Room 1908 - La Grande Internazionale | Members Area : Register | Sign in

Site Languange

My Users

Translator's

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Room 1908 - La Grande Inter

Ranocchia: Inter Seharusnya Bisa Menang!

Senin, 25 Februari 2013


LGI – FC Internazionale sempat sedikit kesulitan saat bermain imbang 1-1 di laga Derby kontra AC Milan, Senin (25/2) dinihari WIB. Meski demikian, centre bek, Andrea Ranocchia menilai bahwa Nerazzurri seharusnya bisa tampil sebagai pemenang.

Pada pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza itu, Inter harus tertinggal lebih dulu melalui gol striker Milan, Stephan El Shaarawy pada menir ke-21. Namun, tim tuan rumah akhirnya berhasil menyamakan skor melalui sundulan dari pemain pengganti, Matias Ezequiel Schelotto pada menit ke-71.

Milan sendiri memang memiliki banyak peluang dan selalu merepotkan barisan pertahanan Inter. Beruntung La Beneamata punya kiper tangguh, Samir Handanovic yang tampil menawan di bawah mistar gawang.

“Saya pikir kami tampil baik di lini pertahanan hari ini, kami sempat kehilangan bentuk permainan di sektor kanan untuk sementara waktu, namun berhasil memperbaikinya,” kata Ranocchia, seperti dilansir situs resmi Inter.

“Saya pikir kami bahkan dapat memenangi pertandingan,” lanjut pemain tim nasional Italia ini.

Sebelumnya, Ranocchia sempat diprediksi akan absen pada laga Derby Della Madonnina ini, karena mengalami cedera saat Inter menghadapi CFR Cluj di pentas Europa League, pertengahan pekan lalu. Namun, pemain berusia 25 tahun tersebut akhirnya dapat diturunkan berkat perawatan tim medis klub.

“Staf medis dan fisio melakukan pekerjaan yang luar biasa. Apabila saya dapat bermain hari ini, itu semua karena mereka,” tandas Ranocchia.

Tampil OK Di Derby, Inter Beruntung Punya Handanovic


LGI – Pertandingan Big Match bertajuk Derby Della Madonnina antara Internazionale kontra AC Milan harus berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut membuat asa Nerazzurri untuk berlaga di pentas Eropa, Liga Champions musim depan pun masih tetap terjaga.

Pada laga Serie A Giornata 26 yang digelar di Giuseppe Meazza, Senin(25/2) WIB ini, Milan berhasil membuka keunggulan melalui Stephan El Shaarawy pada menit ke-21. Inter baru bisa menyamakan skor pada menit 71 melalui pemain pengganti, Matias Ezequiel Schelotto.

Inter pun kini berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A, dan mengoleksi poin sama dengan Lazio, yakni 44 poin. Sementara Milan berada di posisi tiga dengan 45 poin. Peluang Nerazzurri masih terbuka untuk berlaga di Liga Champions musim depan, namun Portiere Samir Handanovic menegaskan bahwa terdapat banyak hal yang harus dibenahi timnya apabila ingin merasakan manisnya kompetisi bergengsi bengsi tersebut

“Kami harus bangkit. Kami perlu memperbaiki banyak hal, masih ada banyak pekerjaan yang harus kami lakukan,” kata Handanovic, seperti dilansir situs resmi klub.

Handanovic pun mengomentari jalannya pertandingan yang menurutnya tidak mudah. Kiper tim nasional Slovenia itu juga mengakui bahwa menghadapi Milan di Laga Derby, timnya sempat sedikit dilanda rasa takut, meski akhirnya mampu bangkit di interval kedua.

“Kami berhasil bangkit usai interval, namun saya tidak merasa menerapkan pendekatan yang salah di awal laga. Mungkin pada titik tertentu kami mulai dihinggapi sedikit rasa takut,” tambah kipper berusia 28 tahun ini.

Selain Ezequiel Schelotto, pencetak gol tunggal Inter, Handanovic pun layak mendapat kredit dengan sejumlah aksi penyelamatan gemilang yang dilakukannya. “Seluruh penyelamatan terasa sulit, anda tak bisa mengatakan beberapa penyelamatan lebih sulit dari yang lainnya,” tuntas Handanovic.

Tak Mengira Cetak Gol Di Derby, Schelotto Sempat Menangis

LGI – Ezequiel Schelotto mungkin tak berharap diturunkan sebagai starter pada laga derby perdananya bersama Internazionale. Namun, ketika masuk sebagai pemain pengganti, mantan pemain Atalanta tersebut justru mampu mencetak gol dan menyelamatkan Nerazzurri dari kekalahan.

Keputusan Andrea Stramaccioni menggantikan Esteban Cambiasso dengan Schelotto di babak kedua sangat tepat. Belum ada lima menit dia di lapangan, pemain asal Argentina itu mampu mencetak gol melalui sundulan hasil umpan matang Yuto Nagatomo.

Ini merupakan gol pertama Schelotto pada debut perdananya di laga Derby della Madonnina. Setelah mencetak gol, mantan pemain berusia 23 tahun itu sempat meneteskan air mata, ia mengaku sangat bahagia dan tak akan melupakan pertandingan tersebut.

“Ini adalah mimpi, Saya tidak akan pernah melupakannya, ini emosi besar yang saya rasakan. Saya ingin mendedikasikan gol ini untuk keluarga saya yang semuanya menonton malam ini, untuk presiden dan para staff,” tutur Schelotto, seperti dikutip dari Sky Sport Italia, Senin (25/2/2013).

“Saya meneteskan air mata, untuk menandai debut derby seperti ini, luar biasa dan saya pikir untuk kembali ke segala sesuatu yang pernah saya tinggalkan selama beberapa bulan terakhir,” lanjutnya.

Schelotto juga menganggap gol yang dicetaknya merupakan gol yang sangat penting dan menarik, karena itu bisa menyelamatkan timnya dari kekalahan. Belum lagi, banyaknya peluang yang diraih Inter pada babak kedua, seharusnya bisa menghasilkan kemenangan. Namun hal itu tak kunjung datang.

Stramaccioni: Hasil Imbang Cukup Fair

LGI – Internazionale terhindar dari kekalahan di derby della Madonnina edisi ke-208, setelah tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 1-1. Allenatore Nerazzurri, Andrea Stramaccioni mengatakan hasil ini cukup obyektif.

Derby yang digelar di Giuseppe Meazza, Senin (25/2) dinihari WIB, AC Milan sempat unggul lewat gol dari Stephan El Shaarawy pada menit ke-21, beruntung Inter punya Ezequiel Schelotto yang baru masuk di pertengahan babak kedua. Mantan pemain Atalanta itu mencetak gol penyeimbang di menit 71, sekaligus menyelamatkan Nerazzurri dari kekalahan di derby ini.

“Secara kesuluruhan ini adalah hasil yang tepat. Milan menguasai babak pertama dengan memiliki peluang yang banyak, dan memaksa kami di bawah tekanan. Namun Inter keluar dengan sikap yang berbeda dan semangat. Saya pikir kami mengakhiri lebih baik dari Milan, karena mereka cukup menderita di penghujung laga,” Kata Stramaccioni, seperti disitat Football-Italia, Senin (25/2/2013).

Selain berterima kasih terhadap Schelotto, Stramaccioni juga memberikan applaus kepada sang portiere, Samir Handanovic. Kiper asal Slovenia itu tampil gemilang dan beberapa kali mematahkan peluang-peluang yang dimiliki oleh Milan, terutama empat peluang emas yang diciptakan oleh Mario Balotelli.

“Terima kasih juga kepada penyelematan yang dilakukan oleh Samir Handanovic. Imbang menjadi hasil yang tepat. Saya juga memberikan kontribusi saya di ruang ganti, agar mereka bisa bangkit,” jelas mantan pelatih Inter primavera tersebut.

Hasil imbang ini membuat Inter tetap berada di posisi kelima dengan koleksi 44 poin dari 26 giornata yang mereka jalani. Sementara Milan berada di posisi ketiga dengan unggul satu poin dari Nerazzurri.

Inter Terhindar Dari Kekalahan Di Laga Derby

LGI – Pertandingan Big Match Serie A Giornata 26 yang bertajuk Derby della Madonnina antara FC Internazionale kontra AC Milan berakhir dengan Imbang. Kedua tim sudah menampilkan performa terbaiknya, namun mereka harus puas berbagi angka 1-1.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (25/2/2013) dinihari WIB, Milan lebih dominan di babak pertama. Tapi, mereka hanya mampu mencetak satu gol melalui striker andalannya, Stephan El Shaarawy.

Sementara tim tuan rumah, Inter berusaha mengejar ketertinggalan skor di babak kedua. Usaha mereka membuahkan hasil setelah pemain pengganti Ezequiel Schelotto mencetak gol melalui tandukan kepalanya yang memanfaatkan umpan matang Yuto Nagatomo.

Dengan hasil imbang ini tak mengubah posisi kedua tim. Inter masih di urutan kelima klasemen sementara Seri A dengan 44 poin dari 26 pertandingan. Sedangkan Milan di posisi ketiga dengan 45 poin.

Jalannya Pertandingan

Setelah kick off dibunyikan, Inter dan Milan berusaha tampil menyerang. Namun tim tamu mendapatkan peluang pertamanya lewat Sulley Muntari pada menit keempat. Tapi, tembakan Mantan pemain Nerazzurri ini masih melebar jauh dari sasaran.

Di menit berikutnya, Inter gantian mengancam. Antonio Cassano melepaskan tembakan, tapi bola mengarah tepat ke kiper Christian Abbiati. Beberapa menit kemudian, Peluang yang didapat Mattia De Sciglio nyaris berbuah gol untuk Mila. Tapi, tendangannya dari dalam kotak penalti masih sedikit melenceng.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-21. El Shaarawy yang mendapatkan umpan dari Kevin-Prince Boateng menjebol gawang Inter lewat tendangan kaki kanannya. Milan sementara unggul 1-0.

Setelah tertinggal, Inter langsung bereaksi. Mereka mencoba menyamakan skor melalui tembakan Cassano dari luar kotak penalti, tapi arah bola masih menyamping di sisi gawang Milan.

Pada menit ke-27, Milan nyaris menggandakan keunggulannya. Mario Balotelli menanduk bola sepak pojok Antonio Nocerino, tapi Samir Handanovic secara luar biasa mampu menggagalkannya. Super Mario kembali mengancam dua menit kemudian, tapi mantan pemain Inter ini tak mampu memaksimalkan umpan silang dari De Sciglio, dan sontekannya bisa diantisipasi Handanovic.

