LGI – F.C. Internazionale kembali gagal meraih kemenangan di laga kandangnya. Pada pertandingan pembuka babak penyisihan Liga Eropa Grup H, Rubin Kazan hampir mengalahkan Nerazzurri setelah dua kali unggul sebelum akhirnya skor berakhir imbang 2-2.
Inter meladeni Rubin di Giuseppe Meazza, Jumat (21/9) dini
hari WIB, pada matchday pertama Grup H. Sebelumnya, kedua kubu sudah
pernah bertemu di fase grup Liga Champions 2009/10.
Waktu itu, mereka imbang 1-1 di Rusia pada pertemuan pertama, lalu Inter menang 2-0 lewat Samuel Eto'o dan Mario Balotelli di Italia pada pertemuan kedua. Kini, Inter dan Rubin bersua lagi di Meazza. Hasilnya, sama kuat.
Pelatih Inter, Andrea Stramaccioni memutuskan untuk menduetkan Antonio Cassano dengan pemain muda Marko Livaja dengan formasi 4-4-2. Sementara Diego Milito baru tampil di babak kedua.
Meski demikian, Inter seperti tidak mampu membongkar pertahanan Rubin Kazan. Tim tamu justru yang berhasil lebih dulu memimpin 1-0 lewat gelandang Aleksandr Ryazantsev pada menit 17, yang berhasil membobol gawang Samir Handanovic.
Inter berusaha menembus pertahanan Rubin. Nerazzurri mencoba mengancam lewat aksi individu Phillipe Cooutinho. Sayang, tendangan gelandang muda asal Brasil itu masih menyamping dari gawang Sergei Ryzhikov.
Tidak berselang lama, giliran Rubin kembali mengancam gawang Inter. Lewat sebuah serangan balik, Alexei Eremenko berhasil merepotkan pertahanan tim tuan rumah. Beruntung, kali ini tendangannya masih menyamping dari gawang Handanovic.
Usaha Inter untuk menyamakan kedudukan tidak sia-sia. Pada menit 39, berawal dari sebuah pergerakan Esteban Cambiasso yang berhasil mengecoh kiper Ryzhikov, umpan lambungnya mampu dimanfaatkan Livaja untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Skor bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Inter kembali mendapatkan tekanan dari Rubin. Pada menit 59, Rubin mendapatkan kesempatan untuk kembali memimpin. Namun, sontekan pelan pemain belakang Salvatore Bochetti masih mampu ditangkap Handanovic dengan sangat baik.
Rubin kembali mendapatkan sebuah peluang berbahaya untuk membuat gol ke gawang Inter. Kali ini kesempatan itu datang dari Nacho. Sayang, tendangannya masih menyamping dari gawang Handanovic.
Pada menit 72, giliran Guarin mencoba sebuah peruntungan lewat tendangan bebas ke arah gawang Rubin. Sayang, tendangan gelandang asal Kolombia itu masih belum mampu membobol gawang Ryzhikov.
Rubin berhasil kembali unggul 2-1, di tujuh menit menjelang bubaran. Berawal dari aksi Rondon yang melewati Ranocchia, penyerang Rubin itu melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dibendung Handanovic.
Usaha keras Inter untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil juga. Pemain sayap Yuto Nagatomo berhasil menyelamatkan muka La Beneamata dari kekalahan. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan usai.
Waktu itu, mereka imbang 1-1 di Rusia pada pertemuan pertama, lalu Inter menang 2-0 lewat Samuel Eto'o dan Mario Balotelli di Italia pada pertemuan kedua. Kini, Inter dan Rubin bersua lagi di Meazza. Hasilnya, sama kuat.
Pelatih Inter, Andrea Stramaccioni memutuskan untuk menduetkan Antonio Cassano dengan pemain muda Marko Livaja dengan formasi 4-4-2. Sementara Diego Milito baru tampil di babak kedua.
Meski demikian, Inter seperti tidak mampu membongkar pertahanan Rubin Kazan. Tim tamu justru yang berhasil lebih dulu memimpin 1-0 lewat gelandang Aleksandr Ryazantsev pada menit 17, yang berhasil membobol gawang Samir Handanovic.
