Berbicara dalam konferensi pers menjelang leg kedua 32 besar Europa League melawan CFR Cluj, Stramaccioni mengakui bahwa tekanan semakin besar dating menghampirinya. Meski demikian, pelatih berusia 36 tahun ini sudah menyadari bahwa tekanan di Inter telah ia rasakan sejak awal menangani La Beneamata.
“Hal yang bagus sekaligus buruk menjadi pelatih Inter adalah tekanan sudah menghampiri saya sejak hari pertama,” kata Stramaccioni seperti dikutip Football Italia.
“Kini tekanan itu semakin besar seiring dengan kekalahan 1-4 pada Minggu kemarin. Hal yang normal kami dibanjiri kritikan selepas laga tersebut,” lanjutnya.
Masalahnya adalah Inter akan melakoni laga derby melawan AC Milan pada Senin dinihari WIB lusa tanpa Diego Milito. Untung saja, Nerazzurri mengantongi keunggulan 2-0 saat menghadapi Cluj di di leg pertama sehingga Strama bisa melakukan rotasi untuk menghindarkan pemainnya dari kelelahan seperti sewaktu di Firenze lalu.
“Tapi kami akan membuktikan bahwa kami akan bermain bagus, baik pada esok hari (melawan Cluj) maupun pada derby kelak. Hanya saja jangan lupakan bahwa kami sedang membangun tim baru dan ini baru tahun pertama dari proses tersebut,” tandas Stramaccioni.

0 komentar:
Posting Komentar