“Derby ini akan jadi laga hebat, kami tak sabar untuk menghadapinya dengan baik. Tim ini masih dalam proses evolusi taktik dan jangan lupa, skuad ini masih baru. Kami punya 15 pemain baru dan harus berusaha menemukan keseimbangan,” tutur Strama, seperti dikutip Football-Italia, Minggu (24/2/2013).
Meski begitu, Strama masih mencoba mengutak-atik kemungkinan formula yang akan diterapkannya. Ia mengaku akan mengevaluasi pula line-up yang akan diturunkannya, dengan berbagai pertimbangan, tak hanya sekadar penilaian sederhana.
“Kami meraih beberapa hasil bagus dengan barisan tiga bek. Kehilangan Diego Milito juga memaksa kami mengubah sistem penyerangan. Antonio Cassano? Demi kebaikan Inter, saya akan memilik formasi terbaik. Saya tak bilang bahwa Cassano takkan dimainkan, hanya saja saya punya pertimbangan lain, bukan hanya karena beberapa pemain yang ingin menghadapi mantan klub,” lanjutnya.
Milan memang sedikit lebih di favoritkan oleh para pengamat untuk keluar sebagai pemenang setelah tampil baik di Liga Champions pertengahaan pekan lalu. Untuk yang satu ini, Strama enggan mengakui rival sekotanya tersebut sebagai favorit, dan ia menilai Inter mempunyai sedikit keunggulan karena bermain di depan para fansnya.
“Anda pikir Milan favorit, tapi yang saya lihat, permainan akan berjalan seimbang. Penting buat kami tampil bagus saat menghadapi (CFR) Cluj setelah kalah dari Fiorentina. Dukungan fans juga akan krusial karena mereka selalu akan dekat dengan kami meski kami kalah dari klub di klasemen terbawah. Saya yakin mereka akan jadi pemain ke-12 buat kami,” tambah mantan pelatih Primavera Inter ini.
Selain itu, Stramaccioni jelas harus memberikan perhatian khusus pada sejumlah pilar vital Rossoneri seperti Mario Balotelli, M’Baye Niang dan Kevin-Prince Boateng. Ketiganya bisa menimbulkan masalah jika tak diawasi dengan hati-hati.
“Balotelli pemain tangguh, tapi banyak pemain juara di Milan. M’Baye Niang pemain muda yang sangat berbakat, sementara Kevin-Prince Boateng sanggup menjadi penentu. Kami punya pengalaman lebih, tapi apapun yang akan terjadi, kedua kubu akan tetap bertarung demi spot Champions League,” tuntas Stramaccioni.

0 komentar:
Posting Komentar