Room 1908 - La Grande Internazionale | Members Area : Register | Sign in

Site Languange

My Users

Translator's

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Room 1908 - La Grande Inter

Puji Fiorentina, Strama Optimis Menang

Minggu, 30 September 2012

LGI - Andrea Stramaccioni memuji calon lawan Nerazzurri dini hari nanti, Fiorentina. Pelatih Internazionale tersebut percaya bahwa La Viola bisa mencapai harapan tinggi mereka musim ini.

Stramaccioni juga mengaku menghormati sosok Vincenzo Montella sebagai allenatore La Viola. Meski begitu, menjamu Fiorentina, Stramaccioni bertekad untuk membawa skuadnya untuk kembali meraih poin penuh di Giuseppe Meazza.

"Kami bermain melawan tim dengan performa hebat di Serie A. Vincenzo Montella memainkan sepakbola yang sangat baik dan Fiorentina bisa mencapai lebih tinggi lagi di klasemen,” terang Stramaccioni, seperti dilansir Football-Italia, Minggu (30/9/2012).

"Vincenzo layak atas semua pujian yang datang kepadanya dan saya tidak ragu dia bisa melakukannya dengan baik di kursi kepelatihan La Viola. Dia adalah teman, bahkan lebih dari seorang rekan. Saya menghormati Fiorentina, tetapi mereka akan menghadapi Inter yang bertekad untuk menang,” tegas pelatih berusia 36 tahun ini.

Menurut Stramaccioni, saat ini timnya membutuhkan kemenangan, terutama pada laga kandang. Dia juga melihat Javier Zanetti cs semakin membaik, terutama ketika menang 2-0 atas Chievo pertengahan pekan ini.

"Saya pikir sangat penting untuk mendapatkan hasil positif, sementara kami juga meningkatkan kinerja kami. Sebuah hasil tanpa sepakbola yang baik hanya dapat membawa Anda sejauh ini,” paparnya.

“Melawan Chievo, kami melihat beberapa perbaikan yang jelas, terutama di babak kedua ketika kami benar-benar meraih kemenangan," pungkasnya.

Menjamu Fiorentina, Ujian Konsistensi Inter


Preview: Inter vs Fiorentina, Ujian Konsistensi
LGI - FC. Internazionale Milano sukses meraih kemenangan perdana di Giuseppe Meazza dengan mengalahkan Chievo Verona midweek lalu. Nerazzuri berhasrat melanjutkan tren positif tersebut saat menjamu Fiorentina, Senin (01/10).

Keberanian Andrea Stramaccioni dalam mengubah strategi saat menghadapi Chievo disebut-sebut sebagai salah satu kunci kemenangan Inter. Saat menghadapi Chievo, Strama menurunkan tiga bek sejajar di pertahanan. Dan tampaknya, strategi yang sama bakal dimainkan oleh mantan pelatih tim primavera Inter ini saat menghadapi Fiorentina.

Inter tampaknya masih akan kehilangan pengatur serangannya, Wesley Sneijder, namun kehadiran Antonio Cassano diharapkan menutupi lubang yang ditinggalkan oleh Sneijder. Cassano akan kembali berduet dengan Diego Milito dalam formasi 3-5-2.

McDonald Mariga, Dejan Stankovic dan Rodrigo Palacio harus menepi karena cedera. Namun Inter mendapat kabar gembira dengan pulihnya Christian Chivu jelang laga ini. Sementara itu, La Viola datang dengan optimis tinggi. Penampilan apik saat menghadapi Juventus midweek lalu melambungkan harapan Stevan Jovetic dkk untuk bersaing di papan atas.

Tim asuhan Vincenzo Montella ini tampaknya masih akan mempertahankan pemain yang sama seperti saat menghadapi Juventus. Tanpa Alberto Aquilani dan Mounir El Hamdaoui yang cedera, Pizarro dan Ljajic akan menjadi andalan dalam misi mencuri poin di kandang Nerazzuri.

Perkiraan susunan pemain

Internazionale: Handanovic, Juan, Ranocchia, Samuel, Nagatomo, Zanetti, Guarin, Pereira, Cambiasso, Cassano, Milito.

Fiorentina: Viviano, Roncaglia, Tomovic, Rodriguez, Pasqual, Valero, Pizarro, Romulo, Cuadrado, Ljajic, Jovetic.

Bermain Di Kandang Lawan, Inter Kembali Menang

Kamis, 27 September 2012

REVIEW SERIE A GIORNATA 5 : CHIEVO VS INTER 0 - 2

LGI – FC. Internazionale sukses meneruskan rekor bagus mereka saat bermain tandang, setelah Nerazzurri menghajar tuan rumah Chievo Verona 2-0
pada lanjutan Serie A Giornata ke-5, Kamis (27/09/2012) WIB. Skuad Andrea Stramaccioni tersebut membawa pulang tiga poin, berkat gol Alvaro Pereira dan Antonio Cassano.

Bermain di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Inter langsung tampil menyerang, namun sayang beberapa kali usaha mereka masih gagal. Pada menit ke-35, Fredy Guarin nyaris membobol gawang Chievo, namun sayang tendangannya melenceng tipis di sebelah kanan kiper Sorrentino.

Nerazzurri baru bisa memecahkan kebuntuan pada menit ke-43. Mereka unggul 1-0 setelah tendangan jarak dekat Pereira menggetarkan gawang Chievo. Skor ini bertahan sampai turun jeda.

Di babak kedua, kedua tim terus bergantian saling menyerang. Chievo berusaha mengejar ketertinggalannya, tapi usaha mereka selalu digagalkan oleh kiper Handanovic. Keputusan Stramaccioni memasukan Cassano untuk menggantikan Sneijder di pertengahan babak pertama karena terlihat kesakitan pada bagian kakinya, berbuah manis.

