Di ruang kelas di lantai dua pusat pelatihan nasional, didampingi oleh Roberto Samaden, direktur akademi yunior Inter, Stramaccioni berbicara sebagian besar tentang topik yang berhubungan dengan pengalaman dengan para pemain yunior. Sang pelatih Nerazzurri kemudian diwawancarai oleh Alessandro Alciato untuk Sky Sport Italia di stasiun kereta api Florence. "Itu jelas bukan pelajaran. Saya juga mengatakan ini karena saya tak punya apa-apa yang bisa saya ajarkan. Saya sangat senang bahwa Renzo Ulivieri dan para stafnya meminta saya datang ke sini, tapi saya berbicara tentang beberapa hal yang pernah saya lihat, sebagian besar di sektor yunior, karena pada akhirnya saya baru berkiprah beberapa menit di Serie A. Mereka semua sangat tertarik: Cannavaro, Grosso, Nesta dan Gattuso. Jelas ini pengalaman yang menggairahkan untuk saya. Saya melihat beberapa dari mereka sudah mulai berpikir untuk menjadi pelatih. Mereka semua terlihat penuh perhatian. Barangkali saya melawan arus di sini, tapi saya akan menunjuk Pippo Inzaghi," katanya.
Stramaccioni juga menjumpai tim Azzurri, yang tengah bersiap untuk Piala Eropa. Ia berfoto bersama anggota skuat Antonio Cassano dan Marco Materazzi, salah satu pemenang Piala Dunia 2006 yang menghadiri kursus itu. "Saya senang melihat tim nasional kita mempersiapkan diri untuk event besar ini dan saya yakin Prandelli melakukan kerja yang hebat. Saya sangat menghormatinya. Saya sangat berharap melihat Italia menjalani turnamen yang hebat. Kami pantas mendapatkannya," ia menegaskan. Apakah Italia lebih baik atau lebih buruk daripada 2006? "Saya tak tahu. Ini sepakbola, dan saya yakin Italia akan menjalani Piala Eropa yang menyenangkan. Para pemain ini siap menghadapinya dan sang pelatih punya ide yang jelas. Saya bertemu dengan beberapa dari mereka di lorong. Forza Azzurri," jawab sang pelatih Inter.
indonesia.inter.it

0 komentar:
Posting Komentar