kebobolan 34 gol.

2. Lima Pertemuan Terakhir

- 3-09-2012 : FC Internazionale 1 - AS Roma 3 (Serie A Italia)
- 05-02-2012 : AS Roma 4 - FC Internazionale 0 (Serie A Italia)
- 18-09-2011 : FC Internazionale 0 - AS Roma 0 (Serie A Italia)
- 12-05-2011 : FC Internazionale 1 - AS Roma 1 (Coppa Italia)
- 20-04-2011 : AS Roma 0 - FC Internazionale 1 (Coppa Italia)

3. Lima laga terakhir AS Roma

- 17-01-2013 : Fiorentina 0 - AS Roma 1 (Coppa Italia)
- 13-01-2013 : Catania 1 - AS Roma 0 (Serie A Italia)
- 07-01-2013 : Napoli 4 - AS Roma 1 (Serie A Italia)
- 23-12-2012 : AS Roma 4 - AC Milan 2 (Serie A Italia)
- 16-12-2012 : Chievo 1 - AS Roma 0 (Serie A Italia)

4. Lima laga terakhir Inter

- 16-01-2013 : FC Internazionale 3 - Bologna 2 (Coppa Italia)
- 13-01-2013 : FC Internazionale 2 - Pescara 0 (Serie A Italia)
- 06-01-2013 : Udinese 3 - FC Internazionale 0 (Serie A Italia)
- 22-12-2012 : FC Internazionale 1 - Genoa 1 (Serie A Italia)
- 19-12-2012 : FC Internazionale 2 - Verona 0 (Coppa Italia)

Cassano Terancam Absen Menghadapi Roma

LGI - Menghadapi tuan rumah AS Roma di Stadion Olimpico dalam lanjutan Serie A Pekan ke-21, Senin (21/1) WIB, Internazionale terancam tak akan diperkuat oleh salah satu striker andalannya, Antonio Cassano.

Menurut pelatih Inter, Andrea Stramaccioni, kondisi Cassano masih belum fit 100 persen untuk diturunkan. Bahkan Strama menyebut, bila dipaksakan bermain, kondisi mantan pemain Roma tersebut dikhawatirkan semakin memburuk.

"Kami semua berharap ada dirinya di lapangan, tidak hanya karena kemampuannya tetapi juga untuk pengaruh dia pada tim. Kami harus sangat berhati-hati dengan kondisinya," Kata Strama kepada Inter.it.

Cassano mengalami cedera paha saat tampil melawan Bologna di perempat final Coppa Italia. Laga itu sendiri berhasil dimenangi Nerazzurri dengan skor 3-2 setelah melalui Extra Time.  Tak hanya di liga, tiga hari kemudian Roma dan Inter akan kembali bertemu di semifinal Coppa Italia, Kamis (24/1).

Inter Harus Lebih Fokus Hadapi Roma

LGI – Grafik FC Internazionale msih belum stabil dalam beberapa pertandingan terahir. Menjelang duel kontra AS Roma di Stadion Olimpico, Senin (21/1) WIB, Allenatore Andrea Stramaccioni, merasa timnya harus lebih fokus dan tampil konsisten sepanjang laga guna meraih tiga poin.

Pada pertandingan terakhir Inter bahkan harus menaklukkan Bologna 3-2 di Giuseppe Meazza melalui extra time di perempat final Coppa Italia, setelah sempat unggul terlebih dahulu sebelum skor imbang sepuluh menit terakhir. Beruntung di masa perpanjangan watu, Nerazzurri bisa memastikan kemenangan.

Berkaca pada laga tersebut, Stramaccioni mengingatkan skuadnya agar konsentrasi tinggi saat menghadapi AS Roma nanti. Pasalnya I Giallorossi memiliki level sedikit lebih baik dari Bologna. Namun setidaknya kemenangan di ajang Coppa Italia dianggap sebagai modal penting dan momen bangkitnya I Nerazzurri dari masa sulit.

"Saya pikir kami telah berhasil mengatasi masa sulit. Ini musim yang seimbang dan bila tidak bermain 100 persen maka akan kehilangan sesuatu. Sekarang kami adalah tim dengan identitas yang jelas dan besok akan berhadapan dengan klub besar lainnya," ujar Andrea Stramaccioni di Football Italia.

"Untuk menghadapi Roma perlu lebih fokus karena mereka dapat menciptakan peluang dalam momen apa pun. Mereka menyerang dengan banyak elemen dan kami butuh konsentrasi. Penting untuk bangkit dengan hasil positif tetapi saya pikir tidak akan menentukan untuk klasemen akhir," lanjut pelatih berusia 36 tahun ini.

Pertemuan pertama Inter kontra AS Roma di Serie A musim ini pada September 2012 lalu, La Beneamata takluk 1-3 di kandang sendiri. Tak hanya di liga, tiga hari kemudian kedua tim akan kembali bertemu di semifinal Coppa Italia, Kamis (24/1).

Inter Tolak Tawaran The Reds Untuk Coutinho

LGI – FC Internazionale telah menolak penawaran delapan juta euro yang diajukan oleh Liverpool untuk meminang Philippe Coutinho di jendela transfer Januari ini. Sebelumnya, Nerazzurri pun sempat menolak penawaran dari Aston Villa dan Southampton.

Coutinho dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi untuk meninggalkan Inter karena tak mendapatkan kesempatan bermain secara regular di tim utama oleh Allenatore Andrea Stramaccioni. Namun, La Beneamata tak mau kehilangan pemain berusia 20 tahun tersebut secara permanen dan berencana untuk meminjamkannya.

Permasalahan yang dialami Coutinho di Inter, ternyata menarik minat beberapa klub dari Premier League, seperti Aston Villa, Southampton, dan terakhir Liverpool juga turut serta memburu tanda tangan gelandang muda Brasil tersebut. Namun, ketiga tim itu enggan memboyong mantan pemain Vasco da Gama itu dengan status pinjaman. Mereka lebih ingin membeli sang pemain secara permanen dan telah mengajukan penawaran kepada Internazionale.