Mantan pemain rival sekota Inter tersebut, berhasil mencetak Gol kedua Inter di menit ke-74. Setelah menerima umpan terobosan Walter Gargano, Cassano menaklukkan kiper Stefano Sorrentino lewat tembakan dari dalam kotak penalti. Sampai pertandingan berakhir skor tidak berubah untuk keunggulan Inter 2-0.

Cassano mencetak gol kedua bagi Inter, di penampilannya yang ke-300 di Serie A, dan berhasil mengangkat La Beneamata ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari lima laga. Sementara Chievo berada di posisi ke-17 dengan tiga poin.

Susunan pemain
Chievo: Sorrentino; Sardo, Cesar, Dainelli, Jokic; Vacek (Cruzado 69'), L Rigoni (Stoian 76'), Hetemaj; M Rigoni; Pellissier, Di Michele (Samassa 62')

Inter: Handanovic; Ranocchia, Samuel, Juan Jesus; Nagatomo (Gargano 68'), Zanetti, Cambiasso (Mudingayi 83'), Guarin, Pereira; Sneijder (Cassano 27'), Milito

Giornata 5 : CHIEVO VS INTER 0 - 2
[ 43' PEREIRA, 74' CASSANO ]

-=STATISTIC=-
CHIEVO VS INTER
1 Shots on target 4
6 Shots off target 8
8 Fouls committed 16
- Corner 5
1 Offsides 2
48% Ball possession 52%
2 Added time 1

[[la-grande-internazionale.blogspot.com]]

Inter Jaga Rekor Tandang, Akhiri Paceklik Kemenangan

Rabu, 26 September 2012

Preview Serie A 2012-2013
Giornata 5 : Chievo vs Inter

LGI - FC. Internazionale akan bertandang ke markas Chievo malam ini (27-09-2012) dengan ambisi meneruskan rekor bagus mereka saat bermain di kandang lawan, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan.

Start Nerazzurri musim ini tak terlalu bagus dan itu memberi beban pada pelatih muda Andrea Stramaccioni. Akhir pekan kemarin mereka kalah dari Siena 0-2 di Giuseppe Meazza, dan itu kian mempertegas tren buruk mereka di depan publik sendiri.

Beban berat kian menumpuk di pundak Stramaccioni mengingat Inter tergolong aktif di bursa transfer musim panas kemarin, di antaranya dengan mendatangkan Samir Handanovic, Rodrigo Palacio, Matias Silvestre, dan Antonio Cassano.

Masalah terbesar La Beneamata tampaknya ada di lini belakang dengan tingkat kebobolan gol yang cukup mencemaskan. Itu membuat Stramaccioni menimbang opsi menerapkan formasi tiga bek, namun sayang Walter Samuel kemungkinan besar tak bisa dimainkan.

Di kubu tuan rumah, performa pasukan Domenico Di Carlo juga tak terlalu bagus. Pekan lalu mereka dihajar pemuncak klasemen Juventus 0-2 di Turin, dan itu membuat mereka masih terperangkap di peringkat 16 klasemen Serie A dengan donasi 3 poin.

Prediksi Line-Up :

Chievo (4-3-2-1):
Sorrentino; Frey, Dainelli, Cesar, Jokic; Vacek, L.Rigoni, Hetemaj; Thereau, M.Rigoni; Pellissier

Inter (3-4-1-2)
Handanovic; Ranocchia, Juan, Chivu; Zanetti, Guarin, Cambiasso, Nagatomo; Sneijder; Milito, Cassano.

Data dan Fakta : Chievo vs Inter

Start Inter memang kurang meyakinkan musim ini, apalagi dengan rekor buruk di kandang sendiri. Namun form mereka saat bermain tandang terhitung cukup ampuh, dan itulah yang akan mereka jaga saat menantang Chievo dini hari nanti. Berikut data dan fakta kedua tim:

• Satu-satunya kemenangan Chievo musim ini hadir di kandang sendiri. Mereka berhasil melibas Bologna 2-0 di giornata perdana.
• Hanya empat tim yang kebobolan lebih banyak dari 7 gol yang diderita Chievo sejauh ini.
• Kapten The Flying Donkeys, Sergio Pellissier sudah tampil membela klub sejak 2000. Musim lalu ia menjadi top skorer Chievo dengan torehan 8 gol.
• Inter belum pernah menang di Giuseppe Meazza sejak mengalahkan AC Milan 4-2 dalam partai derby Mei lalu. Di semua ajang mereka sudah mengecap tiga kekalahan dan dua kali imbang.
• Di depan publik sendiri, Nerazzurri disikat Hajduk Split, AS Roma dan Siena have. Ketiganya mempecundangi Inter dengan margin dua gol.
• Form Inter saat bermain di kandang lawan justru lebih bagus. Mereka memenangi empat laga tandang baik itu di Serie A maupun Liga Europa, dan belum sekali pun kebobolan.

LIMA LAGA TERAKHIR KEDUA TIM:

Chievo :
22-09-2012 - Juventus 2 - 0 Chievo (Serie A)
16-09-2012 - Chievo 1 - 3 Lazio (Serie A)
02-09-2012 - Parma 2 - 0 Chievo (Serie A)
26-08-2012 - Chievo 2 - 0 Bologna (Serie A)
13-05-2012 - Chievo 1 - 0 Lecce (Serie A)

Inter :
23-09-2012 - Inter 0 - 2 Siena (Serie A)
20-09-2012 - Inter 2 - 2 Rubin Kazan (Liga Europa)
16-09-2012 - Torino 0 - 2 Inter (Serie A)
02-09-2012 - Inter 1 - 3 Roma (Serie A)
30-08-2012 - Inter 2 - 2 FC Vaslui (Liga Europa)

HEAD-TO-HEAD :
Serie A - 09-03-2012 - Chievo 0 - 2 Inter
Serie A - 23-11-2011 - Inter 1 - 0 Chievo
Serie A - 09-04-2011 - Inter 2 - 0 Chievo
Serie A - 21-11-2010 - Chievo 2 - 1 Inter
Serie A - 09-05-2010 - Inter 4 - 3 Chievo

Mihajlovic: Inter Masih Bisa Bersaing Meraih Scudetto

LGI - Dua kali mengalami kekalahan di kandang sendiri membuat peluang Inter menjadi kandidat peraih scudetto sedikit diragukan. Namun, berbeda bagi mantan difensore Nerazzurri, Sinisa Mihajlovic. Menurutnya, La Beneamata masih bisa bersaing dengan para kandidat lainnya.

