"Saya dan keluarga akan tetap tinggal di Italia. Yang jelas, saya belum akan pensiun dalam waktu dekat," ujar Zanetti seusai laga.
Meski Usia pemain bernomor punggung 4 ini lebih tua dari pelatihnya Andrea Stramaccioni akan tetap bermain dengan taktis dan energik, permainannya sulit ditembus oleh pemain Indonesia yang juga jauh lebih muda.
Javier Zanetti sepanjang pertandingan terus dielu-elukan oleh Interisti di Indonesia. Bahkan setelah setelah pertandingan pemain yang dijuluki Il Tractor itu langsung berkeliling pinggir lapangan sambil memberikan standing ovation kepada seluruh suporter yang hadir di Stadion Gelora Bung Karno.
"Hasil dan suporter Indonesia adalah sebuah kejutan yang menyenangkan," katanya dengan senyum khasnya.
Dengan meraih kejutan yang menyenangkan ini maka keinginan Zanetti selama di Indonesia tercapai. Betapa tidak, saat tiba di Indonesia Zanetti langsung ini mencari hal yang menyenangkan setelah satu musim kurang memuaskan di Inter.
Zanetti juga mengapresiasi rekannya yang di pertandingan ini melakoni laga terakhirnya bersama Inter, Ivan Cordoba. Sebagai bentuk penghormatan bagi Cordoba pada pertandingan ini, Zanetti pun tak keberatan memberikan Ban kapten yang selama bertahun-tahun dipegangnya.
"Cordoba adalah pemain yang sangat penting. Dia sudah lama bergabung dengan Inter dan akan tetap dekat dengan Inter," kata sang legenda hidup Inter Ini.

0 komentar:
Posting Komentar