Seperti yang dilaporkan The Guardian, Aston Villa dan Southampton pun memberi penawaran yang dilaporkan senilai 15 juta Euro. Namun, tawaran itu langsung ditolak oleh Inter. Selanjutnya Liverpool mengajukan penawaran setengah dari klub tersebut (senilai 8 juta Euro), tapi Lagi-lagi Il Nerazzurri menolaknya mentah-mentah penawaran The Reds.

Internazionale resmi mendatangkan Coutinho dari Vasco da Gama ketika sang pemain masih berumur 16 tahun degan transfer senilai empat juta Euro. Namun, ia baru bisa bermain membela Nerazzurri saat usianya sudah genap 18 tahun.

Zanetti Berharap Inter Rebut Coppa Italia & Liga Eropa

Sabtu, 19 Januari 2013

LGI - FC Internazionale sudah memastikan diri melangkah ke semifinal Coppa Italia setelah menyingkiran Bologna pada Selasa. Di Ajang Liga Eropa pun skuad asuhan Andrea Stramaccioni lolos ke babak 32 besar dan akan berhadapan dengan CFR Cluj.

Pencapaian tersebut membuat Kapten Inter, Javier Zanetti sangat yakin bahwa klubnya bisa meraih kesuksesan di Coppa Italia dan Liga Eropa musim ini. Pemain asal Argentina ini mengakui dirinya berharap Nerazzurri bisa melangkah sampai final dan memenangkan kedua trofi di kompetisi tersebut.

Selain itu, Inter sendiri kini di Serie A tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasifika Juventus, dan masih berpeluang merebut Scudetto. Namun hal itu cukup berat dan ajang Coppa Italia dan Liga Eropa merupakan peluang yang mungkin bisa direbut oleh La Beneamata musim ini.

"Kami ingin memenangkan Coppa Italia dan Eropa League. Kemudian kami ingin finis di posisi setinggi mungkin di Serie A,” Kata Zanetti, seperti dilansir Football-Italia. "Kami tahu kami bisa melakukannya. Tim ini diperkuat dengan banyak pemain baru di musim panas, dan mulai dengan kami bergerak ke arah yang berbeda,”

Zanetti juga menambahkan, Inter tetap berkomitmen untuk mengerahkan segala kemampuan di semua kompetisi yang mereka ikuti. Pemain berusia 39 tahun tersebut juga menilai permainan timnya kini lebih baik, dan hanya harus selalu fokus menghadapi setiap pertandingan.

"Kami sangat berkomitmen di semua kompetisi, dan penampilan kami pasti menurun, terutama setelah kami mengalahkan Juventus. Tapi, sekarang kami jauh lebih baik dan akan fokus pada pertandingan yang akan datang," tandas pemain yang berjuluk Il Tractore ini.

Guarin Tak Percaya Kutukan Dan Targetkan Kemenangan Melawan Roma

Jumat, 18 Januari 2013

LGI – Akhir pekan ini, FC Internazionale akan menjalani laga berat saat bertandang ke markas AS Roma. Gelandang Nerazzurri, Fredy Guarin sangat antusias menyambut pertandingan ini dan mengatakan timnya harus meraih kemenangan guna menjaga peluang dalam perebutan scudetto musim ini.

Guarin menegaskan jika Inter tak memiliki masalah saat melakoni laga tandang, dan ia yakin dalam pertandingan menghadapi Roma nanti, Nerazzurri bakal tampil sebaik mungin untuk meraih poin penuh. Selain itu, pemain berusia 26 tahun tersebut juga tak percaya terhadap kutukan apapun yang mungkin akan menimpa timnya.

“Kami selalu harus sadar bahwa kami adalah Inter dan kami harus menghadapi setiap pertandingan untuk menang. Selanjutnya kami akan melawan Roma dan kami berharap untuk memainkan pertandingan yang bagus. Kami mempunyai tujuan setinggi mungkin dan fokus pada setiap satu pertandingan pada satu waktu,” Kata Guarin kepada Sportmediaset seperti dikutip dari Goal, Jum’at (17/01/2013).

“Setelah meraih kemenangan di kandang Juventus, kami selalu meraih kekalahan di kandang lawan. Saya tidak percaya terhadap kutukan apapun. Tapi, saya percaya kami sudah bekerja keras dan begitu juga dengan pelatih dan rekan-rekanku. Segala sesuatu yang saya alami dengan Inter terus memberikan saya perasaan tanggung jawab yang lebih,” Tandas mantan pemain Porto ini.

Chivu Berharap Sneijder Bertahan Di Inter

LGI - Cristian Chivu berharap Wesley Sneijder memilih bertahan di FC Internazionale. Bek Asal Rumania itu menginginkan gelandang Belanda tersebut tidak disalahkan atas situasinya yang cukup rumit saat ini, seperti yang ia alami di AS Roma dulu.

Seperti yang diketahui, Sneijder masih mempertimbangkan apakah dirinya akan hengkang ke Galatasaray di bursa transfer musim dingin ini.

Pihak Inter telah mendesak sang pemain untuk segera mengambil keputusan, namun Sneijder mengaku tidak ingin terburu-buru. Namun Chivu menilai situasi pemain tersebut sedikit berbeda ketika ia memutuskan pindah dari Roma.

"Saat itu situasinya berbeda, dikabarkan di media bahwa saya akan membuat kerusakan untuk Roma dengan menolak Real Madrid. Ketika itu mulai ada anti-Chivu, saya memutuskan hengkang berdasarkan cemohan dari berbagai pihak, hal itu sangat buruk," ujar Chivu seperti dikutip goal.com.

"Di sini, skuad dan klub berada di belakagnya, jadi Wesley memiliki hak untuk mengatakan ya atau tidak. Jadi kita akan melihat bagaimana ini akan berakhir. Saya berharap Wesley bertahan di sini karena Inter sangat membutuhkan dirinya." tandasnya.