Balotelli masih dijauhi dewi fortuna saat tendangan bebasnya pada menit ke-40 tak berbuah gol. Sepakan keras yang dia lepaskan masih bisa dibendung Handanovic. Babak pertama Milan sementara unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-54, Inter nyaris menyamakan kedudukan. Sontekan Freddy Guarin meneruskan umpan silang Rodrigo Palacio mengarah ke gawang, tapi Abbiati menunjukkan refleks yang sangat baik dengan menepis bola.

Keputusan Stramaccioni mengganti Cambiasso dan memasukan Schelotto sangah tepat. Inter akhirnya bisa menyamakan skor pada menit ke-71. Memanfaatkan umpan silang Yuto Nagatomo, Schelotto berhasil menyundul bola ke arah gawang. Abbiati cuma bisa terpana melihat gawangnya jebol. Skor pun berubah 1-1.

Milan hampir saja unggul lagi empat menit kemudian. Sial buat mereka, tembakan Muntari masih melenceng di samping gawang Inter. Di masa injury time, giliran Inter yang punya peluang emas. Namun, sundulan Schelotto bisa digagalkan Abbiati. Skor akhir Derby Della Madonnina tetap 1-1.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic, Zanetti, Ranocchia, Juan, Nagatomo (77’ Chivu), Gargano, Cambiasso (68’ Schelotto) , Guarin, Alvarez (74’Kuzmanovic), Palacio, Cassano.

Milan: Abbiati, De Sciglio, Muntari (90’ Ambrosini), Mexes, Nocerino, Boateng (81’ Niang), Zapata, Montolivo, Abate, Balotelli, El Shaarawy (87’ Bojan).

Cadangan Inter: Belec, Carrizo, Stankovic, Kovacic, Rocchi, Benassi, Pasa, Mbaye, Jonathan.

Cadangan Milan: Amelia, Gabriel, Pazzini, Traore, Salomon, Yepes, Antonini, Zaccardo.

Kartu Kuning: 12’ Mexes, 31 Muntari, 34’ Ranocchia, 43 Juan Jesus, 49’ Montolivo, 89’ Zapata.

Cassano vs Balotelli Siap Panaskan Derby Della Madonnina

Minggu, 24 Februari 2013

LGI – Pertandingan Super Big Match dan penuh gengsi bertajuk Deby Della Madonnina antara FC Internazionale kontra AC Milan akan digelar pada pekan ke-26 Serie A Italia, Senin (25/2) dinihari WIB. Laga kali ini akan semakin panas dengan kehadiran dua pemain yang kini bertukar kostum dan menjadi sorotan publik, yakni Mario Balotelli dan Antonio Cassano.

Inter yang bertindak sebagai tuan akan kembali bertemu dengan mantan strikernya Balotelli. Sedangkan Milan akan berhadapan dengan Cassano yang memperkuat Nerazzurri. Tentu saja kedua pemain tersebut dapat menjadi salah satu factor penentu hasil akhir Derby ini.

Baik Inter maupun Milan sama-sama tengah berada dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah kedua tim tersebut meraih kemenangan penting di ajang Liga Eropa dan Liga Champion beberapa hari lalu. Pada laga Derby ini, Andrea Stramaccioni yang mengungkapkan dirinya tak gentar menghadapi Rossoneri sepertinya akan kembali menurunkan pemain anyar mereka, Zdravko Kuzmanovic dan Mateo Kovacic yang memang tampil apik. Bahkan kedua pemain itu sudah mampu menjadi pemain reguler dalam starting line up Nerazzurri.

Akan tetapi, Inter tak dapat menurunkan beberapa pilar mereka yang cedera seperti Andrea Ranocchia, dan Walter Samuel. Sementara Alvaro Pereira, pun tak bisa turun karena terkena akumulasi kartu kuning. Nerazzurri kemungkinan besar bakal memainkan Dejan Stankovic dan Christian Chivu.

Di sisi Milan sendiri, Balotelli sangat diharapkan untuk bisa bermain sejak peluit kick off dibunyikan. Pasalnya, pemain 22 tahun ini sendiri juga telah mendapatkan istirahat yang cukup karena memang tidak bisa bermain di ajang Liga Champions. Pelatih Masimiliano Allegri sepertinya tidak akan mengubah komposisi di lapangan tengah. Pasalnya, Rossoneri sendiri juga masih berkutat dengan cederanya Antonio Nocerino, Mathieu Flamini dan juga Nigel de Jong.

Perkiraan Starting XI kedua tim:

FC Internazionale: Handanovic, Zanetti, Chivu, Juan, Nagatomo, Kuzmanovic, Kovacic, Cambiasso, Guarin, Palacio, Cassano.

AC Milan: Abbiati, Abate, Zapata, Mexes, Constant, Montolivo, Ambrosini, Muntari, Bojan, Balotelli, El Shaarawy.

Data dan Fakta Inter vs Milan

Salah satu laga derby terpanas Serie A, Derby della Madonnina, akan kembali di gelar pada hari Minggu (24/02) waktu setempat. FC Internazionale yang bertindak sebagai tuan rumah berusaha memberikan penampilan terbaik kepada rival sekotanya, AC Milan. Raihan poin penuh tentunya akan menjadi tujuan guna mengklaim kembali tempat mereka di posisi ketiga.

Di sisi lain, Milan akan bermain ngotot guna menjauhkan diri dari kejaran tim-tim di bawah mereka sekaligus memampatkan selisih poin dengan sang pemuncak klasemen. Berikut data dan fakta selengkapnya jelang laga derby kota Milan pada giornata 26 Serie A antara Inter vs Milan.

DATA DAN FAKTA
•    Inter sukses meraih kemenangan dari tiga laga terakhir kedua tim, dan dua di antara berakhir dengan skor 1-0.
•    Gol Walter Samuel pada menit keempat pada laga pertama musim ini menggaransi poin penuh bagi Nerazzurri.
•    Tim asuhan Adrea Stramaccioni ini sama sekali belum terkalahkan pada 10 laga terakhir mereka di Seria A.
•    Zdravko Kuzmanovic dan Mateo Kovacic kemungkinan besar akan mencicipi laga Derby della Madonnina pertama mereka minggu ini.
•    Milan kini bertengger di posisi ketiga tabel klasemen dan hanya berselisih satu poin dengan rivalnya yang saat ini duduk di peringkat ke lima.
•    Kemenangan terbesar Milan terjadi pada 20 pertandingan yang lalu yang terjadi pada Oktober 2004.
•    Pada lega derby, Milan masih lebih unggul dibandingkan dengan rival abadinya tersebut. Tercatat mereka berhasil menang sebanyak 81 kali, sedangkan Inter hanya 77 kali.
•    Anak asuh Massimiliano Allegri masih belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir di liga.

HEAD TO HEAD
•    07 Okt 2012 AC Milan 0 - 1 Inter  (Serie A)
•    06 Mei 2012 Inter  4 - 2 AC Milan (Serie A)
•    15 Jan 2012 AC Milan 0 - 1 Inter (Serie A)
•    18 Aug 2011 AC Milan 0 - 1 Inter  (Persahabatan)
•    06 Aug 2011 AC Milan 2 - 1 Inter  (Super Coppa)

Lima Pertandingan Terakhir Internazionale
•    21 Feb 2013 CFR Cluj 0 - 3 Inter  (Liga Europa)
•    18 Feb 2013 Fiorentina 4 - 1 Inter  (Serie A)
•    15 Feb 2013 Inter Milan 2 - 0 CFR Cluj (Liga Europa)
•    10 Feb 2013 Inter Milan 3 - 1 Chievo (Serie A)
•    03 Feb 2013 Siena 3- 1 Inter  (Serie A)

Lima Pertandingan Terakhir Milan
•    20 Feb 2013 AC Milan 2 - Barcelona 0 (Liga Champions)
•    15 Feb 2013 AC Milan 2 - 1 Parma (Serie A)
•    10 Feb 2013 Cagliari 1 - 1 AC Milan (Serie A)
•    03 Feb 2013 AC Milan 2 - 1 Udinese (Serie A)
•    27 Jan 2013 Atalanta 0 - 1 AC Milan (Serie A)

Stankovic Sedikit Cemas Hadapi Laga Derby

LGI – Pertandingan Big Match akan tersaji di giornata ke-26 Serie A Italia dengan menghadirkan duel klasik bertajuk Derby Della Madonnina antara FC Internazionale vs AC Milan, Senin (25/2) dinihari WIB. Laga ini juga bukan semata soal meraih kemenangan, melainkan tentang gengsi dan harga diri kedua tim.

Menurut Dejan Stankovic, Derby Milan merupakan derby yang unik. Gelandang senior Inter yang telah bergabung sejak musim 2004 silam itu juga menilai bahwa terdapat sisi magis dalam setiap pertemuan kedua raksasa kota Milan tersebut, dan hasil akhir laga akan sulit di prediksi.

“Derby ini sangat indah karena penuh dengan ketidakpastian. Anda tidak pernah mengetahui siapa yang akan meraih kemenangan, terutama saat ini. Saat kedua tim berada di level permainan yang berbeda,” Kata Stankovic, seperti dilansir Sky Sport Italia, Minggu (24/2/2013).

“Ini merupakan pertandingan yang tepat bagi kami untuk mengubah peruntungan,” lanjut pemain berusia 34 tahun ini.

Pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Striker baru Milan, Mario Balotelli dipastikan akan menjadi sorotan. Pasalnya, pemain tersebut sempat memperkuat Inter selama empat musim (2006-2010). Stankovic pun menilai Super Mario bisa memberikan pengaruh besar bagi Rossoneri.

“Dia (Balotelli) dapat memberikan pengaruh besar bagi timnya, tapi mungkin dia belum menyadari seberapa jauh kemampuannya. Lebih dari sekadar Balotelli, saya khawatir dengan Milan saat ini, mengingat mereka tengah dilanda antusiasme tinggi,” Tandas Stankovic.

Stramaccioni: Derby Akan Ketat, Milan Bukan Favorit

LGI – Inkonsistensi FC Internazionale belakangan ini, tak menyurutkan antusiasme allenatore Andrea Stramaccioni saat timnya akan menghadapi AC Milan dalam pertandingan Derby Della Madonnina, Senin (25/2) dinihari WIB. Dengan tegas Stramaccioni mengaku tak sedikit pun takut pada Rossoneri.

