LGI - Andrea Stramaccioni mengku sangat puas dengan penampilan dan hasil yang diraih timnya saat meladeni Napoli. Meski hanya unggul tipis, namun kemenangan tersebut sangat berarti buat sang pelatih dan Inter.Pada laga yang digelar di Giuseppe Meazza, Senin (10/12) WIB, Stamaccioni sudah mempersiapkan stragegi dengan baik. Alhasil, Inter mampu mengalahkan Napoli 2-1. Hasil ini membuat Nerazzurri berada di posisi kedua dengan menggusur Partenopei di Klasemen sementara.
"Kami siap untuk pertandingan ini dengan tujuan menghentikan dari perlawanan Napoli yang sangat bagus, tidak membiarkan Cavani menunjukan kualitasnya, dan membatasi ruang gerak Hamsik. Kami berhasil dengan memainkan permainan yang sangat hati-hati…" Kata Starama seperti di situs resmi Inter.
"Ini merupakan kemenangan besar, seperti yang kami tunjukan performa hebat di pertandingan lain melawan rival kami secara langsung, dan memperlihatkan bahwa kami bisa memberikan siapa pun sebuah permainan. Saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain saya." lanjutnya.
Selain itu, kunci keberhasilan Stramaccioni meredam taktik Walter Mazzari, tak lepas dari skuad Inter yang sudah mulai kompak, dan para pemain tampil hati-hati dalam menghadapi rival yang cukup berat.
"Mazzarri telah mengasah timnya bertahun-tahun, sedangkan Inter baru saja mulai membangun skuadnya sekarang. Kami sudah di tahun pertama dari proyek kami, tapi saya senang dengan bagaimana yang telah kami lakukan. Kami memiliki skuad yang sangat erat, kami mempersiapkan untuk sebuah pertandingan sangat hati-hati, pemain muda sudah benar-benar mengaplikasikannya sendiri, saya sangat respek untuk para pemain saya…” ujar Strama.
Lebih lanjut lagi, Strama juga menjelaskan kenapa dia hanya memasang dua penyerang di laga ini, bukan tridente seperti biasanya.
"Saya tidak memakai tiga penyerang karena Gokhan Inler, Valon Behrami, dan Hamsik punya kualitas yang sangat baik dan akan sangat berisiko untuk stabilitas kami. Mereka sangat bagus dalam melepaskan umpan diagonal dan kami tak ingin berduel satu lawan satu dengan Cavani," tandas pelatih berusia 36 tahun ini.
0 komentar:
Posting Komentar