Rocchi Berharap Inter Bertemu Lazio Di Final Coppa Italia

Rabu, 16 Januari 2013

LGI – Tommaso Rocchi belum dimainkan secara penuh oleh Allentore Andrea Stramaccioni. Striker veteran tersebut hanya tampil selama satu jam saat Inter menjamu Bologna pada pertandingan peremptfinal Coppa Italia, di Giuseppe Meazza, Rabu (16/1) WIB.

Pada laga tersebut, Rocchi sudah memberikan penampilan semksimal mungkin dan Ia sendiri mengakui belum berada dalam performa puncaknya. Mantan striker Lazio ini mengatakan ia masih harus beradaptasi setelah jarang dimainkan ketika membela timnya dulu.

"Saya tidak bermain dalam beberapa waktu, sehingga jelas saya masih bekerja dengan cara saya mengembalikan kebugaran penuh, tapi saya cukup senang dengan bagaimana saya sudah memulainya.” Kata Rocchi Seperti di situs resmi Inter.

“Sangat menyenangkan mengetahui bahwa pelatih memiliki kepercayaan padaku. Saya pikir kami menunjukkan beberapa serangan yang bagus, hanya saja kami kecewa skor sempat imbang kembali setelah unggul 2-0.” Lanjutnya.

Dengan kemenangan ini, Inter melangkah ke semi final Coppa Italia. Rocchi pun berharap bisa bertemu mantan timnya, Lazio di partai final nanti. Ia mengatakan : “Semoga kami akan bertemu di final. Tapi untuk sekarang mari kita nikmati saja kemenangan ini setelah pertandingan yang mendebarkan dan berjuang dengan keras."

Rocchi berharap bisa meningkatkat kebugaran fisiknya agar ia bisa diturunkan oleh pelatih sejak awal sampai akhir pertandingan. Selain itu, pemain berusia 35 tahun ini juga akan mengenal lebih jauh rekan setimnya supaya ia bisa dengan mudah mengadaptasikan diri dengan gaya permainan tim.

 "Saya harus terus berimprovisasi agar saya bisa mencapai puncak kebugaran. Tentu saja kami sangat kecewa menyerahkan keunggulan dua gol dan hampir membuang jauh pertandingan ini, tapi kami pada akhirnya menang.” Ujar Rocchi kepada Rai Sport.

“(Adaptasi) Cukup baik, terlepas dari sistem bermain. Saya harus mengenal rekan-rekan baru saya juga, dan itu merupakan hal yang akan diperbaiki setiap hari. Saya sedang menuju ke arah sana." Tandas penyerang bernomor kostum 18 di Inter ini.

Ranocchia Puas Bawa Inter Melaju Ke Semi Final

LGI – Andrea Ranocchia mengaku puas bisa membawa Inter meraih kemenangan saat menjamu Bologna pada pertandingan perempatfinal Coppa Italia, di Giuseppe Meazza, Rabu (16/1) WIB.  Pemain belakang asal Italia tersebut menjadi penyelamat Nerazzurri melalui golnya di penghujung laga akan usai.

Inter sempat unggul 2-0 atas Bologna samapi menit 80. Namun di sisa waktu, tim tamu mampu menyamakan skor hingga memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak Extra Time. Menjelang laga akan usai, menit ke-120, Ranocchia muncul sebagai pahlawan Nerazzurri setelah berhasil menjebol gawang Bologna melalui sundulannya.

Meski demikian, Ranocchia menilai laga kali ini sangat menarik dan sejak awal ia sudah yakin jika Inter akan keluar sebagai pemenang. Dengan kemenangan ini, La Beneamata berhak melangkah ke semi final Coppa Italia.

"Kami tetap sangat yakin sampai akhir, ini merupakan pertandingan yang bagus!" Kata Ranocchia dengan tersenyum seusai pertandingan.

"Hal terpenting adalah bahwa kami mendapatkan kemenangan, kami sangat menginginkannya. Mereka bermain sangat baik di lini depan, tapi kami mampu bertahan. Kami senang dengan hasilnya." Tandas Ranocchia seperti di situs resmi Inter.

Zanetti : Beruntung Ada Ranocchia Yang Menyelamatkan Inter

LGI - Menjamu Bologna di Giuseppe Meazza pada peremptfinal Coppa Italia, Rabu (16/1) WIB, Inter dipaksa harus menjalani laga hingga perpanjangan waktu. Namun di penghujung laga Nerazzurri berhasil memenangi pertandingan dengan skor 3-2 setelah Andrea Ranocchia mencetak gol ke gawang tim tamu tersebut.

Gol dari Ranocchia melalui sundulan itu, selain mengantarkan Inter ke semi final Coppa Italia, juga membuat sang kapten Nerazzurri, Javier Zanetti gembira dan memberikan pujian bagi pemain belakang tersebut.

Zanetti sendiri kembali membuktikan performanya yang tak kenal lelah selama 120 menit pertandingan, padahal ia sudah memasuki usia hampir 40 tahun. Meski demikian, pemain Argentina tersebut sempat melakukan aksi solo run di saat extra time dan nyaris mencetak gol.

“Itu akan menjadi hebat untuk mencetak gol, tapi kemudian untungnya Ranocchia menjadi penyelamat dan meloloskan kita. Namun itu merupakan kemenangan yang pantas, terutama jika Kita mempertimbangkan comeback mereka dimulai setelah pelanggaran meragukan yang dilaakukan Pereira pada Diamanti," Kata Zanetti seperti dilansir situs resmi Inter.

“Coppa Italia benar-benar penting bagi kami. Itu sudah selalu terjadi, kami menunjukkannya tahun yang lalu ketika kami mulai memenangkan ajang tersebut, dan kami menunjukkannya lagi malam ini.” tandas Zanetti.