“Derby ini akan jadi laga hebat, kami tak sabar untuk menghadapinya dengan baik. Tim ini masih dalam proses evolusi taktik dan jangan lupa, skuad ini masih baru. Kami punya 15 pemain baru dan harus berusaha menemukan keseimbangan,” tutur Strama, seperti dikutip Football-Italia, Minggu (24/2/2013).

Meski begitu, Strama masih mencoba mengutak-atik kemungkinan formula yang akan diterapkannya. Ia mengaku akan mengevaluasi pula line-up yang akan diturunkannya, dengan berbagai pertimbangan, tak hanya sekadar penilaian sederhana.

“Kami meraih beberapa hasil bagus dengan barisan tiga bek. Kehilangan Diego Milito juga memaksa kami mengubah sistem penyerangan. Antonio Cassano? Demi kebaikan Inter, saya akan memilik formasi terbaik. Saya tak bilang bahwa Cassano takkan dimainkan, hanya saja saya punya pertimbangan lain, bukan hanya karena beberapa pemain yang ingin menghadapi mantan klub,” lanjutnya.

Milan memang sedikit lebih di favoritkan oleh para pengamat untuk keluar sebagai pemenang setelah tampil baik di Liga Champions pertengahaan pekan lalu. Untuk yang satu ini, Strama enggan mengakui rival sekotanya tersebut sebagai favorit, dan ia menilai Inter mempunyai sedikit keunggulan karena bermain di depan para fansnya.

“Anda pikir Milan favorit, tapi yang saya lihat, permainan akan berjalan seimbang. Penting buat kami tampil bagus saat menghadapi (CFR) Cluj setelah kalah dari Fiorentina. Dukungan fans juga akan krusial karena mereka selalu akan dekat dengan kami meski kami kalah dari klub di klasemen terbawah. Saya yakin mereka akan jadi pemain ke-12 buat kami,” tambah mantan pelatih Primavera Inter ini.

Selain itu, Stramaccioni jelas harus memberikan perhatian khusus pada sejumlah pilar vital Rossoneri seperti Mario Balotelli, M’Baye Niang dan Kevin-Prince Boateng. Ketiganya bisa menimbulkan masalah jika tak diawasi dengan hati-hati.

“Balotelli pemain tangguh, tapi banyak pemain juara di Milan. M’Baye Niang pemain muda yang sangat berbakat, sementara Kevin-Prince Boateng sanggup menjadi penentu. Kami punya pengalaman lebih, tapi apapun yang akan terjadi, kedua kubu akan tetap bertarung demi spot Champions League,” tuntas Stramaccioni.

Guarin: Milan Tak Membuat Saya Takut

LGI – Pertengahan pekan lalu, AC Milan tampil baik dan berhasil mengalahkan tim kuat asal Spanyol, Barcelona pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Meski demikian, hal tersebut tak membuat gelandang Internazionale, Freddy Guarin sedikitpun takut saat timnya menjalani laga Derby della Madonnina, Senin (25/2) dinihari WIB.

Derby kali ini diprediksi akan berlangsung ketat, karena baik Inter maupun Milan sama-sama mengincar posisi tiga, yang merupakan spot terakhir untuk bermain di Liga Champions musim depan. Rossoneri sendiri kini berada di peringkat tiga, unggul selisih gol dari Lazio di posisi empat. Sedangkan Nerazzurri menempati urutan kelima.

Guarin yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat Inter menang 3-0 di markas Cluj pada ajang Liga Eropa kemarin menegaskan bahwa Ia dan timnya tak takut menghadapi skuad Milan. Pemain asal Kolombia tersebut akan bertekad untuk membantu Nerazzurri memenangi laga Derby kali ini.

“Milan tak membuat saya takut. Saya akan berjuang keras untuk mengalahkan Milan, tapi tak penting siapa yang akan mencetak gol. Saya ingin membantu tim dengan menampilkan 100 persen dari talenta dan kekuatan fisik saya,” ujar Guarin, seperti dilansir Goal, Minggu (24/2).

“Mereka tampil hebat saat berhadapan dengan tim terbaik di dunia, tapi kami adalah Inter. Dan, perlu diingat bahwa derby berbeda dengan Liga Champions,” lanjut mantan pemain Porto ini.

Guarin juga menyebut kalau saat ini Milan diisi oleh pemain-pemain yang mampu menghadirkan perbedaan di tim. Namun, kemudian pemain berusia 26 tahun itu segera menegaskan kalau ia tak akan memberi perhatian khusus kepada siapapun, karena menurutnya, yang perlu diwaspadai adalah Rossoneri sebagai tim.

“Milan memiliki sejumlah pemain yang bisa membuat perbedaan, tapi yang saya pedulikan adalah mereka sebagai tim, bukan individual. Tujuan utama kami adalah lolos ke Liga Champions (musim depan), dan saya sangat yakin kami bisa melakukannya,” pungkas Guarin.

Ultras Inter Larang Hinaan Berbau Rasis pada Balotelli

Sabtu, 23 Februari 2013


LGI - Ultras Internazionale merilis pernyataan, poster dan selembaran untuk menyampaikan kepada anggota mereka agar tidak menghina Mario Balotelli dengan hal yang berbau rasial selama pertandingan Derby della Madonnina pada Senin (25/2/2013) dini hari WIB.

Pada pertemuan antara Inter kontra Milan diyakini bakal ada tensi tinggi, dan kemungkinan besar Inter bisa terkena sanksi jika fans mereka tidak bisa mengendalikan diri untuk meneriakkan hinaan berbau rasial kepada Balotelli, yang notabenenya pernah berkostum Nerazzurri.

Balotelli memang menjadi daya tarik tersendiri dalam Derby della Madonnina kali ini, dan organisasi ultras Curva Nord diharapkan bisa mengendalikan anggotanya untuk memastikan segalanya berjalan lancar.

“Semua orang akan duduk di sana mengharapkan perilaku premanisme kami," kata sebuah pernyataan dari Curva Nord, seperti dilansir Football-Italia, Sabtu (23/2/2013).

"Kami tidak akan memberikan apa yang orang-orang itu tunggu dari kami pada setiap kesempatan untuk membuka mulut mereka. Mereka (Milan), maupun Presiden mereka sendiri akan mendapatkan publisitas yang baik setelah mereka meninggalkan pertandingan,” jelasnya.

"Tak ada masalah dengan mengejek dia (Balotelli), bersiul dan merasa bebas untuk mengekspresikan perbedaan pendapat Anda, tapi hindari suara monyet dan ekspresi yang mereferensikan warna kulitnya," tegas pernyataan tersebut.

Ultras Inter juga mengatakan akan ada poster dan selebaran yang bakal dibagikan di pintu masuk Stadion San Siro pada hari Minggu, demi mengantisipasi fans untuk melakukan tindakan rasial kepada para pemain yang dianggap menjadi target.

"Kami harus menghindari menciptakan sebuah situasi di mana kami mendapatkan cap buruk pekan ini. Setiap ultras yang kedapatan dihukum karena Mario Balotelli adalah pelaku kejahatan dan seperti meludahi dirinya sendiri di wajah. Kami mengandalkan kedewasaan Anda," tutup pernyataan itu. 


Source: okezone

Benassi: Gol Perdana Saya Untuk Keluarga, Pacar, Dan Inter


LGI – Kemenangan FC Internazionale 3-0 atas CFR Cluj di Europa League tak lepas dari andil salah satu pemain Mudanya. Satu gol Nerazzurri dicetak oleh Marco Benassi pada babak kedua, dan memastikan mereka lolos ke babak 16 besar dengan unggul agregat 5-0.

Benassi mengatakan dirinya sangat bahagia bisa mencetak gol perdananya bersama Inter. Pemain berusia 18 tahun itu menceploskan gol  melalui sontekan setelah menerima umpan manis dari Antonio Cassano, dan golnya tersebut ia persembahkan untuk keluarga, dan pacarnya, serta bagi seluruh skuad Nerazzurri.

"Ketika Cassano menguasai bola, Anda tahu dia akan melihat Anda." Kata Benassi.  "Saya senang mengenai gol saya, dan saya ingin mendedikasikan ini kepada keluarga saya, dan pacar saya, bagi saya dan seluruh tim. Saya sangat bahagia,"

Selain itu, Benassi menilai bahwa kemenangan Inter atas Cluj di Liga Eropa sangat penting untuk menambah kepercayaan diri tim jelang laga Derby Milan akhir pekan ini, setelah menelan kekalahan telak di Serie A dari Fiorentina.

"Itu penting untuk kembali ke jalur kemenangan setelah performa yang buruk di Florence, dan sekarang kami bisa fokus pada derby. Kami percaya pada kemampuan kami, dan Kami akan pergi ke sana bersama-sama, dan telah lebih kuat. Saya bahagia sudah berada di skuad ini." Tandas Benassi.

Ranocchia Terancam Absen Di Derby Milan

Jumat, 22 Februari 2013


LGI – Bek FC Internazionale, Andrea Ranocchia dikabarkan bakal absen dalam Derby della Madonnina pada akhir pekan mendatang, setelah mengalami cedera ketika melawan CFR Cluj di Liga Europa, Jumat (22/02) dinihari WIB.

Ranocchia mengalami cedera akibat salah tumpuan, saat berduel udara dengan salah satu pemain CFR Cluj di babak kedua. Kemudian, mantan pemain Genoa tersebut langsung ditarik keluar lapangan guna diperiksa tim medis di ruang ganti.

Pelatih La Beneamata, Andrea Stramaccioni juga menyesali terjadinya hal itu, ia berharap sang pemain tidak mengalami cedera parah agar bisa melakoni laga derby melawan AC Milan nanti.

"Saya senang Inter bermain dengan baik di laga ini, namun kami mengalami sedikit ketidak-beruntungan dengan cederanya Ranocchia. Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi, karena kami sangat membutuhkan tenaganya." ujar Stramaccioni seperti dilansir football-italia.

Pada pertandingan Derby della Madonnina nanti, Inter sudah dipusingkan oleh beberapa pemain yang akan absen seperti Walter Samuel, Diego Milito, Gabi Mudingayi, Joel Chukmuwa Obi dan Luca Castellazzi yang mengalami cedera. Sedangkan full-back Timnas Uruguay, Alvaro Pereira harus absen karena akumulasi kartu.

Stramaccioni: Inter Siap Hadapi Tottenham

LGI - Setelah menghantam Cluj, FC Internazionale akan bertemu Tottenham Hotspur di babak 16 besar Liga Europa. Pelatih Nerazzurri Andrea Stramaccioni mengatakan bahwa timnya sudah siap bertarung menghadapi wakil asal Inggris tersebut.