Mihajlovic yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Serbia merasa yakin Inter masih kompetitif. Skuad asuhan Andrea Stramaccioni pasti bakal bangkit dan meninggalkan tren buruk ini.

“Selalu ada tekanan yang banyak di Nerazzurro. Saya tidak berpikir itu adalah kebetulan, hasilnya hanya belum tiba, sejak Jose Mourinho meninggalkan klub,” ucap Mihajlovic, seperti disitat Football-Italia, Selasa (25/9/2012).

“Stramaccioni adalah pelatih muda dan dia akan melakukannya dengan baik. Meskipun hasilnya sejauh ini belum memuaskan. Inter telah memiliki skuad yang dibutuhkan, untuk bisa kembali ke para penantang Scudetto. Mereka akan memiliki permainan yang baik,” pungkasnya.

Selain itu, Mihajlovic bisa membuktikan kalau ucapannya benar, jika saja pada giornata kelima yang berlangsung pada Kamis (27/9/2012) dini hari nanti, Inter mampu meraih kemenangan di kandang Chievo Verona.

Moratti: Duo Milan Kini Tidak Super Lagi

Selasa, 25 September 2012

LGI - Massimo Moratti mengatakan bahwa FC. Internazionale dan AC Milan, sang rival sekota, kini sedang menjalani masa-masa tidak mengenakkan. Presiden Inter itu berkata demikian mengacu kepada start buruk yang dialami keduanya musim ini.

Duo raksasa Milan sudah menelan total lima kekalahan dalam empat laga awal di Serie A 2012/13, dua untuk Inter dan tiga atas nama Milan. Moratti pun menilai, perombakan besar-besaran yang dilakukan timnya maupun Rossoneri sudah membuat mereka tidak jadi tim super lagi.

"Milan telah menjual beberapa pemain penting, sedangkan kami mulai melakukan peremajaan," tutur Moratti.

"Baik Milan maupun kami tak lagi memiliki skuad yang super. Meski begitu, kami tetap berharap ada hasil yang nyata," imbuhnya.

Pada pertandingan terakhirnya, Inter kalah 0-2 dari Siena di kandang sendiri. Moratti yakin bahwa mereka seharusnya menang, tapi "tidak mudah melawan tim yang hanya berniat bertahan," terangnya.

Inter kini mengincar kemenangan di Verona atas tuan rumah Chievo pada laga tengah pekan, Kamis (27/9), demi membangkitkan kembali kepercayaan diri tim sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Sementara itu, pada hari dan jam yang sama, 1:45 WIB, sang tetangga akan menjamu Cagliari di San Siro. [[bola.net]]

Cambiasso : Kami Tetap Kompak Dan Sepenuhnya Mendukung Pelatih

Senin, 24 September 2012

LGI - Menjalani dua laga kandang di Seri A musim 2012/2013, dua kali pula Inter mengalami kekalahan. Terakhir Nerazzurri harus mengakui keunggulan Siena, Minggu (23/09).

Akan tetapi skuad La Beneamata sudah menegaskan bahwa mereka tetap kompak dan mendukung penuh pelatih Andrea Stramaccioni

Empat laga sudah dilakoni Inter di Seri A. Dari empat laga tersebut, Il Biscione baru bisa meraih 6 poin saja, hasil dari dua kali kemenangan tandang. Dan untuk sementara La Beneamata kini berada di posisi enam klasemen.

Dua laga lainnya, yang mana dilmainkan di kandang sendiri, diakhiri dengan kekalahan. Yang pertama dialami saat dibekuk AS Roma 1-3 dan yang kedua ketika kedatangan Siena, Minggu (23/9/2012), dan kalah 0-2.

Menurut Esteban Cambiasso, Nerazzurri sudah berusaha sekuat tenaga untuk tampil prima dan meraih tiga angka di depan pendukungnya sendiri. Namun sayang, masih gagal menuai kemenangan, dan ia pun menegaskan bahwa Inter tetap solid dan akan kembali berusaha bangkit.

"Kami tetap kompak. Kami sepenuhnya mendukung pelatih yang telah berusaha semampunya, sebagaimana juga kami," kata Cambiasso di situs resmi Inter.

"Secara psikologis kondisi tim kami sedang bagus, jika tidak maka tentu kami juga akan kalah di laga tandang. Hari ini kami bikin banyak peluang di paruh pertama tapi gagal memimpin," lanjutnya.

Belum bisa mempersembahkan kemenangan kandang di hadapan para fansnya sendiri, Cambiasso pun mengatasnamakan rekan-rekannya untuk minta maaf. Tetapi ia menegaskan kalau Inter tetaplah optimistis untuk segera meraih kemenangan kandang.

"Musim ini masih sangat panjang dan kami berharap peruntungan kami akan berubah. Kami minta maaf sudah kalah di kandang, karena kami tidak bisa memuaskan fans kami sendiri, tapi kami yakin kemenangan akan segera datang." tutur pemain asal Argentina iini.

"Kami yakin dengan apa yang kami lakukan. Kami punya staf kepelatihan yang bagus dengan ide yang jelas dan kami harus tetap mendukung penuh mereka, berusaha tampil 100%," pungkas El-Chucu.

Ranocchia: Pertandingan yang Sangat Aneh

LGI - Inter tampil dominan dan menciptakan banyak peluang saat menjamu Siena, pada lanjutan Serie A Italia pekan keempat, Minggu (23/09) malam WIB. Nerazzurri terpaksa harus mengakui kekalahan dari tim papan bawah tersebut.

