Inter nyaris melakukan comeback saat mereka menghadapi Spurs di Giuseppe Meazza, Jumat (15/3/2013) dinihari WIB. Tertinggal tiga gol pasca leg pertama midweek lalu, Nerazzurri sempat berhasil menyamakan agregat di waktu normal setelah memimpin dengan skor 3-0.
Sayangnya di masa perpanjangan waktu 2x15 menit, Inter cuma bisa menambah satu gol di saat Spurs meraih gol tandang lewat Emmanuel Adebayor. Meski menang 4-1, La Beneamata tetap tersingkir dari Europa League setelah kalah agresifitas gol tandang.
Kekecewaan pasti dirasakan Inter, namun di balik itu ada sisi positif yang bisa diambil bahwa penampilan Nerazzurri kini mulai membaik setelah di awal tahun ini mengalami penurunan performa dan membuat rumor berkembang bahwa Andrea Stramaccioni akan digantikan pelatih lain.
Penampilan melawan Spurs bisa dijadikan sinyal kepada tim-tim lain jika Inter sudah "kembali", dan tim lain harus mewaspadai kebangkitan mereka di sisa musim ini. La Beneamata masih berpeluang lolos ke Liga Champions musim depan dan masih ada kans melaju ke final Coppa Italia meskipun kalah 1-2 dari AS Roma di leg pertama.
"Ini adalah sinyal penting yang kami kirim hari ini dan hal positif yang bisa saya lihat dari malam ini adalah kami tidak harus mengkhawatirkan soal laga tengah pekan lagi. Ini adalah performa terbaik kami musim ini," ungkap Stramaccioni di Football Italia.
"Bermain selama 120 menit dengan intensitas tinggi itu begitu sulit dna beberapa pemain banyak yang mengkhawatirkan kondisinya. Tapi saya melihat tim ini membuat sebuah langkah besar malam ini," lanjutnya.
"Kini kami akan memainkan turnamen mini di 10 laga final di Seri A. Kami akan melawan Sampdoria hari Minggu lalu sesudahnya Juventus. Hal yang terpenting hari ini adalah Inter memberikan respon, menunjukkan bahwa kami tetap bersatu dan tidak pecah karena kritik yang ada," tandas pelatih berusia 37 tahun ini.
FORZA INTER PER SEMPRE....

0 komentar:
Posting Komentar