Kemenangan 3-0 di markas Cluj, Jumat (22/2) dinihari WIB, memastikan Inter lolos dari 32 besar dengan agregat telak 5-0 atas wakil Rumania tersebut. Stramaccioni sangat puas dengan performa timnya, dan menilai hasil ini sebagai hasil yang positif.

"Kemenangan ini merupakan sinyal penting dan saya yakin akan memberi efek positif bagi kami," kata Stramaccioni seperti dikutip Football Italia.

Leg pertama 16 besar melawan Spurs akan digelar di Stadion White Hart Lane pada 8 Maret, sedangkan leg penentuan di Giuseppe Meazza dimainkan 15 Maret mendatang. Stramaccioni sendiri mengakui bahwa tim asal Inggris itu merupakan tim yang kuat, namun ia menyatakan siap bertarung di Liga Eropa menghadapi tim manapun.

"Tottenham tim hebat dengan pemain-pemain level internasional, tapi kami adalah Inter. Kami siap bertarung di Eropa," tegas Strama.

Inter boleh terlebih dahulu melupakan Tottenham. Pasalnya, AC Milan sudah menunggu di Laga derby Milan akhir pekan nanti. Stramaccioni mengatakan bahwa skuadnya siap bertarung melawan rival sekotanya tersebut.

"Ini derby, dan laga dimulai dengan skor 0-0. Kami paham betapa Rossoneri sedang on form saat ini, tapi kami bukan tim yang mau menyerah begitu saja," pungkas Stramaccioni.

Bungkam Cluj, Inter Hadapi Spurs Di Babak 16 Besar

LGI - FC Internazionale lolos dari babak 32 besar Liga Europa setelah membungkam CFR Cluj dengan skor 3-0 di leg kedua, Jum’at (22/2/2013) dinihari WIB. Sebelumnya pada leg pertama di Giuseppe Meazza, Nerazzurri menang 2-0 atas wakil Rumania itu, dan di babak 16 besar, skuad asuhan Andrea Stramaccioni ini akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur.

Dua gol Fredy Guarin dan gol perdana pemain muda Marco Benassi untuk Inter di Stadionul Dr Constantin Radulescu, memastikan skuad Inter menyingkirkan 10 pemain Cluj dengan agregat telak lima gol tanpa balas. Di babak berikutnya, La Beneamata sudah ditunggu Spurs.

Inter diperkirakan bakal bermain aman melawan Cluj. Pasalnya, akhir pekan nanti, mereka akan melakoni derby Milan kontra AC Milan di Serie A. Terlebih, Nerazzurri juga sudah mengantongi keunggulan agregat sementara dua gol.

Di atas kertas, skuad Inter lebih mumpuni. Cluj sendiri nothing to lose, tapi mereka dihadapkan pada tugas teramat berat meski bermain di hadapan para pendukungnya. Mencetak tiga gol ke gawang La Beneamata tanpa kebobolan bukanlah perkara mudah bagi mereka.

Hal itu terbukti di atas lapangan dan benar-benar mimpi buruk bagi Cluj. Setelah kehilangan Gabriel Muresan pada menit 9 akibat cedera, Cluj kecolongan pada menit 22 oleh serangan balik Inter yang berawal dari gerakan manis Ricky Alvarez, akselerasi Rodrigo Palacio, dan ditutup dengan finishing Guarin.

Guarin bahkan mampu menambah skor bagi keunggulan Inter di menit 2 injury time babak pertama. Pemain asal Kolombia itu memanfaatkan blunder kiper Mario Felgueiras, dan umpan pendek dari Alvarez. Game over untuk tuan rumah.

Posisi aman, Stramaccioni lalu menarik keluar Palacio, Alvarez serta Guarin di babak kedua, dan memasukan pemain muda seperti Benassi, Passa dan Mbaye. Sedangkan Antonio Cassano tetap di barisan depan.

Sama seperti babak pertama, Cluj pun lebih mendominasi permainan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, setidaknya 4 shot on target mereka mentah di tangan Samir Handanovic dan satu digagalkan oleh tiang gawang.

Keadaan yang buruk menjadi bertambah buruk bagi Cluj pada menit 80 ketika Camora dikartu merah langsung oleh wasit Pawel Gil akibat professional foul terhadap Benassi, yang sedang berlari menuju kotak penalti setelah menerima operan terobosan Cassano.

Dua menit jelang waktu normal berakhir, Benassi menambah penderitaan Cluj dengan golnya memanfaatkan assist Cassano dan memastikan Inter menang 3-0. Nerazzurri pun melenggang dengan agregat 5-0 dan akan melawan Tottenham yang menyingkirkan Lyon dengan agregat 3-2.

Susunan pemain Cluj: Felgueiras; Rada (Kapetanos 36' - kuning 38'), Piccolo, Cadu (kuning 84'); Camora (merah 80'), Sepsi, Godemeche, Ivo Pinto; Muresan (Hora 10'); Rui Pedro (Valente 71'), Maah.

Susunan pemain Inter: Handanovic, Zanetti, Rannochia, Juan, Pereira; Guarin (Mbaye 66'), Cambiasso, Kovacic (kuning 15'), Alvarez (Pasa 54'); Cassano, Palacio (Benassi 45').

STATISTIK CLUJ VS INTER

Cluj - Inter

Shots: 19 - 7
Shots on goal: 4 - 4
Penguasaan bola: 52% - 48%
Pelanggaran: 17 - 13
Corner: 2 - 1
Offside: 1 - 3
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 1 - 0.

Rating
Fredy Guarin - 8,2
Alvaro Pereira - 8,2
Juan Jesus - 7,8
Antonio Cassano - 7,8
Samir Handanovic - 7,7

Total Shots
Ioran Hora - 4
Laszlo Sepsi - 3
Emanuel Robert Maah - 3
Pantelis Kapetanos - 2
marco Benassi - 2

Tackles
Laszlo Sepsi - 7
Alvaro Pereira - 4
Rui Pedro - 4
Javier Zanetti - 3
Mateo Kovacic - 3

Dribbles
Antonio Cassano - 2
Ioran Hora - 2
Alvaro Pereira - 2
Ricardo Alvarez - 2
Emanuel Robert Maah - 1

Stramaccioni Bantah Rumor Pemecatan

Kamis, 21 Februari 2013

LGI – Pelatih Internazionale Andrea Stramaccioni, semakin tertekan ketika timnya mengalami kekalahan 1-4 dari Fiorentina pada laga Serie A akhir pekan kemarin. Namun, Strama yakin posisinya di Nerazzurri masih aman.

Berbicara dalam konferensi pers menjelang leg kedua 32 besar Europa League melawan CFR Cluj, Stramaccioni mengakui bahwa tekanan semakin besar dating menghampirinya. Meski demikian, pelatih berusia 36 tahun ini sudah menyadari bahwa tekanan di Inter telah ia rasakan sejak awal menangani La Beneamata.

“Hal yang bagus sekaligus buruk menjadi pelatih Inter adalah tekanan sudah menghampiri saya sejak hari pertama,” kata Stramaccioni seperti dikutip Football Italia.

“Kini tekanan itu semakin besar seiring dengan kekalahan 1-4 pada Minggu kemarin. Hal yang normal kami dibanjiri kritikan selepas laga tersebut,” lanjutnya.

Masalahnya adalah Inter akan melakoni laga derby melawan AC Milan pada Senin dinihari WIB lusa tanpa Diego Milito. Untung saja, Nerazzurri mengantongi keunggulan 2-0 saat menghadapi Cluj di di leg pertama sehingga Strama bisa melakukan rotasi untuk menghindarkan pemainnya dari kelelahan seperti sewaktu di Firenze lalu.

“Tapi kami akan membuktikan bahwa kami akan bermain bagus, baik pada esok hari (melawan Cluj) maupun pada derby kelak. Hanya saja jangan lupakan bahwa kami sedang membangun tim baru dan ini baru tahun pertama dari proses tersebut,” tandas Stramaccioni.

Zanetti: Mourinho Akan Selalu Jadi Bagian Inter

Rabu, 20 Februari 2013

LGI - Kenangan indah yang dirasakan oleh Nerazzurri bersama Jose Mourinho masih tersimpan dalam ingatan sang kapten, Javier Zanetti. Pemain asal Argentina ini juga mengatakan bahwa Mourinho akan selalu menjadi bagian dari keluarga Inter.

Seperti diketahui, Mourinho berhasil mempersembahkan Treble winner (Serie A, Coppa Italia, Champions League) pada tahun 2010 lalu kepada Javier Zanetti dan skuad Inter. Itu merupakan momen besar bagi La Beneamata.

Zanetti juga memberikan komentarnya tentang sosok Mourinho. Menurut pemain berusia 39 tahun itu, pelatih asal Portugal tersebut memang pantas dijuluki The Special One, karena memang hanya dia sosok yang spesial.

“Dia hebat? Mengapa dia (Mourinho) istimewa? Simpel saja, dia seorang pelatih yang selalu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, mempelajari permainan seperti pelatih lain dan selalu ingin menang,” Kata Zanetti seperti, dikutip dari Tribalfootball.

“Sebelum final di Madrid dia mengatakan kepada kami, bahwa kami sudah berjalan sejauh ini dan kami hanya perlu menulis satu baris lagi untuk menyelesaikan cerita besar bagi Inter. Dia akan selalu menjadi bagian dari keluarga Inter,” tandas Zanetti.

Kalaupun Masih Muda, Zanetti Enggan Pindah Ke Milan

LGI - Melihat Mario Balotelli yang bergabung ke AC Milan, setelah sempat bersama-sama memperkuat FC Internazionale, membuat Javier Zanetti angkat bicara. Bagi kapten Nerazzurri ini, dirinya tak sedikit pun ingin mengikuti jejak Balotelli, meskipun usianya lebih muda.

Balotelli memutuskan berkostum Milan setelah diboyong dari Manchester City pada bursa transfer musim dingin Januari lalu. Zanetti melihat, kemungkinan seperti itu tidak akan terjadi dalam karier sepakbolanya dan hal ini tak terlintas di pikiran pemain Argentina itu sedikitpun.

"Kami mengalami periode yang sangat intens bersama di Inter dengan Mario," kata Zanetti, seperti dilansir Football-Italia, Rabu (20/2/2013). "Sekarang dia (Balotelli) di sisi lain,” sambungnya.

“Saya di Milan? Pikiran itu tidak pernah terlintas dalam benak saya, dan itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi dalam karier saya," ujar pemain yang dijuluki El Tractor ini.