Andrea Ranocchia menyebut ini sebagai sebuah pertandingan yang aneh, karena Inter memiliki banyak peluang dan lebih menguasai bola. Statistik Soccernet mencatat mereka unggul ball possession hingga 60 persen.

Selain itu, mereka juga membuat 23 percobaan mencetak gol dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Bandingkan dengan Siena yang cuma punya delapan tembakan dan tiga yang mengarah ke gawang.

Tapi, pada akhirnya dominasi Inter itu tak ada artinya. Siena yang keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 lewat gol dari Simone Vergassola dan Francesco Valiani pada babak kedua.

"Ini merupakan sebuah pertandingan yang sangat aneh," ucap Ranocchia yang dilansir situs resmi klub. "Kami kalah meskipun punya banyak tendangan ke gawang, sepuluh, dan ada enam yang tak mengarah ke sasaran. Kemudian serangan balik membunuh kami," lanjutnya.

"Kami sudah melihat ribuan pertandingan seperti ini. Kalau Anda tak segera mencetak gol, maka Anda akan dihukum untuk itu, cepat atau lambat. Kami menciptakan begitu banyak peluang, tapi sulit melawan tim yang bertahan dengan sepuluh atau 11 orang di kotak penalti," jelas bek 24 tahun ini.

Stramaccioni: Kekalahan Yang Sangat Buruk Untuk Inter

LGI - F.C. Internazionale kembali mengalami kekalahan saat menjamu Siena dengan skor 0-2 di Giuseppe Meazza. Pelatih Nerazzurri, Andrea Stramaccioni, menyatakan bahwa kekalahan itu merupakan hal yang buruk bagi timnya.

Nerazzurri sebenarnya tampil dominan pada laga yang berlangsung, Minggu (23/9/2012) malam WIB. Dalam catatan Soccernet, Inter melakukan penguasaan bola sebesar 60 persen, 23 kali tendangan ke gawang 11 di antaranya tepat sasaran, tapi tak ada satu pun yang berbuah gol.

Berbanding terbalik dengan Inter, Siena yang lebih mengandalkan serangan balik cuma delapan kali melakukan percobaan sepakan ke gawang, tiga tepat sasaran, dan dua menjadi gol.

Atas hasil buruk itu, Stramaccioni lantas meminta kekalahan ini tak menjadikan hal yang berpengaruh terhadap mendal dan performa skuadnya untuk menghadapi pertandingan-pertandinagn selanjutnya.

"Ini adalah kekalahan yang sangat buruk," ucap Stramaccioni seperti dilansir oleh Football Italia.

"Kekalahan seperti ini seharusnya tak berpengaruh pada pekerjaan kami. Di babak kedua, kami disengat oleh serangan balik Siena yang memberikan sebuah pukulan keras untuk kami," tambahnya.

Stramaccioni yang ingin segera terlepas dari hasil-hasil buruk saat bermain di kandang, berharap armada Nerazzurri agar tetap bersatu.

"Ini merupakan momen untuk terus bersatu. Saya memiliki kepercayaan yang luar biasa pada tim asuhan saya dan kami tak harus mundur bahkan satu inci pun," tegas mantan pelatih tim Primavera Inter itu.

Inter Tumbang Lagi di Meazza

Minggu, 23 September 2012


Review Serie A Italia Giornata 4 : F.C. Internazionale vs Siena 0-2
LGI - F.C. Internazionale kembali menuai hasil buruk saat berlaga di kandang sendiri. Menjamu Siena di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/09), Nerazzurri harus mengakui keunggulan tim papan bawah tersebut dengan skor 0-2.

Inter yang mengincar kemenangan pertama di kandang musim ini, langsung tampil menyerang begitu laga dimulai. Peluang pertama hadir di menit keenam dari kaki Fredy Guarin yang tendangannya dari luar kotak penalti masih melesat.

Tim besutan Andrea Stramaccioni itu mendapatkan peluang kedua dua belas menit berselang. Belum berhasil, sepakan Wesley Sneijder dapat diamankan oleh penjaga gawang Siena, Gianluca Pegolo.

Siena yang terus ditekan cuma sesekali menyerang. Masih belum optimal, tendangan Cristiano Del Grosso di menit ke-22 jauh dari sasaran.

Inter yang dalam catatan Soccernet melakukan penguasaan bola sebesar 55 persen dan menciptakan sembilan peluang yang empat diantaranya tepat sasaran di babak pertama, tak bisa menciptakan gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Inter yang terus menguasai petandingan justru kecolongan di menit ke-73. Lewat sebuah serangan balik Siena mencuri gol yang dicetak Simone Vergassola seusai meneruskan umpan Emanuele Calaio.

Usaha Inter untuk menyamakan kedudukan selalu gagal seiring kegemilangan penampilan Pegolo dibawah mistar gawang Siena. Total ia mencatatkan 11 penyelamatan.

Kans La Beneamata untuk menyamakan kedudukan sirna setelah Siena mencetak gol kedua di menit-menit akhir pertandingan hasil tendangan Francesco Valiani. Tak lama kemudian laga berakhir dengan skor akhir 2-0.

Dengan kekalahan ini, Inter belum pernah sekalipun memetik kemenangan saat berlaga di kandang musim ini. Javier Zanetti dkk. kalah tiga kali dan seri dua kali.

Dengan hasil kekalahan itu, Inter kini masih bertengger di peringkat enam klasemen dengan raihan enam poin. Sementara bagi Siena, kemenangan pertama musim ini belum mampu mengatrol posisi mereka di posisi paling buncit dengan kumpulan nilai -1 karena mendapat hukuman akibat skandal pengaturan skor.