Stramaccioni: Inter Pantas Menang

LGI - Inter harus bersusah payah mengalahkan Bologna di Giuseppe Meazza pada perempatfinal Coppa Italia, Rabu (16/1) WIB. Sempat mendapatkan perlawanan sengit dari tim tamu, hingga pertandingan dilanjutkan dengan extra time, Nerazzurri akhirnya berhasil mengandaskan I Rossoblu 3-2 di penghujung laga akan usai.

Pelatih Inter, Andrea Stramaccioni merasa lega dan mengatakan bahwa Inter memang pantas untuk memenangi pertandingan tersebut. Pelatih berusia 36 tahun itu, sebelumnya mengira jika La Beneamata bisa memenangkan laga setelah sempat unggul 2-0 sampai sepuluh menit laga akan usai sebelum akhirnya Bologna bisa menyamakan skor dan memaksakan pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

"Saya pikir pertandingan sudah selesai setelah Palacio mencetak gol ... kemudian Diamanti memperkecil ketertinggalan. Kami sedikit tidak beruntung. Inter sempat bermain dengan 10 pemain karena kami cukup lama kehilangan Cassano (yang cedera)," ujar Stramaccioni kepada Rai Sport.

"Tapi tim kembali memberikan segalanya dan menunjukkan keberanian mereka. Kami memenanginya berkat kekuatan para pemain ini. Kami ingin tampil baik di kompetisi ini dan kami membuktikannya malam ini," lanjutnya seperti dilansir situs resmi Inter.

Stramaccioni juga memberikan pujian kepada Bologna yang sudah memberikan perlawanan sengit, dan hal itu menandakan bahwa setiap tim di Italia sangat serius menghadapi ajang Coppa Italia.

"Saya rasa hal terbaik adalah klub-klub Italia menunjukkan betapa pentingnya Coppa Italia untuk mereka, mereka semua ingin melakukannya dengan baik. Saya harus memberi selamat kepada Bologna, tapi para pemain saya pantas untuk memenangi pertandingan ini," tutur Strama kepada Inter Channel.

Dengan Kemenangan ini, Inter melangkah ke semi final dan akan berhadapan dengan pemenang laga antara Fiorentina dan Roma. Stramaccioni pun menilai ajang Coppa Italia ini akan semakin seru layaknya pertarungan di papan atas Serie A.

"Kami lolos ke semifinal dan entah Fiorentina atau Roma yang lolos, bersama Juventus, Lazio, dan kami sendiri, itu hampir sama dengan papan atas liga, semacam final four di basket," jelas mantan pelatih Primavera Inter ini.

Stramaccioni juga memuji lini tengah Inter yang sudah tampil solid, meskipun di sisi sayap yang ditempati Pereira sedikit tertekan dan kesulitan. Ia mengatakan : "Performa lini tengah Nerazzurri sangat fantastis. Kami sedikit kesulitan di posisi sayap. Pereira yang mengenakan masker di ganjal dua kali, tapi dia seorang pekerja keras. Ia tidak pernah menyerah untuk terus berusaha."

Melaju Ke Semi Final, Inter Tumbangkan Bologna Di Extra Time

LGI - FC Internazionale melangkah ke Semi Final Coppa Italia setelah menyingkirkan Bologna pada babak perempatfinal di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (16/1) WIB. Nerazzurri berhasil menang tipis 3-2 atas tim tamu tersebut di penghujung Extra Time.

Pada pertandingan kali ini, Inter harus bersusah payah menundukkan Bologna. Sempat lebih dulu unggul 2-0 melalui Fredy Guarin dan Rodrigo Palacio sampai 10 menit jelang laga usai. Namun, tim tamu menunjukkan semangat pantang menyerahnya dan mampu menyamakan skor lewat gol Alessandro Diamanti dan Manolo Gabbiadini.

Karena skor masih imbang 2-2, pertandingan pun berlanjut ke extra time untuk menentukan pemenang. Di masa perpanjangan waktu inilah, Inter akhirnya mencetak gol kemenangan melalui sundulan Andrea Ranocchia di penghujung laga akan usai.

Hasil ini meloloskan Inter ke babak semifinal dan mereka selanjutnya akan berhadapan dengan pemenang antara AS Roma atau Fiorentina.

Jalannya Pertandingan

Inter punya kesempatan untuk unggul pada menit ke-16 lewat Matias Silvestre. Tapi, sundulan Silvestre menyambut tendangan bebas Antonio Cassano masih menyamping. Beberapa saat kemudian, Diamanti melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Sial buat dia, arah bola masih melenceng ke samping gawang Inter.

Bologna menebar ancaman di menit ke-26 lewat Cristian Pasquato. Namun, tendangan kaki kiri Pasquato bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Samir Handanovic. Memasuki menit ke-32, giliran Cassano yang berpeluang mencetak gol untuk Inter. Tapi, sepakan Cassano secara luar biasa dimentahkan oleh Federico Agliardi yang mengawal gawang Bologna.

Dua menit kemudian, Inter benar-benar menjebol gawang tamunya. Menerima umpan dari Cassano, Guarin dengan cerdik mengecoh Daniele Portanova sebelum melepaskan tembakan keras dari depan kotak penalti yang tak bisa dijangkau Agliardi.

Handanovic membuat penyelamatan gemilang di menit ke-41. Dia masih bisa menepis bola meski sundulan Alberto Gilardino mengarah ke sudut bawah gawang. Berselang tiga menit, kiper asal Slovenia itu mengulangi aksinya. Sambil menjatuhkan diri, dia mementahkan tembakan keras Diamanti.

Percobaan Diamanti pada menit ke-59 juga belum mengubah keadaan. Tendangannya dari luar kotak penalti kembali melenceng. Cassano menyia-nyiakan peluang emas yang dia dapatkan pada menit ke-70. Meski punya ruang tembak terbuka di kotak penalti, penyelesaiannya masih melebar.