Nerazzurri akan menghadapi rival sekotanya, AC Milan pada 25 Februari 2013 dalam duel bertajuk Derby della Madonnina. Kapten Inter, Javier Zanetti berbicara mengenai bagaimana timnya harus mewaspadai duet Mario Balotelli dan Stephan El Shaarawy di kubu Rossoneri.

"Pada hari Minggu saya akan senang untuk menyapa dia, dan kemudian sekali bola pertama telah ditendang, maka kami akan menjadi lawan,” tutur pemain berusia 39 tahun ini.

"Siapakah yang paling saya khawatir derby nanti di antara Balotelli dan Stephan El Shaarawy? Mereka berdua pemain yang fantastis, tapi yang penting adalah bahwa Inter berada pada performa terbaiknya,” tuntas Zanetti.

Zanetti: Inter Harus Segera Bangkit

Senin, 18 Februari 2013

LGI – Kekalahan telak yang dirasakan Internazionale Milan saat bertandang ke markas Fiorentina, dini hari tadi tentu mengecewakan punggawa Andrea Stramaccioni. Begitupun bagi sang kapten, Javier Zanetti. Bek asal Argentina ini sangat kecewa dengan hasil minor ini.

Meski mengalami kekalahan 1-4 dari La Viola, tak lantas membuat Zanetti larut dalam kekecewaan. Justru, Il Tractor menginstruksikan kepada rekan-rekannya untuk bangkit dari kekalahan ini dan harus siap menghadapi partandingan selanjutnya.

Dua laga berikut yang akan dihadapi Inter terbilang cukup berat. Pasalnya, mereka akan bertandang ke markas Cluj di ajang UEFA Europa League, dan menghadapi rival sekota mereka, AC Milan di Serie A. Dalam dua pertandingan ini, pemain yang telah membela Nerrazurri sejak 1995 ini berharap dapat dijadikan momen untuk bangkit dari keterpurukan dan memberikan penampilan yang lebih baik.

“Terasa sangat pahit dengan kekalahan ini. Kami tidak mampu berbuat apa-apa dan sangat menderita,” Kata Zanetti seperti dikutip dari situs resmi Inter, Senin (18/2/2013).

“Kami sekarang memiliki dua pilihan, yaitu menyerah, yang merupakan sesuatu yang kita tidak terbiasa melakukannya, atau segera mulai lagi bangkit pada hari Kamis saat bertanding di Liga Europa dan kemudian dalam derby Milan.” Lanjutnya.

“Kami juga harus tetap menjaga asa untuk dapat tampil di Champions League, karena itu penting bagi klub,” tegas sang kapten.

Selain itu, Zanetti juga mengucapkan terima kasih untuk para Interisti (fans Inter)  yang selalu setia mendukung Nerazzurri sekalipun dalam keadaan yang kurang maksimal. Hal itu dirasa pemain berusia 39 tahun itu sebagai dukungan yang tidak bisa digantikan oleh apapun.

“Saya akan selalu berterima kasih kepada fans Inter, yang selalu ada untuk kami. Mohon maaf kami tidak mampu mengubah performa tim lebih baik. Saya bisa membayangkan betapa sedihnya mereka. Tapi kami sudah melalui banyak masa sulit dan akan selalu bergerak maju lagi. saya tahu mereka (Interisti) selalu ada di sana untuk kami,” tandas Zanetti.

Stramaccioni: Inter Kalah Karena Kelelahan

LGI – Internazionale tak mampu meraih poin penuh saat bertandang ke kandang Fiorentina. Nerazzurri harus menyerah 1-4 dari Fiorentina pada laga Serie A Pekan ke-25, Senin (18/2) WIB. Pelatih Andrea Stramaccioni menilai bahwa penyebab kekalahan timnya karena efek kelelahan setelah berlaga di Liga Eropa.

Inter tumbang di Artemio Franchi oleh dua gol Adem Ljajic serta Stevan Jovetic, dan hanya sanggup membalas satu gol melalui Antonio Cassano. Sebuah antiklimaks bagi Nerazzurri, pasalnya mereka bermain gemilang saat memukul CFR Cluj di Liga Europa beberapa hari lalu, tapi tampil buruk dan berada di bawah performa terbaiknya di markas La Viola.

"Kami memainkan dua pertandingan dengan komposisi pemain yang nyaris sama, tapi saya tak pernah membayangkan akan seperti ini jadinya," kata Strama seperti dikutip Football Italia.

"Saya melihat Inter sangat kelelahan. Saya tahu faktor kelelahan akan cukup berpengaruh, tapi tidak sampai separah ini," imbuhnya.

Menurut Strama, dia sudah salah dalam membaca situasi dan kondisi pasukannya. Hasilnya, Inter pun seolah kebingungan sejak menit awal dan kesulitan mengimbangi permainan taktis dari Fiorentina.

Inter Tak Berdaya Di Kandang Fiorentina

LGI – Internazionale tampil buruk dan jauh di bawah performa terbaiknya saat bertandang ke markas Fiorentina di giornata 25 Serie A. Skuad Nerazzurri tak berdaya setelah dikalahkan tuan rumah Yang tampil dominan dan menguasai jalannya pertandingan di Artemio Franchi, Senin (18/2) dinihari WIB dengan skor 1-4.

La Viola yang dimotori oleh Stevan Jovetic yang bermain luar biasa dengan dua gol dan assist membuat Inter tak berdaya dan mampu meraup poin penuh lewat dua gol dari duet striker Adem Ljajic (13', 65') dan Jovetic (33', 55'). Nerazzurri hanya bisa membalas satu melalui Antonio Cassano tiga menit jelang bubaran.

Dengan kekalahan ini, Inter pun harus puas menempati peringkat lima klasemen sementara dengan poin 43, sedangkan Fiorentina setingkat di bawahnya dengan 42 angka.

Nerazzurri sebenarnya lebih difavoritkan. Selain tak terkalahkan oleh Fiorentina dalam 15 pertemuan terakhir, Inter juga baru menampilkan permainan menawan kala menekuk CFR Cluj 2-0 di Liga Europa.

Rodrigo Palacio, yang memborong semua gol ke gawang Cluj, tak berdaya menembus pertahanan skuad Vincenzo Montella meski didukung Cassano, Fredy Guarin, dan Mateo Kovacic. Palacio dan Kovacic, yang sama-sama bermain gemilang di Liga Europa, bahkan diganti oleh Stramaccioni sebelum pertandingan berakhir.

Semua tak lepas dari keberhasilan lini tengah Fiorentina mendominasi para gelandang Inter.  Alberto Aquilani, Borja Valero, dan Pizarro tak sanggup diimbangi oleh Cambiasso, Kuzmanovic serta Kovacic.

Aquilani bahkan merancang asisst untuk gol kedua dan ketiga Fiorentina oleh Jovetic, sedangkan Valero menyumbang assist untuk gol penutup Ljajic.

Gol Cassano pada menit 87 sifatnya hanya hiburan untuk Inter. Tak cukup waktu bagi mereka untuk bangkit. Skor akhir 4-1 untuk kemenangan Fiorentina dipastikan begitu wasit Nicola Rizzoli meniup peluit panjang.

Dari sekian nama di kubu Fiorentina, Jovetic lah yang paling mengundang pujian. Striker Montenegro itu berhasil keluar dari periode negatif, mencetak hanya satu gol sejak permulaan tahun 2013, dan menjadi mimpi buruk bagi Nerazzurri. Jovetic juga menorehkan gol liganya yang ke-10 dan 11 musim ini.

Susunan pemain Fiorentina: Viviano; Tomovic,Gonzalo, Savic (kuning 71'); Cuadrado (Llama 83'), Aquilani, Pizarro (kuning 37') (Sissoko 69'), Borja Valero, Pasqual (kuning 27'); Ljajic, Jovetic (El Hamdaoui 73').

Susunan pemain Inter: Handanovic; Zanetti, Ranocchia (kuning 47'), Juan Jesus (kuning 55'), Nagatomo; Kuzmanovic, Cambiasso, Kovacic (Alvarez 45'); Guarin (kuning 55') (Pereira 58'); Cassano, Palacio (Schelotto 76').

STATISTIK
Fiorentina - Inter

Shots: 23 - 7
Shots on goal: 11 - 1
Penguasaan bola: 63% - 37%
Pelanggaran: 11 - 16
Corner: 6 - 3
Offside: 2 - 0
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 0 - 0.

Rating
Stevan Jovetic - 10
Adem Ljajic - 9,9
Alberto Aquilani - 8,5
David Pizarro - 8,1
Antonio Cassano - 7,9

Total Shots
Adem Ljajic - 6
Alberto Aquilani - 5
Stevan Jovetic - 4
Juan Cuadrado - 3
Borja Valero - 3

Tackles
Andrea Ranocchia - 5
Fredy Guarin - 4
David Pizarro - 4
Mateo Kovacic - 3
Rodrigo Palacio - 3

Dribbles
Antonio Cassano - 4
David Pizarro - 3
Adem Ljajic - 3
Ricardo Alvarez - 3
Andrea Ranocchia - 2

Cetak Dua Gol, Palacio Bantu Inter Kalahkan Cluj

Jumat, 15 Februari 2013

LGI - FC Internazionale tampil sangat Apik dan berhasil meraih kemenangan saat menjamu Cluj di leg pertama babak 32 besar Liga Europa, di Giuseppe Meazza pada Jum’at (15/2/2013) WIB. Dua gol Nerazzurri di cetak oleh penyerang andalan mereka, Rodrigo Palacio.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, Inter secara umum lebih dominan dalam penguasaan bola dan mengreasikan peluang. Palacio mampu memaksimalkan kesempatan yang dimilikinya, dan mencetak satu gol di masing-masing babak.

Hasil 2-0 ini melebarkan peluang Inter lolos ke babak 16 besar Liga Europa. Di laga kedua yang akan digelar di kandang Cluj 21 pekan mendatang, skuad Andrea Stramaccioni hanya butuh hasil imbang atau tidak kalah dari satu gol untuk tetap bisa melangkah ke fase selanjutnya.

Jalannya Pertandingan


Cluj kebih dulu mengancam saat tendangan voli Robert Maah menyambar bola buangan Andrea Ranocchia masih melebar. Masih di awal laga, Inter sudah dapat kabar buruk lain menyusul cedera yang dialami Diego Milito. Striker asal Argentina itu pun harus meninggalkan lapangan sambil ditandu dan langsung digantikan Palacio di menit 10.

Antonio Cassano dan Esteban Cambiasso melakukan kerjasama rapi untuk membuka ruang buat Palacio. Namun umpan yang dilepaskan Cambiasso gagal menemui Palacio, maka terbuanglah peluang tersebut.