Inter 0-2 Siena (HT 0-0)
Goal: Vergassola 73, Valiani 90+2

Susunan Pemain:

Inter : Samir Handanovic, Andrea Ranocchia, Alvaro Pereira, Juan, Yuto Nagatomo, Fredy Guarin (Ricardo Alvarez 55), Esteban Cambiasso, Walter Gargano (Philippe Coutinho 80), Wesley Sneijder, Diego Milito, Antonio Cassano (Marko Livaja 85)

Cadangan: 12 Castellazzi, 27 Belec, 4 Zanetti, 6 Silvestre, 25 Samuel, 26 Chivu, 41 Duncan, 42 Jonathan, 44 Bianchetti
Pelatih: Andrea Stramaccioni

Siena: Gianluca Pegolo, Neto, Felipe, Massimo Paci, Cristiano Del Grosso, Mariano de Almeida Angelo, Simone Vergassola, Gaetano D'Agostino (Ribair Rodriguez 54), Emanuele Calaio, Alessandro Rosina (Alessio Sestu 87), Ze Roberto (Francesco Valiani 78)

Cadangan: 12 Farelli, 89 Marini, 9 Paolucci, 15 Dellafiore, 16 Verre, 33 Rubin, 34 Martinez, 81 Bogdani
Pelatih: Serse Cosmi

Wasit: Davide Massa (Imperia).
Kartu Kuning: Rosina 11, Calaiò 17, Pegolo 60, Juan Jesus 63, Angelo 64.
Added time: 2 + 4 minutes.
Penonton: 40,357.

Inter Kembali Gagal Menang Di Kandang, Stramaccioni Mengaku Salah

Jumat, 21 September 2012

LGI - F.C. Internazionale hanya mampu bermain imbang melawan Rubin Kazan dalam laga perdana fase grup H Liga Europe. Pelatih Nerazzurri, Andrea Stramaccioni, mengaku kecewa dan meminta maaf atas hasil yang diraih timnya tersebut.

Bertanding di depan ribuan pendukungnya sendiri, di Stadion Giuseppe Meazza, Jumat (21/9/2012) dini hari WIB, Inter dua kali tertinggal terlebih dahulu, sebelum bisa menyamakan kedudukan melalui Marko Livarja dan Yuto Nagatomo. Sementara dua gol Rubin dicetak oleh Aleksandr Ryazantsev dan Salomon Rondon.

Hasil ini membuat Inter kembali mencatatkan hasil buruk kala bermain di Giuseppe Meazza. Sebelumnya, Nerazzurri sempat dibekuk Hadjut Split dalam laga perdana Liga Europa 0-2, lalu kalah dari AS Roma di Serie A. Menyadari hasil buruk tersebut adalah kesalahannya, Stramaccioni meminta maaf kepada para suporter Inter.

"Secara pribadi saya merasa menyesal karena gagal memberikan kemenangan. Belum menang di kandang sendiri sejauh ini jelas mengganggu kami," ujarnya di Football Italia. "Hal (kekalahan) tersebut sepertinya sederhana, tetapi kami sudah mengalaminya di dua laga (terakhir). Setiap pertandingan memiliki cerita masing-masing."

"Kami selalu kalah terlebih dahulu di awal pertandingan yang dimainkan di kandang sendiri. Tetapi saya kira pendekatan kami tidak salah, sebab kami sempat mendapat beberapa peluang sebelum mereka (Rubin Kazan) mencetak gol," tuntas pelatih 36 tahun itu.

Pada matchday 2 Liga Eropa, yang dimainkan 4 Oktober mendatang, Inter akan bertandang ke markas Neftchi Baku di Azerbaijan, sedangkan Rubin menjamu Partizan di Rusia.

Inter Tak Terbebani Rekor Kandang Buruk

LGI – Stadion Giuseppe Meazza sejauh ini belum bersahabat untuk Internazionale. Meski begitu Javier Zanetti meyakini hal itu tak akan mempengaruhi mental para pemain.

Nerazzurri pada musim ini sudah empat kali bermain di kandang mereka, yakni sekali di Seri A dan tiga kali di Liga Europa. Namun, tak ada satu pun yang berakhir dengan kemenangan.

Terakhir laga kandang Inter adalan kontra Rubin Kazan di laga perdana fase grup Liga Europa dinihari tadi WIB. Nerazzurri butuh gol Yuto Nagatomo di penghujung laga untuk membuat skor imbang 2-2. Sedangkan sebelumnya La Beneamata kalah 1-3 dari AS Roma di Seri A plus imbang 2-2 dengan Vaslui dan kalah 0-2 dari Hajduk Split di kualifikasi Liga Europa. Jelas ini bukan sinyalemen yang baik bagi tim sekelas Inter.

Tak hanya Inter namun tim sekota mereka, AC Milan, juga belum pernah menang dari tiga laga kandang mereka sejauh ini. Ada yang menilai bahwa pergantian rumput ke jenis sintetis jadi problem untuk kedua tim tersebut.

Akhir pekan ini Inter akan kembali bermain di kandang untuk menghadapi Siena. Bayang-bayang rekor buruk di empat laga sebelumnya boleh jadi masih ada di dalam pikiran pemain La Benemata. Namun, hal itu ditegaskan oleh Zanetti tak akan berdampak apapun bagi penampilan pemain dan justru menjadi motivasi tambahan untuk segera memberikan kemenangan bagi Interisti di sana.

"Ini tak akan mempengaruhi moral pemain. Ini tak akan menjadi beban bagi para pemain, justru menjadi motivasi tambahan," tegas Zanetti di Football Italia.

Inter Hampir Di Permalukan Rubin Di Giuseppe Meazza

Review Liga Eropa : F.C. Internazionale vs Rubin Kazan 2-2



LGI – F.C. Internazionale kembali gagal meraih kemenangan di laga kandangnya. Pada pertandingan pembuka babak penyisihan Liga Eropa Grup H, Rubin Kazan hampir mengalahkan Nerazzurri setelah dua kali unggul sebelum akhirnya skor berakhir imbang 2-2.


Inter meladeni Rubin di Giuseppe Meazza, Jumat (21/9) dini hari WIB, pada matchday pertama Grup H. Sebelumnya, kedua kubu sudah pernah bertemu di fase grup Liga Champions 2009/10. 

