Andrea Ranocchia menyebut ini sebagai sebuah pertandingan yang aneh, karena Inter memiliki banyak peluang dan lebih menguasai bola. Statistik Soccernet mencatat mereka unggul ball possession hingga 60 persen.
Selain itu, mereka juga membuat 23 percobaan mencetak gol dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Bandingkan dengan Siena yang cuma punya delapan tembakan dan tiga yang mengarah ke gawang.
Tapi, pada akhirnya dominasi Inter itu tak ada artinya. Siena yang keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 lewat gol dari Simone Vergassola dan Francesco Valiani pada babak kedua.
"Ini merupakan sebuah pertandingan yang sangat aneh," ucap Ranocchia yang dilansir situs resmi klub. "Kami kalah meskipun punya banyak tendangan ke gawang, sepuluh, dan ada enam yang tak mengarah ke sasaran. Kemudian serangan balik membunuh kami," lanjutnya.
"Kami sudah melihat ribuan pertandingan seperti ini. Kalau Anda tak segera mencetak gol, maka Anda akan dihukum untuk itu, cepat atau lambat. Kami menciptakan begitu banyak peluang, tapi sulit melawan tim yang bertahan dengan sepuluh atau 11 orang di kotak penalti," jelas bek 24 tahun ini.

0 komentar:
Posting Komentar