Memasuki menit 20 Inter membuka keunggulan. Bermula dari sukses Fredy Guari merebut bola dari Lazslo Sepsi, dia kemudian melepaskan umpan terobosan pada Palacio. Sukses melewati tekel yang dilakukan seorang pemain Cluj, Palacio dengan tenang mencploslkan bola ke dalam gawang

Cluj nyaris samakan kedudukan tak lama berselang saat Sepsi berhasil mengirim bola ke muka gawang Inter. Namun Gabriel Muresan gagal membelokkan si kulit bundar untuk bisa menyamakan kedudukan.

Di babak kedua, sebuah tendangan melengkung Cassano nyaris menambah keunggulan Inter. Cluj bukannya tidak mencoba membalas karena Lonut Rada sempat memaksa Handanovic jatuh bangun mengamankan gawangnya

Inter akhirnya bisa menyudahi pertandingan dengan kemenangan 2-0. Itu terjadi setelah Palacio mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut usai memantaatkan umpan yang lepas Kovacic.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan La Beneamata

Susunan Pemain
Internazionale: Handanovic; Nagatomo, Silvestre, Ranocchia, Pereira; Cambiasso, Kovacic (Jonathan 88), Gargano; Guarin; Milito (Palacio 10), Cassano (Alvarez 74)
Cadangan: Belec, Zanetti, Benassi, Juan Jesus

Cluj: Felgueiras; Ivo Pinto, Piccolo, Cadu, Camora; Muresan, Godemeche (Maftei 39), Rada, Sepsi; Maah (Hora 79), Rui Pedro (Bjelanovic 84)
Cadangan: Stancioiu, Valente, Maftei, Celestino, Paun-Alexandru

Wasit: Michael Koukoulakis (GRE).
Kartu Kuning: 32' Pereira, 67' Maah, 70’ Silvestre, 81’ Muresan, 89’ Bjelanovic.

Mourinho: Balotelli ke Milan Biasa Saja, Kalau Zanetti Baru Tragedi

LGI - Jose Mourinho tak mau ketinggalan mengomentari kepindahan Mario Balotelli ke AC Milan. The Special One menyatakan bahwa bakal menjadi tragedi jika Javier Zanetti yang berseragam Rossoneri.

Balotelli yang merupakan bekas pemain Nerazzurri, memilih hijrah ke Milan dari Manchester City pada bursa transfer bulan Januari.

Interisti lantas mereaksi keputusan Balotelli itu dengan menyanyikan chant bernada rasial yang ditujukan pada pesepakbola 22 tahun itu dalam laga melawan Chievo akhir pekan lalu.

Meski Massimo Moratti sudah meminta maaf, atas kejadian itu Inter tetap harus rela didenda sebesar 15.000 euro oleh otoritas Serie A.

Mourinho yang pernah bekerja sama dengan Balotelli semasa di Inter dari kurun waktu 2008 hingga 2010, menanggapi kepindahan Balotelli itu dengan biasa-biasa saja.

Apalagi, Balotelli pernah mengenakan seragam Milan saat masih tercatat sebagai pemain Inter pada tahun 2010 di salah satu acara di televisi.

"Saat masih memperkuat Inter dia sudah mengenakan seragam Milan. Karena itu dia akan gembira," jelas Mourinho kepada Sky Sports Italia.

"(Kalau) melihat Janier Zanetti dalam balutan seragam Milan benar-benar akan menjadi satu tragedi," tambahnya.

Simeone: Suatu Hari Nanti Saya Akan Menjadi Pelatih Inter

LGI - Internazionale dikabarkan sedang mendekati pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Bak gayung bersambut, Simeone pun mengaku sangat ingin menjadi pelatih kuad Nerazzurri di masa mendatang.

Sebelumnya, Inter berencana mengontrak Simeone untuk musim depan apabila Andrea Stramaccioni dianggap gagal. Simeone bahkan diklaim sudah mengadakan pembicaraan dengan presiden Inter, Massimo Moratti.

Simeone bukan sosok asing buat publik Giuseppe Meazza. Mantan pemain timnas Argentina itu pernah membela Inter selama dua tahun dari 1997-1999. Pria berusia 42 tahun tersebut juga sempat beberapa kali dihubungkan dengan La Beneramata setelah Jose Mourinho hengkang pada Mei 2010. Sejak saat itu, Nerazzurri sendiri sudah lima kali berganti pelatih.

"Cepat atau lambat, suatu hari nanti, saya akan menjadi pelatih Inter," ungkap Simeone kepada Sky Italia. "Saya meninggalkan begitu banyak kenangan indah sebagai pemain di Sevilla, Lazio dan juga Inter."

"Ini membuat saya percaya bahwa saya juga bisa menjadi pelatih di salah satu tim ini. Setelah itu, ini terjadi dengan Atletico Madrid. Aku bekerja dengan baik disini sebagai pemain dan sekarang aku juga harus begitu sebagai pelatih.

"Kita lihat bagaimana takdir berbicara, tapi kita akan bertemu lagi di Milan? Ya, tentu saja iya," tambah Simeone.

Reputasi Simeone tidak sembarangan meski baru sekitar tujuh tahun terjun ke dunia pelatihan. Usai membawa Estudiantes sebagai juara Liga Apertura 2006 dan River Plate menjuarai Liga Clausura 2008, Simeone meneruskan karier ke Eropa dengan bergabung dengan Atletico. Bersama klub Spanyol itu, Simeone meraih titel juara Liga Europa 2011/12 dan Piala Super Eropa 2012.

Di tangan Simeone pula, Los Colchoneros semakin mengilap di La Liga dengan menduduki peringkat kedua klasemen sementara di bawah Barcelona dan di atas Real Madrid.

Laga Spesial Bagi Pereira Saat Inter Menghadapi Cluj

Kamis, 14 Februari 2013

LGI - Bek sayap Internazionale, Alvaro Pereira, menyatakan bahwa pertandingan melawan CRF Cluj akan menjadi laga yang sangat spesial untuknya. Pasalnya, mantan pemain Porto tersebut pernah bemain membela Cluj pada musim 2008/09.

Internazionale akan menjamu CFR Cluj dalam laga leg 1 babak 32 besar Liga Europa 2012/13, Jumat (15/2) dini hari WIB, di Giuseppe Meazza. Untuk Alvaro Pereira ternyata pertemuan dengan wakil Rumania ini memiliki arti yang sangat penting, karena Cluj merupakan klub Eropa pertama yang ia bela, sebelum dirinya hijrah ke Porto pada awal musim 2009/10. Pemain berusia 27 tahun ini pun menyatakan memiliki kenangan yang indah bersama Cluj.

"Saya mengingat semuanya tentang pengalaman bermain di sana," kata Pereira kepada Football Italia.

"Cluj adalah klub pertama saya di Eropa. Saya memiliki banyak kenangan indah bersama mereka. Saya mempunyai banyak teman di Rumania, maka pertandingan melawan mereka akan menjadi laga yang sangat spesial untuk saya."

Kepindahan Balotelli Bukan Masalah Bagi Interisti

LGI - Mantan pelatih Internazionale, Jose Mourinho, menyatakan bahwa kembalinya Mario Balotelli bermain di Italia dan membela AC Milan bukan lah merupakan sebuah masalah besar untuk para pendukung Il Nerazzurri.

Mario Balotelli hengkang dari Manchester City ke AC Milan pada jendela transfer Januari 2013 dengan transfer senilai 20 juta Euro. Kedatangan Balotelli kembali ke Italia mendapat sambutan hangat dari seluruh insan sepak bola Italia, terutama para pendukung Il Rossonerri. Namun, hal itu tidak berlaku untuk para pendukung Internazionale, tim tempat Super Mario menimba ilmu sepak bola.

Jose Mourinho pun menyatakan bahwa kepindahan Balotelli ke Il Diavollo bukan lah masalah besar untuk para pendukung Inter.

"Ketika Balotelli masih bermain di Inter, ia sudah mulai mengenakan seragam AC Milan. Oleh karena itu, ia pasti bahagia karena akhirnya dapat bermain membela Il Rossonerri," kata Mourinho kepada Sky Sport Italia.

"Hal tidak akan menimbulkan masalah untuk kami, para Interisti. Keberadaan Mario di AC Milan tidak akan memberi efek apapun."

"Namun, apabila Javier Zanetti mengenakan seragam Milan, maka hal itu lah yang dapat disebut sebagai bencana."

Jose Mourinho pernah mengasuh Mario Balotelli ketika keduanya berada di Internazionale pada musim 2008/09 dan 2009/10. Keduanya pun hijrah dari Giuseppe Meazza pada awal musim 2011/12, di mana Balotelli dijual ke Manchester City dan Mou hengkang ke Real Madrid. (bolanews)

Inter Siapkan Tawaran untuk Pedro Obiang

LGI - Internazionale dilaporkan telah menyiapkan dana senilai tujuh juta Euro untuk memboyong gelandang muda Sampdoria, Pedro Obiang, pada jendela transfer musim panas mendatang.

Internazionale telah lama dikaitkan dengan bintang muda Sampdoria, Mario Icardi, sejak akhir Desember 2012. Kubu Il Nerazzurri pun telah melakukan pendekatan kepada pihak Il Samp untuk memboyong pemain berusia 19 tahun itu ke Giuseppe Meazza. Namun, ternyata Nerazzurri tidak hanya ingin memboyong Icardi dari Sampdoria.

Seperti yang dilaporkan Forza Italian Football, Inter dikabarkan juga tengah mempersiapkan penawaran senilai tujuh juta Euro kepada Il Samp untuk memboyong gelandang Pedro Obiang dari Luigi Ferraris pada jendela transfer musim panas 2013. Negosiasi yang tengah dilakukan Internazionale dan Sampdoria diyakini akan sekaligus membahas masa depan Icardi dan Obiang pada musim depan.

Pada musim 2012/13, Obiang telah bermain di 20 pertandingan dengan mencetak satu gol dan empat assist.

Zanetti Cetak Rekor Saat Inter Menang

Senin, 11 Februari 2013

LGI – Kapten FC Internazionale, Javier Zanetti mencatatkan rekor pribadi saat membantu Nerazzurri mengalahkan Chievo Verona, dan ia mengaku puas menandai pencapaiannya ini dengan kemenangan.

Pemain asal Argentina tersebut memainkan pertandingannya yang ke-596 pada laga di Giuseppe Meazza, Senin (11/2) WIB, dan memberikan tiga poin penuh bagi La Beneamata.

