Sebelumnya pada leg I pertengahan pekan lalu, Inter menyerah 0-3 dikandang Spurs. Pada leg kedua yang digelar di Giuseppe Meazza, Nerazurri mencetak empat gol melalui Antonio Cassano, Rodrigo Palacio, bunuh diri William Gallas dan Ricky Alvarez di babak kedua extra time.
Meski tersingkir dari Liga Eropa, pelatih Inter, Andrea Stramaccioni sangat puas timnya sempat comeback dengan unggul 3-0 dalam 90 menit, dan ia juga menilai bahwa performa Inter selama 120 menit merupakan penampilan terbaik skuadnya musim ini.
“Kami telah mengambil langkah besar dari segi permainan. Kami tetap percaya sejak menit pertama. Kami punya kemampuan. Kami juga bersatu dan ingin mengakhiri musim dengan manis,” kata Stramaccioni di situs resmi Inter.
“Malam ini merupakan penampilan terbaik kami. Anak-anak bermain brilian dan menyingkirkan semua rasa takut. Sungguh disayangkan hasilnya seperti ini. Selain itu kami juga kebobolan gara-gara lengah,” ujar pelatih berusia 37 tahun ini.
Selain itu, Stramaccioni juga sedikit menyesalkan para pemainnya lengah dan gagal mencegah gol satu-satunya Spurs yang dibuat oleh Emmanuel Adebayor di babak pertama extra time.
“Penyesalan? Jelas ada kapan pun Anda terlempar dari suatu kompetisi. Tapi laga tadi merupakan pertanda baik di sisa perjalanan kami musim ini,” jelas Stramaccioni.
FORZA INTER PER SEMPRE....

0 komentar:
Posting Komentar