Waktu itu, mereka imbang 1-1 di Rusia pada pertemuan pertama, lalu Inter menang 2-0 lewat Samuel Eto'o dan Mario Balotelli di Italia pada pertemuan kedua. Kini, Inter dan Rubin bersua lagi di Meazza. Hasilnya, sama kuat.

Pelatih Inter, Andrea Stramaccioni memutuskan untuk menduetkan Antonio Cassano dengan pemain muda Marko Livaja dengan formasi 4-4-2. Sementara Diego Milito baru tampil di babak kedua.

Meski demikian,  Inter seperti tidak mampu membongkar pertahanan Rubin Kazan. Tim tamu justru yang berhasil lebih dulu memimpin 1-0 lewat gelandang Aleksandr Ryazantsev pada menit 17, yang berhasil membobol gawang Samir Handanovic.

Inter berusaha menembus pertahanan Rubin. Nerazzurri mencoba mengancam lewat aksi individu Phillipe Cooutinho. Sayang, tendangan gelandang muda asal Brasil itu masih menyamping dari gawang Sergei Ryzhikov.

Tidak berselang lama, giliran Rubin kembali mengancam gawang Inter. Lewat sebuah serangan balik, Alexei Eremenko berhasil merepotkan pertahanan tim tuan rumah. Beruntung, kali ini tendangannya masih menyamping dari gawang Handanovic.

Usaha Inter untuk menyamakan kedudukan tidak sia-sia. Pada menit 39, berawal dari sebuah pergerakan Esteban Cambiasso yang berhasil mengecoh kiper Ryzhikov, umpan lambungnya mampu dimanfaatkan Livaja untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Skor bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Inter kembali mendapatkan tekanan dari Rubin. Pada menit 59, Rubin mendapatkan kesempatan untuk kembali memimpin. Namun, sontekan pelan pemain belakang Salvatore Bochetti masih mampu ditangkap Handanovic dengan sangat baik.

Rubin kembali mendapatkan sebuah peluang berbahaya untuk membuat gol ke gawang Inter. Kali ini kesempatan itu datang dari Nacho. Sayang, tendangannya masih menyamping dari gawang Handanovic. 

Pada menit 72, giliran Guarin mencoba sebuah peruntungan lewat tendangan bebas ke arah gawang Rubin. Sayang, tendangan gelandang asal Kolombia itu masih belum mampu membobol gawang Ryzhikov.

Rubin berhasil kembali unggul 2-1, di tujuh menit menjelang bubaran. Berawal dari aksi Rondon yang melewati Ranocchia, penyerang Rubin itu melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dibendung Handanovic.

Usaha keras Inter untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil juga. Pemain sayap Yuto Nagatomo berhasil menyelamatkan muka La Beneamata dari kekalahan. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan demikian, untuk sementara Inter memimpin klasemen Grup H setelah hanya mampu mengumpulkan satu angka. Pertandingan lainnya, Partizan Belgrade hanya bermain tanpa gol melawan Neftchi Baku.

Pada matchday 2 selanjutnya, yang dimainkan 4 Oktober mendatang, Inter akan bertandang ke markas Neftchi Baku di Azerbaijan, sedangkan Rubin Kazan menjamu Partizan di Rusia.
Susunan pemain
Inter: Handanovic, Zanetti, Ranocchia, Samuel, Jonathan (Fredy Guarin 46'), Nagatomo, Cambiasso, Gargano, Coutinho, Livaja (Diego Milito 61'), Cassano (Alvaro Pereira 67').
Cadangan: Belec, Silvestre, Alvaro Pereira, Juan, Sneijder, Guarin, Milito.

Rubin: Ryzhikov, Kuzmin, Cesar Navas, Marcano (kuning 74'), Bocchetti (kuning 36') (Kaleshin 81'), Sharonov, Ryazantsev (Orbaiz 70' - kuning 76'), Eremenko, Karadeniz (Kasaev 85'), Natcho, Rondon.
Cadangan: Haghighi, Kaleshin, Orbaiz, Kasaev, Gokhan Tore, Davydov, Dyadyun.

Statistik Inter - Rubin
Shots: 15 - 17
Shots on target: 3 - 4
Shots off target: 8 - 10
Shots against woodwork: 0- 1.
Wasit: Deniz Aytekin (GER).

Inter Siap Ulangi Memori Saat Jumpa Rubin Di Giuseppe Meazza

Kamis, 20 September 2012

LGI -LGI - Memori Indah membungkus perjumpaan F.C. Internazionale dengan Rubi Kazan pada matchday 1 Liga Europa Grup H dini hari nanti, Jumat (21/9).

Inter pernah berjumpa Rubin Kazan di musim 2009-2010, laga itu menjadi laga pembuka Liga Champions mereka dan di akhir musimnya mereka juara Eropa.

Berbekal memori manis itu, pelatih Andrea Stramaccioni berharap bisa mengulang rekam jejak La Beneamata. Meski kali ini kastanya sedikit lebih rendah, yaitu Liga Eropa.

Dulu Inter tertahan 1-1 saat di kandang Rubin. Kemudian pada laga di Giuseppe Meazza mereka menang 2-0 berkat gol sumbangan Eto'o dan Balotelli. Dan jelas Strama ingin mengakhiri rekor buruk di laga kandang dalam beberapa pertandingan terakhir musim ini yang belum pernah meraih kemenangan.

Stramacioni dipastikan akan melakukan rotasi skuad di tubuh Nerazzurri. Sebab selain laga hari Jumat lawan Rubin ini, mereka akan dinanti Siena di Serie A hari Minggu-nya.

Pelatih klub asal Rusia ini Kurban Bardyev  juga tak didukung tradisi apik jika melawat ke Italia. Rubin belum pernah sekalipun menang melawan klub Italia.

Selain Inter mereka pernah bersua Parma sebanyak dua kali. Hasilnya mereka selalu tumbang dengan skor 0-1. Namun pembelian baru Jose Salomon Rondon dari Malaga diharapkan bisa memutus tabu tamu.