Berselang tiga menit, Palacio punya kans untuk mencetak gol. Mendapatkan operan dari Guarin, tendangannya terlalu mudah diantisipasi oleh Agliardi. Palacio akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-77. Lewat serangan balik, dia menggiring bola dari tengah lapangan sebelum menjebol gawang Bologna melalui tendangan terukur dari luar kotak penalti.

Tim tamu memperkecil ketertinggalan tiga menit kemudian. Tendangan bebas yang dieksekusi Diamanti menembus pojok gawang Inter tanpa bisa dihentikan Handanovic. Laga makin seru setelah Bologna bisa menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-84. Memanfaatkan umpan silang Marco Motta, Gabbiadini dengan mudah menyontek bola ke dalam gawang.

Gabbiadini nyaris membuat Bologna berbalik memimpin di masa injury time. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti bisa digagalkan oleh Handanovic.  Peluang lainnya untuk Bologna didapatkan oleh Michele Pazienza. Tapi, tendangan Pazienza masih mengarah ke samping gawang Inter.

Karena skor masih imbang setelah 90 menit, maka babak perpanjangan waktu pun harus digelar.

Inter punya peluang emas untuk mencetak gol ketiga pada menit ke-110. Javier Zanetti yang melakukan penetrasi ke kotak penalti melepaskan tembakan, tapi bisa diblok Agliardi. Zanetti kemudian menyambar bola rebound, tapi masih digagalkan oleh tiang gawang.

Bologna juga memiliki kesempatan bagus. Gabbiadini berdiri tanpa kawalan saat menanduk umpan silang Diamanti, tapi bola mengarah tepat ke pelukan Handanovic.

Inter harus menunggu sampai menit ke-120 untuk bisa mendapatkan gol ketiga. Berawal dari sebuah tendangan sudut, Ranocchia menyundul bola ke arah gawang Bologna. Agliardi yang terlanjur maju hanya bisa terpana melihat gawangnya bergetar. Peluit panjang dibunyikan, La Benemata pun menang dan berhak melangkah ke semifinal.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; Ranocchia, Silvestre, Juan Jesus; Jonathan (Mudingayi 87'), Zanetti, Benassi (Cambiasso 46'), Pereira; Guarin; Rocchi (Palacio 60'), Cassano

Bologna: Agliardi; Sorensen, Portanova, Antonsson (Kone 70'); Motta, Perez, Guarente (Pazienza 46'), Morleo; Diamanti, Pasquato (Gabbiadini 55'); Gilardino

Benassi Tak Akan Lupakan Debutnya Dan Akui Idolakan Trezeguet

Senin, 14 Januari 2013

LGI - Pemain muda Inter, Marco Benassi mengaku senang bisa menjalani debutnya dengan gemilang di Serie A. Gelandang berusia 18 tahun tersebut berhasil membantu Nerazzurri meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Pescara di Giuseppe Meazza kemarin.

Pada laga pekan ke-20 itu, Benassi diturunkan sejak awal dan menempati posisi Esteban Cambiasso yang ditarik ke lini pertahanan. Pemuda asal Italia itu mampu tampil baik dan ia mengatakan bahwa dirinya tak akan melupakan debutnya ini.

"Ini satu hari yang tak akan saya lupakan, sesuatu yang akan saya kenang selamanya," Kata Benassi seperti di situs resmi Inter.

"Pertandingan lainnya yang sudah saya mainkan merupakan pengalaman bagus bagi saya. Saya berterima kasih kepada sang pelatih, rekan-rekan setim, dan klub ini.” lanjutnya.

Benassi mengaku lebih senang bermain di posisi gelandang. Selain itu pemain kelahiraan Modena ini, sangat mengidolakan David Trezequet. Akan tetapi ia mengatakan jika ia menyukai striker Prancis tersebut hanya sebagai seorang pemain.

“Saya suka bermain di depan pertahanan, membangun pergerakan dan mematahkan permainan. Saya memiliki poster David Trezeguet di kamar saya. Saya bukan fans Juventus tapi saya menyukainya sebagai pemain, saya tak tahu kenapa." Jelas Benassi.

Sementara itu, sebelum menjalani debutnya, Allenatore Inter, Andrea Stramaccioni memberikan motivasi dan taktik untuk Benassi. Sehingga hal itu membuatnya bisa tampil tenang dan menjalankan tugas dengan baik.

"ia hanya bilang kepada saya agar tetap tenang dan bermain seperti biasa, dan ia juga memberi saya instruksi taktik yang jelas. Kini saya harus tetap tenang dan terus berlatih dengan keras." Tandas Benassi.

Inter Pinjamkan Romano Ke Prato

Minggu, 13 Januari 2013

 LGI - FC Internazionale resmi mengumumkan transfer pemain mudanya, Andrea Romano ke klub Prato. Gelandang berusia 20 tahun tersebut akan dipinjamkan sampai akhir musim.

Pada paruh pertama musim ini, Romano sempat tampil dua kali di Liga Eropa (Rubin Kazan vs Inter dan Inter vs Neftci) dan bermain selama 141 menit. Nerazzurri berharap Romano bisa berkembang selama masa peminjamannya ke klub Prato hingga Juni mendatang.

berikut pernyataan resmi seperti di inter.it :

Transfer market: Romanò on loan to Prato
MILAN - FC Internazionale wishes to announce the transfer of Andrea Romanò (midfielder, 1993) on loan to Prato (girone 'B' of the Lega Pro Prima Divisione), coached by Vincenzo Esposito, a former Primavera coach of the Nerazzurri.

In the first half of this season Romanò was utilised by Andrea Stramaccioni in the Europa League in Rubin Kazan v Inter and Inter v Neftçi, playing a total of 141 minutes. The club would like to wish him luck in his loan experience that is due to run until June 2013.

Cambiasso: "Kita Harus Kembali Menjadi Inter"

LGI - Gelandang serba bisa Internazionale, Esteban Cambiasso tampil baik dan membantu Inter meraih kemenangan perdana di tahun 2013. Meskipun di plot bukan di posisi aslinya, namun pemain asal Argentina tersebut menunjukkan performa yang tidak mengecewakan.

