China Railway Contruction Corp merupakan perusahaan konstruktor kereta api asal Hong Kong yang telah setuju untuk membeli 15 persen saham di Inter. Saham 15 persen itu bernilai 500 juta euro atau sekitar enam triliun rupiah. Dalam kesepakatan itu, investor baru ini juga akan menyelesaikan beberapa utang Nerazzurri.
Seperti diketahui beberapa bulan terakhir, Presiden Inter Massimo Moratti memang giat mencari investor baru dari Asia. Hal ini dikarenakan kebijakan Financial Fair Play yang mengharuskan adanya keseimbangan dalam neraca keuangan klub.
Selain itu, Inter musim mendatang tidak akan berkiprah di Liga Champions, salah satu ajang untuk klub mendapat pemasukan secara signifikan. Pasalnya, Setiap peserta ajang tersebut setidaknya akan mendapatkan pemasukan yang tinggi, baik dari regulasi UEFA maupun hak siar. Salah satu contoh Manchester City yang tahun lalu berpartisipasi, walau hanya berakhir sampai di fase grup, tapi mereka mengantongi 27 juta euro atau sekitar Rp 324 miliar.
Maka, kebutuhan Inter akan investor baru tak terelakkan lagi, karena pemasukan akan menurun akibat absen di Liga Champions. Inter musim ini hanya bermain di Liga Europa, lantaran mengakhiri Serie-A di peringkat keenam musim lalu.

0 komentar:
Posting Komentar