Jika tidak ada gangguan dan perubahan rencananya, laga Inter vs Rubin Kazan ini akan ditayangkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta SCTV Jumat (21/9) pukul 02.05 WIB.

Duet Milito-Cassano, Bawa Inter Kalahan Torino

Senin, 17 September 2012


Review Serie A Italia 2012/2013, Giornata 2 : Torino Vs F.C. Internazionale 0 - 2
LGI - Penampilan Inter di kandang lawan memang berbanding terbalik dengan saat berlaga di Giuseppe Meazza. Di depan publik sendiri, I Nerazzurri justru belum mampu meraih kemeangan. Sementara di partai tandang, hasilnya selalu positif. Termasuk kala menjungkal Torino pada Giornata 3, Senin (17/9/2012) dinihari WIB.

Inter yang hanya menempatkan Diego Milito sendirian di depan sudah tampil agresif sejak awal. Kerjasama Wesley Sneijder dan Milito beberapa kali mampu merepotkan lini belakang Torino.

Bahkan laga baru berjalan 13 menit, I Nerazzurri sudah mampu membuka skor melalui Milito. Menerima bola tepat di depan kotak penalti, striker Argentina itu melepas tendangan keras yang menghujam ke gawang Torino.

Setelah tertinggal satu gol, Il Toro mencoba bangkit. Mereka mulai mampu mengimbangi permainan menyerang Inter. Bahkan, agresivitas Rolando Bianchi dan kawan-kawan beberapa kali mampu menghasilkan peluang. Namun, skor 0-1 tak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inter yang mulai mendapat tekanan coba mengubah taktik. Ricky Alvarez dan Antonio Cassano dimasukkan oleh Pelatih Andrea Stramaccioni guna menggantikan Jonathan dan Sneijder.

Pergantian itu membuat serangan Inter semakin bervariasi. Pergerakkan Alvarez dan Cassano dari lini kedua mampu membuat Milito leluasa menembus pertahanan Torino.

Hingga pada menit ke-83, dua pemain pengganti itu memberi tuah positif dengan menghasilkan gol kedua. Umpan silang Alvarez diterima Cassano yang berdiri di kotak penalti. Sambil membalikkan badan, Cassano menendang bola dengan kaki kanan tanpa mampu diantisipasi kiper Jean-Francois Gillet.

Gol kedua itu membuat semangat Torino kian runtuh. Inter pun leluasa mempertahankan kemenangan 2-0 hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Dengan donasi tiga angka, Inter berhak naik ke posisi lima klasemen dengan mengoleksi enam angka.

Torino 0-2 Inter (HT: 0-1)
Scorers: Milito 13, Cassano 83.

Torino: 1 Gillet, 36 Darmian, 25 Glik, 6 Ogbonna, 17 S.Masiello; 33 Brighi, 14 Gazzi; 19 Stevanovic (Cerci 57), 10 Sgrigna (Meggiorini 57), 9 Bianchi (Sansone 76), 7 Santana.

Cadangan: 23 Gomis, 2 Rodriguez, 3 D'Ambrosio, 4 Basha, 5 Di Cesare, 20 Vives, 77 Verdi.
Pelatih: Giampiero Ventura.

Inter: 1 Handanovic; 42 Jonathan (Alvarez 46), 23 Ranocchia, 40 Juan Jesus, 55 Nagatomo; 4 Zanetti, 14 Guarin (Gargano 81), 19 Cambiasso, 31 Pereira; 10 Sneijder (Cassano 66); 22 Milito.

Cadangan: 12 Castellazzi, 27 Belec, 6 Silvestre, 7 Coutinho, 8 Palacio, 25 Samuel, 41 Duncan, 44 Bianchetti, 88 Livaja.
Pelatih: Andrea Stramaccioni.

Wasit: Luca Banti (Livorno).
Kartu Kuning: Bianchi 22, Masiello 25, Juan Jesus 35, Nagatomo 38, Gazzi 71, Guarin 78, Glik 89.
Injury time: 3 + 3 minutes.

Inter Menyerah Dari Roma 1-3 Di Giuseppe Meazza

Senin, 03 September 2012


Review Serie A Italia 2012/2013, Giornata 2 : F.C. Internazionale Vs AS. Roma 1-3
Internazionale harus mengakui ketangguhan AS Roma di kandangnya Sendiri. pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Snin (03/09) dini hari WIB, Nerazzurri dikalahan Roma dengan skor 1-3.

Roma unggul lebih dulu saat laga berjalan 15 menit. Umpan Francesco Totti dari sisi kiri disundul oleh Alessandro Florenzi yang berdiri bebas di dalam kotak penalti Inter. Tertinggal satu gol, La Beneamata mengambil inisiatif menyerang. Tapi peluang Nerazzurri lewat Diego Milito di menit ke-17 masih mampu digagalkan oleh Maarten Stekelenburg.

Inter kembali mendapat peluang, kali ini lewat tendangan bebas Wesley Sneijder. Namun bola eksekusi Sneijder bisa diamankan oleh Stekelenburg.

Di ujung babak pertama, Inter menyamakan kedudukan lewat sepakan Antonio Cassano. Tembakannya mengenai Nicolas Burdisso dan mengecoh Stekelenburg. Hingga turun minum, skor imbang 1-1 tetap bertahan.

Roma mendapat peluang emas di awal babak kedua. Berawal dari umpan Panagiotis Tacthsidis, Pablo Osvaldo yang berdiri bebas kemudian melepaskan tembakan. Tapi sial bagi Osvaldo, upayanya masih belum menemui sasaran.

Osvaldo membawa Roma unggul di menit ke-67. Meneruskan umpan Totti, Osvaldo mencungkil bola melewati Luca Castelazzi dan mengubah skor menjadi 2-1.

Marquihno menambah keunggulan Roma di menit ke-79. Menerima umpan dari Osvaldo, Marquinho yang bergerak dari sisi kiri kemudian melepaskan tembakan dari sudut sempit ke pojok gawang Castelazzi.