Pada pertandingan Inter melawan Pescara di Giuseppe Meazza, Minggu (13/1) dinihari WIB, Cambiasso di pasang sebagai bek oleh Andrea Strmaccioni. Meski demikian, mantan pemain Real Madrid itu tetap tampil memukau menjaga lini pertahanan Nerazzurri berkat pengalaman yang dimilikinya. La Beneamata pun menang 2-0 dan terhindar dari gol tim tamu.

Sebagai pengganti posisi Cambiasso, Stramaccioni memberikan kesempatan untuk Marco Benassi menjalani debutnya. Pemain muda Inter itu tampil dengan baik dan Cambiasso pun mengaku sangat bahagia dengan penampilannya.

"Saya sangat senang bagi semua pemain muda yang belum memiliki musim yang mereka harapkan sejauh ini. Saya senang untuk mereka lebih dari apa pun, untuk Marco Benassi, yang saya pikir telah menunjukkan dari apa yang dia bisa lakukan," Kata Cambiasso pada Sky Sport Italia.

"Kami melihat segala sesuatu dengan cara yang sama seperti yang presiden Moratti katakan: ‘kita harus kembali menjadi Inter.’ Semoga saja dia akan senang karena kami harus menampilakan performa rasa percaya diri hari ini, dan kami melakukannya.” Lanjutnya di situs resmi Inter.

Pada laga kali ini, Cambiasso mengatakan ia tetap berusaha fokus dan tak memperdulikan mengenai kepemimpinan wasit. Ia mengatakan : “Kami harus berkonsentrasi untuk melakukan yang terbaik yang kita bisa, hal-hal lain di luar kendali kami. Jika Anda bermain dengan baik, terkadang Anda bisa berada di puncak bahkan ketika hal-hal yang bertentangan Anda.”

Selain itu, di pertandingan ini juga terlihat Wesley Sneijder yang berada di bangku penonton meskipun masa depannya di Inter masih belum jelas, namun ia kemungkinan masih akan bertahan di Giuseppe Meazza. Cambiasso pun berkomentar :  “Saya tidak mendengar apa yang dia katakan, jadi saya tidak bisa berkomentar.”

Inter Awali Paruh Kedua Musim Dengan Kemenangan

LGI - Review Serie A Giornata 20 : Inter vs Pescra 2-0
Setelah gagal meraih poin penuh di tiga pertandingan terakhir, FC Internazionale akhirnya meraih kemenangan di partai perdana paruh kedua musim. Menjamu Pescara di Giuseppe Meazza Minggu (13/1) dinihari WIB, Nerazzurri berhasil unggul 2-0 atas tamunya tersebut.

Pada giornata ke-20 Serie A Italia ini, Inter tampil baik dan menguasai jalannya pertandingan dengan 56 persen penguasaan bola. Rodrigo Palacio membuka gol kemenangan Nerazzurri di menit 30 dan Fredy Guarin menggandakan skot pada menit ke-54.

Sementara tim tamu, Pescara hanya memiliki 44 persen penguasaan bola dan tak mampu mengejar ketertinggalan, hingga mereka akhirnya harus pulang dengan kekalahan.

Dengan kemenangan ini, Inter kini naik ke peringkat tiga klasemen sementara dengan 38 poin hasil 20 kali bertanding sedangkan Pescara turun ke peringkat 16 dengan perolehan 20 poin.

Jalannya Pertandingan – Saat Kick Off dimulai, Inter langsung tampil menyerang. Peluang pertama tercipta saat serangan balik yang digalang oleh Fredy Guarin, Rodrigo Palacio, dan pemain muda La Beneamata yang memulai debutnya, Marco Benassi. Namun sayang, penyelesaian Palacio berakhir dengan bola yang bergulir tipis di muka gawang.

Inter terus tampil menekan demi menciptakan gol. Sepakan Antonio Cassano dihalau di garis gawang dan serangan Guarin digagalkan pemain Pescara, Birkir Bjarnasson dengan tekelnya yang akurat. Bola hasil sepak pojok disambut Alvaro Pereira namun tendangan volinya melambung di atas mistar.

La Beneamata akhirnya memecah kebuntuan. Umpan terobosan Christian Chivu diteruskan Cassano sebelum berakhir di kaki Palacio yang berada di dalam kotak. Pemain Argentina tersebut mencetak gol setelah mengecoh bek Pescara dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang.

Tim tuan rumah unggul 1-0 hingga babak pertama usai. Sembilan menit babak kedua berjalan, Keunggulan Inter bertambah. Jonathan mengirim bola kepada Palacio yang berlari menusuk sisi kanan, penyerang berambut kuncir itu lagi-lagi mengecok bek Pescara sebelum melepas umpan pendek yang manis dan diselesaikan dengan sepakan oleh Guarin.

Skor 2-0 untuk Nerazzurri. Setelah gol kedua, Inter hampir menciptakan gol ketiganya setelah umpan terobosan Cassano mengenai kaki Guarin sebelum jatuh di Palacio. Akan tetapi, upaya Palacio bisa digagalkan sempurna oleh Marco Capuano.

Guarin hampir memperbesar skor Inter. Palacio mengirim umpan terobosan kepada Cassano. Sudah dalam posisi bagus, tendangan Cassano itu cuma bersarang di luar jala gawang Samir Handanovic. Sementara tim tamu, meski dalam tekanan bisa membalas dan menciptakan peluang. Dari kemelut di lini pertahanan Inter, bola dicuri Jonathas dan diteruskan dengan sepakan namun masih melambung.

Empat menit menjelang waktu normal berakhir, Handanovic hampir membuat kesalahan karena kurang sempurna menerima backpass Benassi. Akan tetapi sebelum bisa dicuri Jonathas, bola bisa kembali dikuasainya. Di sisa menit laga, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Inter berhak atas kemenangan dengan skor akhir 2-0.