Dengan pencapaian itu, Zanetti kini menyamai Gianluca Pagliuca di posisi kedua penampilan terbanyak sepanjang masa di Serie A. Ia cuma tertinggal dari legenda AC Milan, Paolo Maldini yang sudah mencatat 647 penampilan di Serie A sebelum gantung sepatu dua musim lalu.

Tentu saja, dengan pencapaiannya ini membuat El Tractore – julukan Zanetti sangat bahagia. "Rekor menjadi lebih baik jika disertai kemenangan, seperti hari ini. Kami semua tampil bagus dan kami sangat bahagia." Tutur Zanetti di Inter Channel.

Cinta Inter, Milito Tegaskan Ingin Bertahan

LGI - Setelah hampir satu bulan lamanya tidak memperkuat FC Internazionale, Diego Milito mampu tampil Apik saat Nerazzurri menghantam Chievo Verona di Serie A Giornata 24, Senin (11/2/2013) dinihari WIB.

Bomber asal Argentina tersebut mengaku sangat senang mampu menjadi salah satu pencetak gol dari total tiga gol yang berhasil dicetak skuad asuhan Andrea Stramaccioni ini.

Milito ini juga menegaskan ingin bertahan di Inter hingga masa kontraknya habis. Ia sendiri memiliki kontrak di Inter hingga tahun 2014. Penyerang berusia 33 tahun ini ingin bertahan bersama timnya hingga waktu tersebut habis. Ini sebagai bukti kecintaannya kepada klub yang telah membesarkan namanya tersebut.

“Saya cinta Inter, dan saya bahagia bermain di sini dan saya ingin bertahan sampai kontrak saya habis pada 2014,” Kata Milito di situs resmi klub.

Ketika disinggung apakah ini menjadi sinyalemen bahwa dirinya ingin pihak klub memperpanjang kontraknya, Milito hanya menjawab, “Dalam sepakbola segala sesuatunya bisa saja terjadi. Semua keputusan sepenuhnya ada di pihak klub,” tambahnya.

Milito juga sangat senang dengan kemenangan yang diraih Inter atas Chievo. Ia mengatakan: “"Kami senang dengan kemenangan ini, dan saya senang bisa kembali. Saya bahagia malam ini. Kami harus mempertahankan ini,”

Stramaccioni Puas Inter Sudah Tampil Seperti Yang Diinginkannya

LGI – FC. Internazionale mengakhiri paceklik kemenangan dalam beberapa laga sebelumnya setelah mengalahkan Chievo Verona, Senin (11/2/2013) dinihari WIB. Keberhasilan ini tentu saja membuat sang pelatih Andrea Stramaccioni merasa puas bisa meraih poin penuh, dan ia menilai bahwa Nerazzurri sudah tampil seperti Inter yang semestinya.

Sebelum laga melawan Chievo di Serie A Giornata ke-24 ini, Inter cuma menang sekali di tujuh laga terakhirnya dan bahkan tak pernah menang di tiga laga terakhirnya termasuk kekalahan 1-3 dari Siena akhir pekan lalu.

Hasil tersebut membuat posisi Stramaccioni tertekan, dan Inter disalip oleh AC Milan di klasemen. Padahal tim rival sekota tersebut di awal musim justru terseok-seok, dan sempat berada di papan bawah. Maka pertandingan melawan Chievo, lawan yang selalu mereka kalahkan sejak tahun 2001, tiga poin wajib diraih, dan tekanan pasti ada di kubu La Beneamata.

Stadion Giuseppe Meazza langsung bergemuruh saat Gol cepat diraih Inter lewat Antonio Cassano pada menit kedua. Namun di menit 21, Chievo mampu menyamakan skor Luca Rigano. Lima menit kemudian, Andrea Ranocchia membuat Nerazzurri unggul lagi sebelum akhirnya dimantapkan oleh Diego Milito di menit ke-50.

Inter pun menang 3-1, dan posisinya kembali naik lagi ke urutan keempat dengan 43 poin, selisih satu angka dengan Lazio yang berada di peringkat ketiga alias batas terakhir zona Liga Champions. Hal ini merupakan sebuah hasil yang memuaskan Stramaccioni yang untuk pertama kalinya memakai formasi 4-3-3 setelah formasi 3-5-2 andalannya tak bekerja maksimal dalam beberapa partai terakhir.

"Di babak pertama kami tidak begitu fokus pada permainan bola mati yang mana harusnya kami lakukan dan Chievo mengejutkan kami dalam beberapa kesempatan," Kata Stramaccioni di Football Italia.

"Usai jeda kami lebih hati-hati, dan tidak memberikan ruang gerak untuk lawan kami. Saya pikir malam ini kami melihat tanda bahwa tim ini masih ada, dan sedang marah usai melewati periode sulit," lanjutnya.

"Performa positif, membangun serangan yang hebat di lini depan dan secara keseluruhan kami hanya sedikit membuat kesalahan di lini belakang. Tiga striker kami memberi energi lebih saat menyerang, tapi mereka juga bagus saat bertahan, karena mereka tahu tanpa kontribusi mereka, kami tidak bisa memakai formasi 4-3-3."

"Secara Keseluruhan kami bermain sebagai Inter malam ini. Kami selalu ingin menang dan hasil selain itu tidaklah bagus untuk kami. Semuanya mengikuti instruksi saya, dan Anda bisa lihat kami tampil hebat," tuntas Stramaccioni.

Inter Rebut Tiga Poin Setelah Menghantam Chievo 3-1

LGI – FC. Internazionale akhirnya bisa memetik tiga angka setelah meraih kemenangan saat menjamu Chievo Verona di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (11/2/2013) dinihari WIB. Nerazzurri menuntaskan pertandingan pekan ke-24 Serie A ini dengan skor 3-1.

Di babak pertama Inter unggul 2-1 atas Chievo. Gol Nerazzurri di cetak oleh gol Antonio Cassano dan Andrea Ranocchia. Sedangkan tim tamu memperkecil skor melalui Luca Rigoni. Nerazzurri berhasil mencetak satu gol tambahan di babak kedua setelah Diego Milito Menjobol gawang Chievo, Skor pun menjadi 3-1.

Dengann kemenangan dan raihan tiga poin ini membawa La Beneamata naik ke posisi keempat menggeser AC Milan dengan 43 poin, selisih satu angka dari Lazio di peringkat ketiga. Sementara Chievo tak beranjak dari posisi ke-11 dengan 28 poin.

Jalannya Pertandingan

Inter langsung unggul cepat ketika laga berjalan dua menit. Diawali sepak pjok, bola sundulan Ranocchia mengenai badan Juan Jes dan bola rebound hasil sepakan Cambiasso langsung dihajar Cassano ke tiang dekat untuk menjebol gawang Chievo.

Di menit 12 Chievo nyaris menyamakan kedudukan ketika Arcebi menyundul bola hasil free kick. Beruntung si bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Samir Handanovic.

Tim tamu tersebut, akhirnya bisa mencetak gol ke gawang Inter, ketika Rigoni yang berdiri bebas di tiang dekat menceploskan bola melalui sundulan hasil Crossing rekannya.

Skor 1-1 membuat Inter terus menekan. Di menit 24 Esteban Cambiasso dari jarak dekat melepaskan tembakan keras usai menerima umpan Cassano tapi Puggioni masih bisa menepisnya. Dari situ lahir sepak pojok yang berbuah gol kedua Inter melalui Ranocchia.

Cassano mengirimkan bola ke tiang jauh dan dari jarak 12 yard, Ranocchia menyundul bola dan melayang ke pojok atas gawang Puggioni. Inter pun memimpin 2-1 atas tim tamu.

Di menit 28 Walter Gargano punya kesempatan bikin gol tapi tembakannya masih bisa ditepis Puggioni. Mantan pemain Napoli tersebut  di menit 38 lewat free kick nyaris mencetak gol andaikan bola tak menghantam tiang gawang.

Lima menit setelah babak kedua di mulai, Inter memperbesar keunggulan jadi 3-1 melalui sepakan terukur dari Diego Milito yang meneruskan umpan pendek Cambiasso.

Semenit setelahnya Milito nyaris mencetak gol keduanya andaikan Puggioni tak menghadang dengan kaki bola hasil tembakan Milito dari jarak dekat. Inter kembali mendapat peluang Di menit 78, tembakan Rodrigo Palacio dari jarak dekat masih bisa dihadang Puggioni.

Tak ada lagi gol tercipta hingga akhir laga dan Inter pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1.

FT: INTER VS CHIEVO : 3-1
(2' Cassano, 21’ Rigoni, 26’ Ranocchia, 50' Milito)

Susunan Pemain
INTER (4-3-3):
Handanovic; Zanetti, Ranocchia, Juan Jesus, Nagatomo; Cambiasso, (75' Stankovic), Kuzmanovic (83’ Schelotto), Gargano; Palacio, Milito (65’ Alvarez), Cassano.

Chievo (5-3-2): Puggioni; Seymour (69' Luciano), Andreolli, Dainelli, Acerbi, Jokic; Cofie (64’ Spyropoulos), Rigoni, Hetemaj; Paloschi (76’ Pellissier), Thereau.

Cadangan Inter: Belec, Carrizo, Silvestre, Rocchi, Pereira, Jonathan.
Cadangan Chievo: Squizzi, Ujkani, Cesar, Sampirisi, Frey, Vacek, Farkas, Spyropoulos

Kartu Kuning: 17’ Riggoni, 28’ Rnocchia, 90’ (Stankovic)
Wasit: Marco Guida

Internazionale Bakal Punya Stadion Baru

Sabtu, 09 Februari 2013

LGI – Klub raksasa Serie A, FC Internazionale Milano mengumumkan bahwa mereka berencana membangun stadion baru di San Donato. Dengan demikian, maka Nerazzurri tak akan menyewa lagi stadion yang mereka gunakan sekarang ini, Giuseppe Meazza.

Inter selama ini berbagi tempat dengan rival sekota mereka, AC Milan yang juga memakai stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu tersebut. Memang hal ini sekaligus mengakhiri rumor yang beredar, di mana Nerazzurri akan hengkang dari Giuseppe Meazza.

Presiden Inter, Massimo Moratti merasa yakin membeli sebidang tanah di kabupaten San Donato, yang saat ini dikuasai oleh pemilik minyak dan gas raksasa Eni, sebagai tempat yang potensial di mana ada toko-toko dan restoran di sekitar stadion yang rencananya stadion akan berkapasitas 60 ribu lebih.