Di masa injury time, Roma harus bermain dengan 10 orang. Osvaldo menerima kartu kuning kedua setelah melakukan handball. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 untuk keunggulan Roma tetap tidak berubah.

Dengan kemenangan ini, Roma merangkak ke peringkat lima dengan empat poin. Sementara Inter tertahan di posisi delapan dengan tiga poin.

Susunan Pemain:
Inter: Castellazzi; Zanetti, Silvestre, Ranocchia, Nagatomo; Guarin, Gargano (Coutinho 76), Pereira (Cambiasso 66); Sneijder; Cassano (Palacio 50), Milito

Roma: Stekelenburg; Piris, Burdisso, Castan, Balzaretti (Taddei 56); Florenzi, Tachtsidis, De Rossi (Marquinho 32); Destro (Lamela 69), Osvaldo, Totti.

Follow My Feeds

Viewer's

Search Now

 

My Categories

Alberto Pereira (1) Alfred Duncan (1) Alvaro Pereira (2) Andrea Ranocchia (17) Andrea Romano (1) Andrea Stramaccioni (72) Andreas 'Andy' Brehme (1) Andreas Granqvist (1) Antonio Cassano (11) Berita Liga Eropa Inter (48) Berita Transfers Inter (151) Catania vs Inter (5) Chievo vs Inter (1) Cluj vs Inter (4) Coppa Italia (22) Cristian Chivu (7) Dejan Stankovic (2) Derby Della Madoninna (1) Derby Della Madonnina (13) Diego Forlan (3) Diego Laxalt (1) Diego Milito (12) Diego Simeone (1) Douglas Maicon (4) Erick Thohir (9) Erik Lamela (1) Ernesto Paolillo (4) Esteban Cambiasso (15) Euro 2012 Polandia - Ukraina (1) Ezequiel Cirigliano (1) Ezequiel Schelotto (3) F.C. Internazionale Milano (23) Fernando Torres (1) Fiorentina vs Inter (3) Francesco Forte (2) Frank Lampard (2) Fredy Guarin (6) Gaby Mudingayi (2) Gallery Foto (4) Gallery Video (2) Giacinto Facchetti (1) Giampaolo Pazzini (5) Goran Pandev (3) Guiness International Champions Cup (6) Hasil Drawing 32 Besar Europa League (1) Hernanes (4) History (2) Ibrahim Mbaye (2) Igor Lichnovsky (1) Inter Campus (5) Inter Indonesia Tour 2012 (27) Inter Primavera (1) Inter vs Bologna (14) Inter vs Cagliari (6) Inter vs Chievo (4) Inter vs Fiorentina (3) Inter vs Genoa (7) Inter vs Juventus (21) Inter vs Lazio (8) Inter vs Milan (15) Inter vs Napoli (11) Inter vs Neftci (9) Inter vs Palermo (10) Inter vs Parma (8) Inter vs Partizan Belgrade (4) Inter vs Pescara (5) Inter vs Roma (3) Inter vs Rubin Kazan (3) Inter vs Sampdoria (4) Inter vs Sassuolo (2) Inter vs Siena (2) Inter vs Torino (1) Inter vs Trapani (5) Inter vs Verona (4) Interisti (1) Interisti Indonesia (6) Internazionale (7) Internazionale vs Tottenham Hotspur (7) Ishak Belfodil (3) Ivan Cordoba (5) Jadwal Coppa Italia (3) Jadwal Euro 2012 (1) Jadwal Inter Serie A 2013/2014 (1) Jadwal Lega Calcio Serie A Italia 2012-2013 (1) Jadwal Lengkap Dan Siaran Langsung Piala AFF 2012 (1) Jadwal Lengkap Inter Serie A Musim 2012 - 2013 (3) Jadwal Lengkap Serie A 2013/2014 (1) Jadwal Piala Eropa 2012 (1) Javier Hernandez (1) Javier Pastore (1) Javier Zanetti (65) Javier Zanetti Indonesian Idol 2012 (5) Jersey Baru Inter (1) Jersey Baru Inter 2012-2013 (2) Joel Obi (1) Jonathan (3) Jose Mourinho (3) Juan Vargas (1) Julio Cesar (5) Kabar Pra-Musim Inter (16) La Presidente (1) Laurent Blanc (1) Luc Castaignos (3) Lucas Moura (4) Luis Figo (1) MacDonald Mariga (1) Marco Andreolli (2) Marco Benassi (3) Marco Fassone (1) Mario Balotelli (5) Marko Livaja (3) Massimo Moratti (26) Mateo Kovacic (3) Mathieu Debuchy (3) Matias Silvestre (6) Mattia Destro (3) Mauro Icardi (1) Nemanja Vidic (4) News Serie A (8) News Update (475) NextGen Series (1) Nicola Berti (1) Nigel De Jong (2) Nuri Sahin (2) Official Store Inter (1) Palermo vs Inter (6) Paolo Orlandoni (2) Patrick Olsen (1) Pazza Inter Amala (1) Pernikahan Coutinho dan Aine (2) Perpisahan Lucio (1) Philippe Coutinho (13) Rekor Javier Zanetti (1) Ricky Alvarez (3) Rodrigo Palacio (7) Roma vs Inter (12) Samir Handanovic (7) Sampdoria vs Inter (1) Samuele Longo (1) Sebastian Giovinco (1) Sebastian Jung (1) Serie A (5) Serie A Italia 2012/2013 (148) Snjeider Tolak Kontrak Baru (2) Solo Inter (1) The Legends (4) The Stars (3) Today Bitrhday (2) Tommaso Rocchi (5) Tottenham Hotspur vs Internazionale (8) Trofeo Tim (1) Udinese vs Inter (4) Ultras Internazionale (1) WAGS Inter (1) Walter Gargano (3) Walter Mazzari (8) Wesley Sneijder (28) Younes Belhanda (1) Yuto Nagatomo (7) Zdravko Kuzmanovic (3)