Susunan Pemain

INTER MILAN: Handanovic, Chivu, Silvestre, Benassi, Zanetti, Guarin (Mudingayi 78), Pereira, Jonathan, Cassano (Rocchi 68), Palacio (Milito 87)

PESCARA: Perin, Capuano, Terlizzi, Modesto, Balzano, Colucci, Nielsen (Cascione 64), Bjarnason, Celik (Abbruscato 77), Jonathas, Weiss (Caprari 82)

Stramaccioni : Inter Akan Berjuang Sampai Akhir

Jumat, 11 Januari 2013

LGI - Pelatih Internazionale, Andrea Stramaccioni mengungkapkan ia dan timnya belum menyerah berjuang untuk meraih scudetto musim ini. meskipun saat ini, Nerazzurri masih tertinggal Sembilan poin dari pemuncak klasemen, Juventus.

Inter kembali tampil kurang konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Terbukti, Nerazzurri sudah tidak merasakan kemenangan dalam tiga laga sebelumnya dengan menelan dua kali kekalahan dan satu kali hasil seri. Dengan hasil tersebut, torehan poin Inter tertahan di angka 35 dan mereka menempati posisi kelima klasemen.

Meski demikian, Stramaccioni berujar bahwa timnya akan segera bngkit dan terus berjuang untuk bersaing meraih gelar juara Serie A sampai saat-saat terakhir musim ini. Mantan pelatih Inter Primavera ini menilai La Beneamata memiliki kemampuan untuk mewujudkan hal tersebut.

"Saya tidak berpikir kami melakukan start musim yang positif, kami berjuang untuk melakukan perubahan karena banyak pergantian personel. Tapi sejak laga kelima dan seterusnya kami membangun pondasi taktik (dengan mengusung strategi tiga pemain belakang), yang membawa kami dalam laju yang bagus baik di Italia maupun di Eropa." jelas stramaccioni di Football Italia.

"Kemudian hasil kami merosot, tapi saya sangat yakin kami adalah tim yang bagus yang sedang dalam periode buruk, jika dibandingkan dengan rata-rata tim yang mempunyai satu hasil bagus. Saya pikir Inter akan terus bertarung hingga akhir musim. Hasil akhir yang kami dapatkan pada akhirnya akan menentukan," tandas pelatih berusia 37 tahun ini.

Inter Berpeluang Kembali Ke Jalur Kemenangan

Kamis, 10 Januari 2013

LGI - FC Internzionale bertekad kembali ke jalur kemenangan akhir pekan ini, setelah dalam beberapa pertandingan terakhir mereka menuai hasil yang tak maksimal di ajang Seri A.  Di tiga laga terakhirnya di Seri A, Nerazzurri tak pernah meraih kemenangan.

Skuad Andrea Stramaccioni itu kalah dari Lazio 0-1, bermain imbang 1-1 dengan Genoa, dan terakhir dihajar Udinese 0-3. Dengan hasil tersebut, posisi La Beneamata di klasemen sementara pun merosot. Mereka turun ke urutan kelima dengan raihan 35 poin, terpaut sembilan poin dari pemegang Capolista, Juventus.

Inter punya kans untuk keluar dari periode negatif pada akhir pekan ini. Mereka hanya akan menghadapi tim papan bawah Pescara di Giuseppe Meazza, Minggu (13/1/2013) dinihari WIB. Di atas kertas, tentu Nerazzurri tak akan kesulitan untuk mendapatkan tiga poin penuh. Apalagi, di pertemuan pertama yang dihelat di kandang Pescara, mereka menang telak 3-0.

Selain itu, rekor tandang Pescara juga tidak mengesankan. Biancazzurri cuma dua kali menang, sekali seri, dan enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Namun, Pescara tetap tak bisa diremehkan. Motivasi Mattia Perin dkk. sedang tinggi setelah mereka menang dua kali berturut-turut. Terakhir, mereka mempermalukan Fiorentina 2-0 di Artemio Franchi.

Dari pertandingan lainnya, Juventus akan menghadapi laga tidak mudah di Ennio Tardini. Mereka akan menantang tuan rumah Parma yang sedang on fire. Kalau Juve baru saja dipecundangi Sampdoria di kandang sendiri, Parma berada dalam situasi sebaliknya. Gialloblu sedang melewati tren positif berkat tiga kemenangan beruntun. Terakhir, mereka mengalahkan Palermo 2-1.

Namun, Juve akan datang ke Tardini dengan modal cukup bagus. Mereka baru saja menyingkirkan AC Milan di ajang Coppa Italia. Sementara itu, Milan akan mengunjungi markas Sampdoria pada akhir pekan ini. Rossoneri tentu bertekad balas dendam setelah kalah dari lawannya itu di San Siro pada awal musim.

Sementara Lazio dan Napoli, yang masing-masing menghuni posisi kedua dan ketiga, diprediksi akan bisa meraup poin sempurna. Lazio akan menjamu Atalanta, sementara Napoli kan menunggu kedatangan Palermo.

Inter Terima Penawaran Galatasaray untuk Sneijder

LGI - Masa depan Wesley Sneijder bisa jadi akan berlanjut di Liga Turki bersama Galatasaray. Kubu Inter Milan mengonfirmasi kalau mereka memutuskan menerima penawaran yang diajukan.

Galatasaray secara formal telah menyatakan ketertarikan terhadap Sneijder pada Selasa (8/1/2013) waktu setempat. Presiden Galatasaray mengungkapkan langsung hal tersebut saat bertemu bos Nerazzurri, Massimo Moratti.

Terhadap penawaran tersebut, manajemen Inter memutuskan menerimanya. Jadi atau tidaknya Sneijder bergabung dengan Galatasaray kini tergantung pada kesepakatan antara kedua pihak tersebut.

