Pada laga lanjutan Liga Eropa ini, Rubin Kazan berhasil menghajar Inter dengan skor 3-0 di Central Stadium, pada Jum’at (23/11) dinihari WIB. Dengan kekalahan ini, Nerazzurri terpaksa di gusur dari puncak klasemen Group H Liga Eropa. Meski Demikian, Inter tetap lolos ke fase berikutnya menemani tim asal Rusia tersebut.
"Kami sepantasnya mendapatkan hasil draw. Pada situasi genting saat itu, saya sangat kesal. Kami tak percaya mengenai hasil tersebut....” Kata Stramaccioni seperti di kutip dari situs remi Inter, Jum’at (23/11).
Pada pertandingan kali ini, Stramaccioni melakukan rotasi pemain dengan menurunkan skuad lapis kedua karena untuk menjaga kebugaran pemain utama dan memberikan kesempatan bagi para pemain muda Inter. Namun sayang, strategi Strama itu harus di bayar mahal dengan menuai kekalahan telak.
“Kami datang ke lapangan yang keras dan skuad kami bermain baik selama 70 menit. Kami menurunkan banyak pemain muda, Sembilan pemain dari akademi kami yang menjalani debut sejak saya melatih. Kami menurunkan pemain yang rata-rata berusia 22 tahun dan itu bisa menjadi hal yang baik bagi persepakbolaan Italia..” Ujar Strama.
Ini merupkan kekalahan kedua Inter dalam tiga laga terakhir. Sehingga Stramaccioni harus segera mengembalikan mental dan performa pemain Nerazzurri jika tidak ingin terus memetik hasil buruk.
“Melawan Atalanta dan Cagliari dikandang kami, membuat posisi kami menjauh, tapi kami tak bisa berbuat banyak hari ini. Belec nyaris tidak menyentuh bola sampai menit ke-86.. Namun, kami menerima hasil di lapangan. Sekarang kami akan kembali pulang dan fokus ke pertandingan melawan Parma." Tandas mantan pelatih primavera Inter ini.

0 komentar:
Posting Komentar