Anggota dewan olahraga San Donato, Matteo Sargenti mengatakan rencana ini dimulai pada tahap rancangan. Dan keduanya, klub dan penduduk setempat harus saling berkonsultasi terlebih dahulu sebelum pembangunan dimulai.

“Proyek Inter bukan hanya stadion, tapi juga proyek yang menyediakan layanan untuk kota kami. Kami menunggu keputusan akhir dari Inter, saat ini masih dalam tahap rencana. Selain itu, sebelum kami memutuskan tentang itu, Kami meminta pendapat dari penduduk setempat,” kata Sargenti, seperti dikutip dari Tuttosport, Sabtu (9/2/2013).

Kompleks olahraga ini diharapkan bakal siap setidaknya musim 2017/18, dengan total biaya pembangunan yang masih diusulkan dan belum diketahui.

Kuzmanovic Senang Ke Inter, Karena Ada Stankovic

Minggu, 03 Februari 2013

LGI - Gelandang baru FC Internazionale, Zdravko Kuzmanovic mengaku senang bisa bergabung dengan Nerazzurri. Pemain berusia 25 tahun tersebut juga bahagia bisa menjadi rekan satu tim Dejan Stankovic.

Kuzmanovic terbiasa dengan atmosfer sepak bola Italia karena ia pernah membela Fiorentina rentang musim 2006/07-2009/10. Kemudian setelah itu, ia hengkang ke klub Jerman, Stuttgart pada Agustus 2009.

"Saya sangat senang. Saya berterima kasih kepada Presiden Massimo Moratti, para Direktur, dan agen saya. Ini merupakan impian yang menjadi kenyataan untuk bermain di klub besar seperti Inter," ujar Zdravko Kuzmanovic di Football Italia.

"Saya ke Stuttgart karena saya ingin mencoba pengalaman tersebut. Namun akhir-akhir ini saya memiliki keinginan kuat untuk kembali ke Italia. Saya segera mengatakan ya kepada Inter, karena tidak ada yang tertarik dengan saya."

"Dalam dua hari negosiasi terjadi. Sekarang saya senang bahkan jika harus mengenal tim. Lebih baik datang sekarang daripada Juni."

"Saya tidak pernah taku dengan hal ini karena San Siro adalah impian. Fan Fiorentina cukup keras kepada kami. Hal yang terpenting adalah bermain baik dengan segera."

"Saya bermain di depan bek di Stuttgart dan dapat bermain dengan baik di posisi ini. Saya belajar untuk memiliki fisik yang lebih di Jerman, karena Bundesliga memerlukan lebih banyak stamina. Saya muda saat di Firenze, hanya 19 tahun, jadi saya harus dewasa."

"Saya senang satau skuad dengan Dejan Stankovic karena saya selalu mengimpikan untuk menjadi rekan satu timnya. Saya berharap dapat mengikuti jejak langkahnya," tuntas Kuzmanovic.

Schelotto Impikan Inter Sejak Lama dan Idolakan Zanetti.

Sabtu, 02 Februari 2013

LGI - Gelandang Baru Internazionale, Ezequiel Schelotto, mengakui bahwa ia telah menanti kepastian untuk hijrah ke Il Nerazzurri sejak waktu yang lama. Schelotto pun kembali mengungkapkan kebahagiaan bisa berlabuh di Giuseppe Mezza jelang akhir jendela transfer Januari 2013.

Internazionale telah mengincar Matias Ezequiel Schelotto sejak awal musim 2012/13. Pada jendela transfer Januari 2013, Il Nerazzurri melakukan tindakan nyata untuk memboyong pemain berusia 23 tahun ini ke Giuseppe Meazza. Namun, alotnya negosiasi antara Inter dan Atalanta menghambat terwujudnya kepindahan sang pemain dari Atalanta.

Kedua tim baru menyepakati kepindahan pemain berdarah Argentina ini ke Inter menjelang penutupan jendela transfer Januari dengan transfer senilai 3,5 juta Euro plus setengah kepemilikan Marko Livaja. Schelotto pun mengakui sesungguhnya ia telah menanti kepastian hijrah ke Nerazzurri sejak waktu yang lama.

"Saya selalu ingin bergabung dengan Inter, walaupun negosiasi sempat berjalan sangat sulit. Saya akhirnya berada di sini dan merasa telah berada di tim sejak lama karena rekan setim, klub, dan pelatih telah dekat dengan saya sejak hari pertama," kata Schelotto seperti dilansir Football Italia.

"Saya sangat bahagia dengan keputusan sendiri. Saya telah berbicara dengan Andrea Stramaccioni dan dia menjelaskan apa yang dia inginkan. Saya akan membayar kepercayaan yang dia berikan."

"Saya tidak pernah takut dengan kemungkinan kegagalan negosiasi. Agen saya dan keluarga berkata bahwa saya harus sabar dan sekarang saya hanya fokus pada masa kini."

"Saya merasa bahagia di Atalanta dan mereka ingin menahan saya hingga akhir musim, tetapi saya harus membuat keputusan hidup. Inter memberikan saya kesempatan baru. Saya menyampaikan terima kasih kepada Kota Bergamo atas semua yang telah mereka lakukan untuk saya."

Selain itu, Schelotto juga sangat mengagumi sosok kapten Inter, Javier Zanetti. Ia mengatakan: "Saya telah berjuang bersama Atalanta dan Inter adalah kereta yang tidak datang setiap hari. Saya selalu mengidolai Javier Zanetti. Saya tidak perlu menambahkan alasan mengapa dia menjadi idola, karena anda tahu bagaimana baiknya Zanetti di dalam dan luar lapangan."

Follow My Feeds

Viewer's

Search Now

 

My Categories

Alberto Pereira (1) Alfred Duncan (1) Alvaro Pereira (2) Andrea Ranocchia (17) Andrea Romano (1) Andrea Stramaccioni (72) Andreas 'Andy' Brehme (1) Andreas Granqvist (1) Antonio Cassano (11) Berita Liga Eropa Inter (48) Berita Transfers Inter (151) Catania vs Inter (5) Chievo vs Inter (1) Cluj vs Inter (4) Coppa Italia (22) Cristian Chivu (7) Dejan Stankovic (2) Derby Della Madoninna (1) Derby Della Madonnina (13) Diego Forlan (3) Diego Laxalt (1) Diego Milito (12) Diego Simeone (1) Douglas Maicon (4) Erick Thohir (9) Erik Lamela (1) Ernesto Paolillo (4) Esteban Cambiasso (15) Euro 2012 Polandia - Ukraina (1) Ezequiel Cirigliano (1) Ezequiel Schelotto (3) F.C. Internazionale Milano (23) Fernando Torres (1) Fiorentina vs Inter (3) Francesco Forte (2) Frank Lampard (2) Fredy Guarin (6) Gaby Mudingayi (2) Gallery Foto (4) Gallery Video (2) Giacinto Facchetti (1) Giampaolo Pazzini (5) Goran Pandev (3) Guiness International Champions Cup (6) Hasil Drawing 32 Besar Europa League (1) Hernanes (4) History (2) Ibrahim Mbaye (2) Igor Lichnovsky (1) Inter Campus (5) Inter Indonesia Tour 2012 (27) Inter Primavera (1) Inter vs Bologna (14) Inter vs Cagliari (6) Inter vs Chievo (4) Inter vs Fiorentina (3) Inter vs Genoa (7) Inter vs Juventus (21) Inter vs Lazio (8) Inter vs Milan (15) Inter vs Napoli (11) Inter vs Neftci (9) Inter vs Palermo (10) Inter vs Parma (8) Inter vs Partizan Belgrade (4) Inter vs Pescara (5) Inter vs Roma (3) Inter vs Rubin Kazan (3) Inter vs Sampdoria (4) Inter vs Sassuolo (2) Inter vs Siena (2) Inter vs Torino (1) Inter vs Trapani (5) Inter vs Verona (4) Interisti (1) Interisti Indonesia (6) Internazionale (7) Internazionale vs Tottenham Hotspur (7) Ishak Belfodil (3) Ivan Cordoba (5) Jadwal Coppa Italia (3) Jadwal Euro 2012 (1) Jadwal Inter Serie A 2013/2014 (1) Jadwal Lega Calcio Serie A Italia 2012-2013 (1) Jadwal Lengkap Dan Siaran Langsung Piala AFF 2012 (1) Jadwal Lengkap Inter Serie A Musim 2012 - 2013 (3) Jadwal Lengkap Serie A 2013/2014 (1) Jadwal Piala Eropa 2012 (1) Javier Hernandez (1) Javier Pastore (1) Javier Zanetti (65) Javier Zanetti Indonesian Idol 2012 (5) Jersey Baru Inter (1) Jersey Baru Inter 2012-2013 (2) Joel Obi (1) Jonathan (3) Jose Mourinho (3) Juan Vargas (1) Julio Cesar (5) Kabar Pra-Musim Inter (16) La Presidente (1) Laurent Blanc (1) Luc Castaignos (3) Lucas Moura (4) Luis Figo (1) MacDonald Mariga (1) Marco Andreolli (2) Marco Benassi (3) Marco Fassone (1) Mario Balotelli (5) Marko Livaja (3) Massimo Moratti (26) Mateo Kovacic (3) Mathieu Debuchy (3) Matias Silvestre (6) Mattia Destro (3) Mauro Icardi (1) Nemanja Vidic (4) News Serie A (8) News Update (475) NextGen Series (1) Nicola Berti (1) Nigel De Jong (2) Nuri Sahin (2) Official Store Inter (1) Palermo vs Inter (6) Paolo Orlandoni (2) Patrick Olsen (1) Pazza Inter Amala (1) Pernikahan Coutinho dan Aine (2) Perpisahan Lucio (1) Philippe Coutinho (13) Rekor Javier Zanetti (1) Ricky Alvarez (3) Rodrigo Palacio (7) Roma vs Inter (12) Samir Handanovic (7) Sampdoria vs Inter (1) Samuele Longo (1) Sebastian Giovinco (1) Sebastian Jung (1) Serie A (5) Serie A Italia 2012/2013 (148) Snjeider Tolak Kontrak Baru (2) Solo Inter (1) The Legends (4) The Stars (3) Today Bitrhday (2) Tommaso Rocchi (5) Tottenham Hotspur vs Internazionale (8) Trofeo Tim (1) Udinese vs Inter (4) Ultras Internazionale (1) WAGS Inter (1) Walter Gargano (3) Walter Mazzari (8) Wesley Sneijder (28) Younes Belhanda (1) Yuto Nagatomo (7) Zdravko Kuzmanovic (3)