Inter berusaha menembus pertahanan Rubin. Nerazzurri mencoba mengancam lewat aksi individu Phillipe Cooutinho. Sayang, tendangan gelandang muda asal Brasil itu masih menyamping dari gawang Sergei Ryzhikov.
Tidak berselang lama, giliran Rubin kembali mengancam gawang Inter. Lewat sebuah serangan balik, Alexei Eremenko berhasil merepotkan pertahanan tim tuan rumah. Beruntung, kali ini tendangannya masih menyamping dari gawang Handanovic.
Usaha Inter untuk menyamakan kedudukan tidak sia-sia. Pada menit 39, berawal dari sebuah pergerakan Esteban Cambiasso yang berhasil mengecoh kiper Ryzhikov, umpan lambungnya mampu dimanfaatkan Livaja untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Skor bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Inter kembali mendapatkan tekanan dari Rubin. Pada menit 59, Rubin mendapatkan kesempatan untuk kembali memimpin. Namun, sontekan pelan pemain belakang Salvatore Bochetti masih mampu ditangkap Handanovic dengan sangat baik.
Rubin kembali mendapatkan sebuah peluang berbahaya untuk membuat gol ke gawang Inter. Kali ini kesempatan itu datang dari Nacho. Sayang, tendangannya masih menyamping dari gawang Handanovic.
Pada menit 72, giliran Guarin mencoba sebuah peruntungan lewat tendangan bebas ke arah gawang Rubin. Sayang, tendangan gelandang asal Kolombia itu masih belum mampu membobol gawang Ryzhikov.
Rubin berhasil kembali unggul 2-1, di tujuh menit menjelang bubaran. Berawal dari aksi Rondon yang melewati Ranocchia, penyerang Rubin itu melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dibendung Handanovic.
Usaha keras Inter untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil juga. Pemain sayap Yuto Nagatomo berhasil menyelamatkan muka La Beneamata dari kekalahan. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan demikian, untuk sementara Inter memimpin klasemen Grup H setelah hanya mampu mengumpulkan satu angka. Pertandingan lainnya, Partizan Belgrade hanya bermain tanpa gol melawan Neftchi Baku.
Pada matchday 2 selanjutnya, yang dimainkan 4 Oktober mendatang, Inter akan bertandang ke markas Neftchi Baku di Azerbaijan, sedangkan Rubin Kazan menjamu Partizan di Rusia.
Susunan pemain
Inter: Handanovic, Zanetti, Ranocchia, Samuel,
Jonathan (Fredy Guarin 46'), Nagatomo, Cambiasso, Gargano, Coutinho, Livaja
(Diego Milito 61'), Cassano (Alvaro Pereira 67').
Cadangan: Belec, Silvestre, Alvaro Pereira, Juan, Sneijder, Guarin, Milito.
Rubin: Ryzhikov, Kuzmin, Cesar Navas, Marcano (kuning 74'), Bocchetti (kuning 36') (Kaleshin 81'), Sharonov, Ryazantsev (Orbaiz 70' - kuning 76'), Eremenko, Karadeniz (Kasaev 85'), Natcho, Rondon.
Cadangan: Haghighi, Kaleshin, Orbaiz, Kasaev, Gokhan Tore, Davydov, Dyadyun.
Statistik Inter - Rubin
Shots: 15 - 17
Shots on target: 3 - 4
Shots off target: 8 - 10
Shots against woodwork: 0- 1.
Cadangan: Belec, Silvestre, Alvaro Pereira, Juan, Sneijder, Guarin, Milito.
Rubin: Ryzhikov, Kuzmin, Cesar Navas, Marcano (kuning 74'), Bocchetti (kuning 36') (Kaleshin 81'), Sharonov, Ryazantsev (Orbaiz 70' - kuning 76'), Eremenko, Karadeniz (Kasaev 85'), Natcho, Rondon.
Cadangan: Haghighi, Kaleshin, Orbaiz, Kasaev, Gokhan Tore, Davydov, Dyadyun.
Statistik Inter - Rubin
Shots: 15 - 17
Shots on target: 3 - 4
Shots off target: 8 - 10
Shots against woodwork: 0- 1.
Wasit: Deniz Aytekin (GER).

0 komentar:
Posting Komentar