"Kami senang dengan penawaran yang diajukan Galatasaray untuk Sneijder, jadi sekarang semuanya tergantung pada Wesley," ungkap Moratti seperti diberitakan Football Italia.

Media di Italia menyebut kalau Galatasaray telah menawarkan uang transfer senilai 10 juta euro demi bisa mendapatkan mantan pemain Ajax Amsterdam itu. Sementara untuk gaji, jumlah yang ditawarkan adalah sebesar enam juta euro per musim.

"Saya belum berbicara dengannya. Jika dia mau bertahan sesuai dengan kondisi yang kami tawarkan, maka itu akan banyak membantu," lanjut Moratti.

Sneijder saat ini statusnya sedang dibekukan Inter. Sebabnya, gelandang internasional Belanda itu menolak perpanjangan kontrak yang ditawarkan La Beneamata lantaran terdapat klausul pemotongan gaji.

(Source : sport.detik.com)

Follow My Feeds

Viewer's

Search Now

 

My Categories

Alberto Pereira (1) Alfred Duncan (1) Alvaro Pereira (2) Andrea Ranocchia (17) Andrea Romano (1) Andrea Stramaccioni (72) Andreas 'Andy' Brehme (1) Andreas Granqvist (1) Antonio Cassano (11) Berita Liga Eropa Inter (48) Berita Transfers Inter (151) Catania vs Inter (5) Chievo vs Inter (1) Cluj vs Inter (4) Coppa Italia (22) Cristian Chivu (7) Dejan Stankovic (2) Derby Della Madoninna (1) Derby Della Madonnina (13) Diego Forlan (3) Diego Laxalt (1) Diego Milito (12) Diego Simeone (1) Douglas Maicon (4) Erick Thohir (9) Erik Lamela (1) Ernesto Paolillo (4) Esteban Cambiasso (15) Euro 2012 Polandia - Ukraina (1) Ezequiel Cirigliano (1) Ezequiel Schelotto (3) F.C. Internazionale Milano (23) Fernando Torres (1) Fiorentina vs Inter (3) Francesco Forte (2) Frank Lampard (2) Fredy Guarin (6) Gaby Mudingayi (2) Gallery Foto (4) Gallery Video (2) Giacinto Facchetti (1) Giampaolo Pazzini (5) Goran Pandev (3) Guiness International Champions Cup (6) Hasil Drawing 32 Besar Europa League (1) Hernanes (4) History (2) Ibrahim Mbaye (2) Igor Lichnovsky (1) Inter Campus (5) Inter Indonesia Tour 2012 (27) Inter Primavera (1) Inter vs Bologna (14) Inter vs Cagliari (6) Inter vs Chievo (4) Inter vs Fiorentina (3) Inter vs Genoa (7) Inter vs Juventus (21) Inter vs Lazio (8) Inter vs Milan (15) Inter vs Napoli (11) Inter vs Neftci (9) Inter vs Palermo (10) Inter vs Parma (8) Inter vs Partizan Belgrade (4) Inter vs Pescara (5) Inter vs Roma (3) Inter vs Rubin Kazan (3) Inter vs Sampdoria (4) Inter vs Sassuolo (2) Inter vs Siena (2) Inter vs Torino (1) Inter vs Trapani (5) Inter vs Verona (4) Interisti (1) Interisti Indonesia (6) Internazionale (7) Internazionale vs Tottenham Hotspur (7) Ishak Belfodil (3) Ivan Cordoba (5) Jadwal Coppa Italia (3) Jadwal Euro 2012 (1) Jadwal Inter Serie A 2013/2014 (1) Jadwal Lega Calcio Serie A Italia 2012-2013 (1) Jadwal Lengkap Dan Siaran Langsung Piala AFF 2012 (1) Jadwal Lengkap Inter Serie A Musim 2012 - 2013 (3) Jadwal Lengkap Serie A 2013/2014 (1) Jadwal Piala Eropa 2012 (1) Javier Hernandez (1) Javier Pastore (1) Javier Zanetti (65) Javier Zanetti Indonesian Idol 2012 (5) Jersey Baru Inter (1) Jersey Baru Inter 2012-2013 (2) Joel Obi (1) Jonathan (3) Jose Mourinho (3) Juan Vargas (1) Julio Cesar (5) Kabar Pra-Musim Inter (16) La Presidente (1) Laurent Blanc (1) Luc Castaignos (3) Lucas Moura (4) Luis Figo (1) MacDonald Mariga (1) Marco Andreolli (2) Marco Benassi (3) Marco Fassone (1) Mario Balotelli (5) Marko Livaja (3) Massimo Moratti (26) Mateo Kovacic (3) Mathieu Debuchy (3) Matias Silvestre (6) Mattia Destro (3) Mauro Icardi (1) Nemanja Vidic (4) News Serie A (8) News Update (475) NextGen Series (1) Nicola Berti (1) Nigel De Jong (2) Nuri Sahin (2) Official Store Inter (1) Palermo vs Inter (6) Paolo Orlandoni (2) Patrick Olsen (1) Pazza Inter Amala (1) Pernikahan Coutinho dan Aine (2) Perpisahan Lucio (1) Philippe Coutinho (13) Rekor Javier Zanetti (1) Ricky Alvarez (3) Rodrigo Palacio (7) Roma vs Inter (12) Samir Handanovic (7) Sampdoria vs Inter (1) Samuele Longo (1) Sebastian Giovinco (1) Sebastian Jung (1) Serie A (5) Serie A Italia 2012/2013 (148) Snjeider Tolak Kontrak Baru (2) Solo Inter (1) The Legends (4) The Stars (3) Today Bitrhday (2) Tommaso Rocchi (5) Tottenham Hotspur vs Internazionale (8) Trofeo Tim (1) Udinese vs Inter (4) Ultras Internazionale (1) WAGS Inter (1) Walter Gargano (3) Walter Mazzari (8) Wesley Sneijder (28) Younes Belhanda (1) Yuto Nagatomo (7) Zdravko Kuzmanovic (3)